Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Banten

IMALA Ajukan RDP ke DPRD Provinsi Banten, Desak Sinkronisasi Kebijakan Tambang, pembentukan satgas dan Jam Operasional di Lebak

badge-check


					Aktivis lingkungan sekaligus Ketua II Pengurus Pusat IMALA Bidang Hubungan Masyarakat, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi, Sapnudi, menjelaskan bahwa pengajuan RDP ke tingkat provinsi merupakan bentuk kesinambungan dari perjuangan IMALA dalam mendorong kebijakan tambang yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan. Perbesar

Aktivis lingkungan sekaligus Ketua II Pengurus Pusat IMALA Bidang Hubungan Masyarakat, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi, Sapnudi, menjelaskan bahwa pengajuan RDP ke tingkat provinsi merupakan bentuk kesinambungan dari perjuangan IMALA dalam mendorong kebijakan tambang yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan.

Bantenpopuler.com — Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) secara resmi mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada DPRD Provinsi Banten. Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan hasil RDP yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama DPRD Kabupaten Lebak, terutama dalam isu penataan aktivitas pertambangan dan penetapan Peraturan Bupati (Perbup) tentang jam operasional truk tambang di wilayah Lebak.

Aktivis lingkungan sekaligus Ketua II Pengurus Pusat IMALA Bidang Hubungan Masyarakat, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi, Sapnudi, menjelaskan bahwa pengajuan RDP ke tingkat provinsi merupakan bentuk kesinambungan dari perjuangan IMALA dalam mendorong kebijakan tambang yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan.

design4223

“Kami tidak ingin hasil RDP di DPRD Lebak hanya menjadi arsip tanpa tindak lanjut. Permasalahan tambang ini bersifat lintas wilayah dan menyentuh ranah kewenangan provinsi. Karena itu, DPRD Banten harus ikut bertanggung jawab untuk memastikan adanya regulasi yang sinkron,” tegas Sapnudi, Senin (13/10).

 

Ia juga menyampaikan bahwa ajuan resmi RDP yang disampaikan IMALA pada hari Senin pagi ini belum mendapatkan jawaban atau konfirmasi resmi dari pihak Sekretariat DPRD Provinsi Banten.

“Kami sudah menyerahkan surat pengajuan secara formal, namun sampai sore ini belum ada balasan atau penjadwalan resmi dari DPRD Provinsi. Padahal ini persoalan mendesak yang menyangkut keselamatan warga dan keberlanjutan lingkungan di Lebak,” ungkapnya.

 

Sapnudi menilai, penyelarasan kebijakan antara kabupaten dan provinsi menjadi langkah strategis untuk menata ulang sistem transportasi material tambang, terutama terkait penetapan jam operasional truk tambangyang selama ini dikeluhkan masyarakat, serta mendesak agar segera dibentuk Satgas pertambangan.

“Kami mendesak agar DPRD Provinsi Banten segera memfasilitasi RDP ini dan mendorong Pemerintah Provinsi berkoordinasi dengan Pemkab Lebak. Jangan sampai ada pembiaran yang membuat rakyat terus menanggung dampaknya,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Sapnudi menegaskan bahwa gerakan IMALA ini murni gerakan moral dan lingkungan, bukan agenda politik, serta tidak ada pihak mana pun yang bisa mengklaimnya.

“Gerakan ini tidak ada yang menunggangi dan tidak bisa diklaim siapa pun. Ini murni suara mahasiswa dan masyarakat Lebak yang ingin lingkungan dan kebijakan publiknya lebih adil,” tutup Sapnudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT
Trending Banten