Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Nasional

Dewan Khos Pagar Nusa: Premanisme Berkedok Agama Harus Dihentikan, Aparat Jangan Diam!

badge-check


					Abah Kh. Elang Mangkubumi, Dewan Khos Pengurus Pusat PSNU Pagar Nusa Perbesar

Abah Kh. Elang Mangkubumi, Dewan Khos Pengurus Pusat PSNU Pagar Nusa

Bantenpopuler.com –  Suasana pengajian yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu dan mencari keberkahan berubah menjadi arena ketakutan. Di Tangerang, sejumlah jamaah dianiaya oleh pengawal Habib Bahar bin Smith. Mereka bukan hanya dipukul dan ditendang, tetapi juga kehilangan barang pribadi yang dirampas secara paksa.

Peristiwa ini sontak memicu gelombang kemarahan publik. Di antara suara yang paling lantang mengecam adalah Abah Kh. Elang Mangkubumi, Dewan Khos Pengurus Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa. Baginya, apa yang terjadi bukan sekadar tindak pidana, melainkan aib besar bagi umat.

design4223

“Ini bukan hanya kriminal. Ini penghinaan terhadap martabat umat, pelecehan terhadap nilai agama, dan serangan langsung terhadap hukum negara,” ujar Abah Elang dengan nada geram, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, pengajian adalah rumah berkah, bukan gelanggang adu jotos. Kekerasan yang dibungkus dengan simbol agama justru merusak citra Islam sebagai rahmat bagi semesta.

“Apalagi ada jamaah yang dipukul, ditendang, bahkan barang pribadinya dirampas. Itu bukan dakwah. Itu perbuatan biadab yang melecehkan akal sehat dan mencoreng kesucian agama,” tambahnya.

Abah Elang menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh gentar menghadapi kasus ini. Ia khawatir, jika dibiarkan, masyarakat akan menganggap negara kalah oleh kelompok premanisme yang berlindung di balik simbol agama.

“Jangan pernah ragu! Jangan ada kompromi, jangan ada pilih kasih. Jika negara tunduk pada ancaman kelompok seperti ini, maka kedaulatan hukum akan runtuh, dan rakyat akan kehilangan kepercayaan,” tegasnya.

Ia menuntut polisi segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan dan menyeret mereka ke meja hijau. Hukum, kata Abah Elang, harus ditegakkan setegas-tegasnya, tanpa pandang bulu.

Tak hanya kepada aparat, pesan keras juga ia tujukan kepada masyarakat luas. Menurutnya, publik tidak boleh takut menghadapi teror dan intimidasi yang berkedok agama.

“Kekerasan tidak boleh menjadi wajah agama di negeri ini. Jangan biarkan rasa takut mengalahkan kebenaran. Negara harus hadir, hukum harus ditegakkan, dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” serunya.

Pagar Nusa, sebagai badan otonom NU yang berakar pada tradisi pesantren, selama ini dikenal lantang menolak praktik kekerasan dan premanisme. Pernyataan Abah Elang kembali menegaskan komitmen itu.

“Cukup sudah bangsa ini dipermalukan oleh tindakan premanisme berkedok agama. Aparat, jangan diam! Tegakkan hukum dengan tegas, cepat, dan tanpa pandang bulu. Siapa pun pelakunya, hukum harus berdiri di atas segalanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Bangun Sinergitas dengan Aktivis dan Media, Direktur PT HMD Putra Mahakarya Banten Dorong Pelaku Usaha Lengkapi Legalitas

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Screenshot 20260521 202756 ChatGPT

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Jelang Iduladha 2026, Pedagang Hewan Kurban di Lebak Pastikan Sapi dan Kambing Sudah Lolos Pemeriksaan

18 Mei 2026 - 12:06 WIB

Screenshot 20260518 190401 Gallery

DPW Badak Banten Siap Kawal Program Bang Andra Pemprov Banten

18 Mei 2026 - 06:34 WIB

Screenshot 20260518 133330 ChatGPT

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

4 Mei 2026 - 06:53 WIB

Seorang pria mendorong sepeda motor di jalan desa yang rusak dan berlumpur di Guradog, sementara sejumlah siswa sekolah dasar berdiri di pinggir jalan menyaksikan kondisi berbahaya
Trending Daerah