Menu

Mode Gelap
RDP Bukan Sekadar Undangan, Melainkan Forum Pertanggungjawaban Publik Temuan Dugaan Mark-up Dana BOS di Lebak Jangan Berhenti pada Pengembalian, AMMCB Desak Penegakan Hukum dan Reformasi Tata Kelola Pendidikan AMMCB Desak Kejari Lebak Usut Tuntas Temuan BPK Proyek DPUPR, Minta Periksa Seluruh Pihak dan Buka Status Pengembalian Kerugian Negara Perank Indonesia Kabupaten Lebak Roadshow P4GN di SMAN 1 Bayah dan SMAN 1 Panggarangan, Ratusan Peserta MPLS Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba Perank Indonesia Roadshow P4GN di Bayah, Edukasi Ratusan Pelajar Bahaya Narkoba RDP DPRD Lebak Bahas Kabel Internet Semrawut Berlangsung Memanas, Ketua DPRD Janjikan Agenda Ulang dengan Menghadirkan Seluruh Provider

Banten

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

badge-check


					Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber Perbesar

LEBAK — Nama oknum kepala sekolah berinisial RR kini menjadi sorotan kalangan aktivis pemerhati kebijakan pemerintah dan dunia pendidikan di Kabupaten Lebak, Banten. RR diduga kerap mencatut nama media nasional Kompas untuk menakut-nakuti sejumlah narasumber demi memperoleh uang.

Modusnya nyaris seragam. RR disebut menghubungi sejumlah warga dan pihak tertentu, lalu mengaku sebagai wartawan Kompas. Setelah itu, korban diduga ditekan dengan ancaman pemberitaan negatif apabila tidak menyerahkan sejumlah uang.

design4223

Redaksi memperoleh sejumlah tangkapan layar percakapan yang diduga memperlihatkan pola intimidasi tersebut. Dalam percakapan itu, RR disebut meminta uang dengan dalih “mengondisikan berita”.

“Saya diminta uang dengan ancaman akan dinaikkan berita kalau tidak transfer,” ujar ED, warga Serang, kepada wartawan, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut ED, RR bahkan memberikan nomor rekening pribadi untuk menerima transfer uang.

“Saya dikasih nomor rekening BNI atas nama RR, lalu saya transfer,” katanya.

Korban lain berinisial UK, warga Tangerang, mengaku mengalami hal serupa. Ia mengaku ditekan setelah RR memperkenalkan diri sebagai wartawan media nasional.

“Saya diminta uang satu juta rupiah,” ujar UK singkat.

Praktik yang diduga dilakukan RR memantik kemarahan sejumlah aktivis. Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Cendekiawan Banten (AMMCB), Akmal, menilai tindakan tersebut bukan sekadar mencoreng dunia pendidikan, tetapi juga merusak marwah profesi jurnalistik.

“Kalau benar ada kepala sekolah yang menggunakan identitas wartawan untuk menekan dan meminta uang kepada masyarakat, itu tindakan yang sangat memalukan. Seorang ASN seharusnya menjadi teladan moral, bukan justru mempertontonkan dugaan praktik premanisme berkedok jurnalistik,” kata Akmal.

Ia menilai perilaku semacam itu merupakan pelanggaran serius terhadap etika aparatur sipil negara maupun kode etik jurnalistik.

“ASN terikat pada etika pelayanan publik, integritas, dan profesionalisme. Sementara profesi wartawan dilindungi Undang-Undang Pers dan memiliki kode etik yang ketat. Mencatut nama media besar untuk menakut-nakuti warga demi keuntungan pribadi adalah bentuk penyalahgunaan identitas yang sangat berbahaya,” ujarnya.

Akmal bahkan mendesak agar aparat penegak hukum turun tangan apabila ditemukan unsur pemerasan.

“Jangan sampai dunia pendidikan disusupi oknum yang memanfaatkan jabatan dan simbol pers untuk kepentingan pribadi. Kalau ada unsur intimidasi dan permintaan uang, itu sudah masuk dugaan tindak pidana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, mengaku baru menerima informasi terkait dugaan perilaku oknum kepala sekolah tersebut. Ia memastikan laporan itu akan segera ditindaklanjuti.

“Hari Senin besok aduannya akan kami tindak lanjuti,” ujar Dodi saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diterbitkan, RR belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya. (Red)

Editor: BantenPopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Temuan Dugaan Mark-up Dana BOS di Lebak Jangan Berhenti pada Pengembalian, AMMCB Desak Penegakan Hukum dan Reformasi Tata Kelola Pendidikan

17 Juli 2026 - 11:49 WIB

Screenshot 2026 07 17 18 48 18 66 96b26121e545231a3c569311a54cda96

AMMCB Desak Kejari Lebak Usut Tuntas Temuan BPK Proyek DPUPR, Minta Periksa Seluruh Pihak dan Buka Status Pengembalian Kerugian Negara

17 Juli 2026 - 11:43 WIB

Screenshot 2026 07 16 22 03 08 82 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Perank Indonesia Kabupaten Lebak Roadshow P4GN di SMAN 1 Bayah dan SMAN 1 Panggarangan, Ratusan Peserta MPLS Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba

16 Juli 2026 - 09:43 WIB

IMG 20260716 WA0005

Perank Indonesia Roadshow P4GN di Bayah, Edukasi Ratusan Pelajar Bahaya Narkoba

15 Juli 2026 - 10:30 WIB

Screenshot 20260715 172928 ChatGPT

RDP DPRD Lebak Bahas Kabel Internet Semrawut Berlangsung Memanas, Ketua DPRD Janjikan Agenda Ulang dengan Menghadirkan Seluruh Provider

15 Juli 2026 - 07:52 WIB

Screenshot 20260715 145330 ChatGPT

Temuan BPK Terus Berulang, Ada Apa dengan Perjalanan Dinas DPRD Lebak?

15 Juli 2026 - 00:01 WIB

Screenshot 2026 07 15 06 56 23 79 96b26121e545231a3c569311a54cda96

Kepala SMAN 2 Rangkasbitung Tegaskan Revitalisasi Sekolah Dilaksanakan Sesuai Aturan dan Ketentuan

14 Juli 2026 - 11:05 WIB

Screenshot 20260714 180451 ChatGPT

Perank Indonesia Kabupaten Lebak Mulai Roadshow P4GN di SMKN 1 Malingping, 396 Peserta MPLS Antusias Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba

14 Juli 2026 - 06:56 WIB

IMG 20260714 WA0130
Trending Banten