Menu

Mode Gelap
Tim Futsal SMPN 3 Rangkasbitung Torehkan Prestasi di Kapolres Cup 2026, Kepala Sekolah: Bukti Kerja Keras dan Kekompakan Mengurai Dugaan Mark Up Bimtek BLUD Dinkes Lebak: Jejak Anggaran Miliaran, Pertanyaan yang Belum Terjawab Diduga Tewas Terjatuh dari Ketinggian 27 Meter di PT Aplus, Kecelakaan Kerja Ini Minim Informasi, AMMCB Desak Investigasi Menyeluruh BBP Soroti Tambang Emas Rakyat di Lebak Selatan, Minta Pemerintah Kedepankan Pembinaan dan Kesejahteraan Warga Perank Indonesia Kabupaten Lebak Gelar Roadshow P4GN di SMAN 1 Malingping, 700 Siswa Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba Perank Indonesia Kabupaten Lebak Kembali Roadshow P4GN di SMAN 1 Malingping, 700 Siswa Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba

berita

Sekdis dan Kontraktor Swasta Terlibat Korupsi Proyek Jalan, Negara Rugi Rp1,2 Miliar

badge-check


					Sekdis dan Kontraktor Swasta Terlibat Korupsi Proyek Jalan, Negara Rugi Rp1,2 Miliar Perbesar

JAKARTA | Bantenpopuler.com — Polda Jawa Barat resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan yang dikerjakan pada 2017. Dari kasus ini, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp1,2 miliar.

Dua tersangka tersebut yakni AK, Sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Kuningan yang saat itu bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta BG, pelaksana kegiatan dari pihak swasta.

design4223

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochman, menjelaskan bahwa keduanya diduga melakukan penyimpangan kewenangan dan prosedur yang menyebabkan kerugian negara.

“AK dan BG diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan yang dilaksanakan tahun 2017,” ujar Hendra dalam keterangan resminya, Kamis (13/11/2025).

Proyek dengan pagu anggaran Rp29,4 miliar tersebut seharusnya dikerjakan oleh PT Mulyagiri sebagai penyedia jasa. Kontrak ditandatangani oleh Direktur Utama PT Mulyagiri berinisial MRF dan AK selaku PPK, dengan nilai kontrak Rp27,3 miliar dan masa pekerjaan 150 hari kalender, mulai 21 Juli hingga 17 Desember 2017.

Namun, dalam praktiknya, seluruh pekerjaan justru dialihkan kepada BG melalui surat kesepakatan yang dibuat antara BG dan MRF pada 16 Juni 2017 dan disahkan di hadapan notaris.

“AK mengetahui adanya pengalihan pekerjaan ini, namun tidak melakukan teguran ataupun tindakan sesuai kewenangannya,” tegas Hendra.

Meski pengerjaan dialihkan tanpa prosedur yang sah, proyek tetap dinyatakan selesai pada 15 Desember 2017, diserahterimakan, dan dibayarkan 100 persen, kemudian memasuki masa pemeliharaan selama satu tahun.

Kerugian Negara Terkuak Lewat Audit BPK & BPKP

Pada Mei 2018, BPK RI Perwakilan Jawa Barat melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya dugaan kelebihan pembayaran sebesar Rp895,9 juta. Temuan ini menjadi dasar Unit 1 Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jabar untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjutan.

“Dari hasil penyelidikan, ditemukan potensi kerugian keuangan negara mencapai Rp1,2 miliar,” jelas Hendra.

PT Mulyagiri kemudian mengembalikan kelebihan pembayaran sesuai temuan BPK. Sementara itu, BPKP melakukan audit lanjutan dan menetapkan total kerugian negara sebesar Rp340 juta.

Polda Jabar menegaskan proses hukum akan berlanjut, termasuk pengembangan kemungkinan adanya tersangka baru.

Editor | Bantenpopuler.com

Redaksi: Kritis • Faktual • Tajam • Berpihak pada Kebenaran Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim Futsal SMPN 3 Rangkasbitung Torehkan Prestasi di Kapolres Cup 2026, Kepala Sekolah: Bukti Kerja Keras dan Kekompakan

27 Juli 2026 - 15:38 WIB

Screenshot 2026 07 27 22 36 33 11 96b26121e545231a3c569311a54cda96

Diduga Tewas Terjatuh dari Ketinggian 27 Meter di PT Aplus, Kecelakaan Kerja Ini Minim Informasi, AMMCB Desak Investigasi Menyeluruh

27 Juli 2026 - 10:48 WIB

Screenshot 2026 07 27 17 28 43 29 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Perank Indonesia Kabupaten Lebak Kembali Roadshow P4GN di SMAN 1 Malingping, 700 Siswa Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba

24 Juli 2026 - 11:31 WIB

IMG 20260724 WA0010

PP IMALA Terima Pengaduan Dugaan Belum Diserahkannya Ijazah Alumni SMP di Kabupaten Lebak, Desak Dinas Pendidikan Segera Lakukan Klarifikasi dan Evaluasi

23 Juli 2026 - 17:14 WIB

Screenshot 2026 07 24 00 17 02 27 96b26121e545231a3c569311a54cda96

AMMCB Dorong Sinergi Semua Pihak untuk Mengungkap Kasus Dugaan Penculikan Aktivis

20 Juli 2026 - 11:02 WIB

IMG 20260720 WA0087

Ketua DPRD Kab Lebak Bantah Issue Keterlibatanya Dalam Aksi Penculikan Dan Pengeroyokan Terhadap Aktivis Lebak

20 Juli 2026 - 09:59 WIB

Screenshot 2026 07 20 16 58 14 78 96b26121e545231a3c569311a54cda96

Dugaan Kekerasan Aktivis, AMMCB Desak DPP PDIP Bertindak

19 Juli 2026 - 07:30 WIB

Screenshot 2026 07 19 14 26 55 23 96b26121e545231a3c569311a54cda96

King Badak Serukan Aksi Skala Besar di Depan DPRD Lebak, Desak Ketua Dewan Bertanggung Jawab atas Dugaan Aksi Premanisme terhadap Aktivis

18 Juli 2026 - 15:45 WIB

Screenshot 2026 07 18 22 40 57 13 96b26121e545231a3c569311a54cda96
Trending Banten