Menu

Mode Gelap
Inspiratif! Siswa SMPN 3 Rangkasbitung Ubah Momen Kelulusan Menjadi Ajang Menata Masa Depan Aktivis Baralak Nusantara Desak Dugaan Pencatutan Nama Media oleh Oknum Kepsek di Lebak Diusut Tuntas Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak Penggiat Anti Narkotika Soroti Dugaan Peredaran Miras di Lebak, RD Didi Arendi: Jangan Tunggu Generasi Muda Rusak

Banten

BPI KPNPA RI Banten Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Panel Interaktif Rp43 Miliar di Disdik Kota Tangerang

badge-check


					Ketua DPW BPI KPNPA RI Provinsi Banten bersama tim investigasi menyatakan sikap tegas terkait dugaan penyimpangan pengadaan Interactive Flat Panel Tahun Anggaran 2024 di Dinas Pendidikan Kota Tangerang. (Foto: Dok. Bantenpopuler.com) Perbesar

Ketua DPW BPI KPNPA RI Provinsi Banten bersama tim investigasi menyatakan sikap tegas terkait dugaan penyimpangan pengadaan Interactive Flat Panel Tahun Anggaran 2024 di Dinas Pendidikan Kota Tangerang. (Foto: Dok. Bantenpopuler.com)

LEBAK | Bantenpopuler.com — Dewan Pimpinan Wilayah Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Provinsi Banten angkat bicara terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi pada proyek Pengadaan Flat Interaktif Panel Sekolah di Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tahun Anggaran 2024.

Proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp43 miliar yang bersumber dari APBD Kota Tangerang TA 2024, dengan metode pemilihan E-Purchasing. Penyedia yang ditunjuk adalah PT Bhumi Sinar Muara (BSM) dengan nilai kontrak sebesar Rp43 miliar.

design4223

Ketua DPW BPI KPNPA RI Provinsi Banten, Erwin Teguh, menyatakan pihaknya melakukan analisa dan kajian atas dugaan penyimpangan penggunaan anggaran rakyat tersebut. Ia menyoroti bahwa anggaran lebih dari Rp43 miliar itu hanya dialokasikan untuk 196 sekolah penerima unit “Interactive Flat Panel 86 Inch (4Y)”.

Menurut Erwin, berdasarkan hasil penelusuran dan investigasi internal lembaga serta informasi dari sejumlah awak media, penunjukan PT BSM sebagai pelaksana pengadaan dinilai janggal. Pasalnya, perusahaan tersebut disebut berkualifikasi usaha kecil, yang secara aturan batas maksimal nilai pengadaan berada di kisaran Rp15 miliar. Sementara proyek ini bernilai lebih dari Rp43 miliar yang semestinya diperuntukkan bagi perusahaan dengan kualifikasi usaha menengah.

“Dalam konteks ini, patut diduga terdapat unsur mens rea atau niat jahat untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok dalam kegiatan pengadaan tersebut,” tegas Erwin.

Ia juga menyinggung informasi yang telah beredar di ruang publik bahwa proyek tersebut diduga sebagai proyek dadakan yang tidak melalui perencanaan matang saat Dr. H. Jamaluddin, M.Pd., masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Saat ini, Jamaluddin diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Dari sisi kemanfaatan, Erwin menilai keberadaan “Interactive Flat Panel 86 Inch (4Y)” di sejumlah sekolah penerima terkesan belum optimal dan cenderung hanya menjadi pelengkap fasilitas. Padahal, prinsip penganggaran publik harus mengedepankan asas kemanfaatan bagi tenaga pendidik dan peserta didik.

“Anggaran pendidikan harus berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran. Jika tidak efektif, maka patut dipertanyakan urgensi dan perencanaannya,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, BPI KPNPA RI Provinsi Banten menyatakan akan melaporkan secara resmi dugaan tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH) guna dilakukan penyelidikan dan meminta pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tahun Anggaran 2024.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT

Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten”

15 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260515 WA0013

Longsor di Jalur Cipanas–Ciparay Lebak Sempat Ganggu Lalu Lintas, Petugas Bergerak Cepat

14 Mei 2026 - 11:19 WIB

Screenshot 20260514 181859 ChatGPT

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201
Trending Advetorial