LEBAK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Anti Narkotika Indonesia (Perank Indonesia) Kabupaten Lebak menggelar Roadshow Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMKN 1 Bayah dan SMAN 2 Bayah, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini diikuti sekitar 236 siswa SMKN 1 Bayah dan 90 siswa SMAN 2 Bayah, serta dihadiri kepala sekolah, dewan guru, pengurus OSIS, dan unsur TNI.

Kepala SMAN 2 Bayah mengapresiasi Perank Indonesia yang konsisten memberikan edukasi bahaya narkoba kepada pelajar. Ia berharap sinergi antara sekolah, Perank Indonesia, BNN, dan aparat penegak hukum terus diperkuat untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.
Ketua DPD Perank Indonesia Kabupaten Lebak, Rd. Didi Suharyadi, menegaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan.
“Jangan pernah mencoba, menggunakan, apalagi mengedarkan narkoba. Masa depan kalian jauh lebih berharga. Jadilah generasi yang berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para pelajar agar segera melaporkan kepada aparat penegak hukum atau Satresnarkoba Polres Lebak apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Menurutnya, Roadshow P4GN bertema “Bahaya Laten Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar” merupakan bentuk komitmen Perank Indonesia dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan ini, Perank Indonesia berharap para pelajar menjadi generasi yang sehat, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang bebas dari narkoba.
Editor: Yudistira














