Menu

Mode Gelap
Siapa di Balik Pemenang Langganan Proyek Dindik Banten? Publik Berhak Mendapat Jawaban Demo BEM UI di Hari Bhayangkara ke-80 Tuai Sorotan, LAKSI Nilai Penggunaan Keranda Bersifat Provokatif Menguji Independensi Inspektorat Lebak: Beranikah Memeriksa Masa Lalu Pimpinannya Sendiri? PLN dan DPRD Lebak Bergerak, Polemik Kabel Internet Semrawut Masuki Babak Baru Tiang dan Kabel Diduga Tanpa Izin Bermunculan di Lebak, Proyek Jaringan MyRepublic Tuai Sorotan AMMCB Resmi Laporkan Dugaan ISP Tak Penuhi Regulasi ke DPRD Lebak, Desak RDP dan Penertiban Kabel Internet Semrawut

Nasional

Demo BEM UI di Hari Bhayangkara ke-80 Tuai Sorotan, LAKSI Nilai Penggunaan Keranda Bersifat Provokatif

badge-check


					Demo BEM UI di Hari Bhayangkara ke-80 Tuai Sorotan, LAKSI Nilai Penggunaan Keranda Bersifat Provokatif Perbesar

Jakarta – Aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di depan Markas Besar Polri pada Rabu, 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, menuai beragam tanggapan dari berbagai pihak.

Dalam aksi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, massa membawa simbol keranda mayat sebagai bagian dari demonstrasi bertajuk “Matinya Reformasi Polri”. Penggunaan simbol tersebut memicu polemik di ruang publik. Sebagian pihak menilai hal itu merupakan bentuk ekspresi kritik, sementara pihak lain menganggapnya sebagai simbol yang tidak pantas dan berpotensi memancing provokasi.

design4223

Koordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), , menyampaikan kritik terhadap aksi tersebut. Menurutnya, penggunaan keranda mayat pada momentum Hari Bhayangkara dinilai tidak etis dan berpotensi menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.

“Kami mengecam aksi yang membawa simbol keranda mayat pada peringatan Hari Bhayangkara. Simbol tersebut tidak pantas, bersifat provokatif, dan berpotensi memicu ketegangan di ruang publik,” ujar Azmi dalam keterangan pers yang diterima media.

Ia menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati. Namun, menurutnya, penyampaian aspirasi juga perlu memperhatikan etika, ketertiban umum, serta tidak menggunakan simbol-simbol yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Azmi juga menilai pemilihan waktu demonstrasi yang bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80 dapat dimaknai sebagai bentuk sarkasme terhadap institusi Polri dan berpotensi menggeser fokus publik dari substansi tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa setiap aksi unjuk rasa berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang memiliki kepentingan lain sehingga dapat memperkeruh situasi. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap menjaga kondusivitas serta menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.

Menurut Azmi, perjalanan Polri selama delapan dekade merupakan bagian dari sejarah bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari berbagai dinamika nasional, mulai dari masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan, menjaga keamanan, hingga penanganan berbagai bencana dan situasi darurat.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap mengedepankan dialog, kritik yang konstruktif, serta saling menghormati dalam kehidupan demokrasi.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari BEM UI terkait pernyataan LAKSI mengenai penggunaan simbol keranda mayat dalam aksi demonstrasi tersebut.

(Redaksi BantenPopuler.com)

Editor: Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menguji Independensi Inspektorat Lebak: Beranikah Memeriksa Masa Lalu Pimpinannya Sendiri?

4 Juli 2026 - 15:43 WIB

IMG 20260704 WA0052

Tiang dan Kabel Diduga Tanpa Izin Bermunculan di Lebak, Proyek Jaringan MyRepublic Tuai Sorotan

3 Juli 2026 - 09:38 WIB

Screenshot 20260703 163752 ChatGPT

AMMCB Bongkar Dugaan Maraknya ISP Ilegal di Lebak, Desak Komdigi, PLN dan APH Tertibkan Jaringan Internet Semrawut

1 Juli 2026 - 16:50 WIB

Screenshot 20260701 234904 ChatGPT

Misteri Elpiji Melon Cepat Habis di Lebak, Aktivis Baralak: Usut Tuntas Jalur Distribusi!

30 Juni 2026 - 14:06 WIB

Screenshot 2026 06 30 21 05 49 84 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Kabel Internet Menjuntai di Lebak, AMMCB Minta Penertiban Tanpa Tebang Pilih

30 Juni 2026 - 13:45 WIB

Screenshot 2026 06 30 20 47 14 91 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

PNM Raih Apresiasi Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment

30 Juni 2026 - 09:20 WIB

IMG 20260630 WA0006

Jejak “Pemenang Langganan” Proyek Dindik Banten: Baralak Desak Audit Menyeluruh, Soroti Pola Tender yang Berulang

30 Juni 2026 - 08:27 WIB

Screenshot 20260630 152344 ChatGPT

Aksi GAMPAR Mengguncang Lebak, Dugaan Korupsi UPK-BUMDesma Diminta Dibongkar Tanpa Tebang Pilih

29 Juni 2026 - 13:12 WIB

Screenshot 20260629 201051 ChatGPT
Trending Daerah