Menu

Mode Gelap
Hak Jawab Kepala SMAN 2 Maja: Proyek Revitalisasi Dilaksanakan Sesuai Mekanisme Swakelola .Revitalisasi SMAN 2 Maja Disorot, Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga dalam Proyek Swakelola Dipertanyakan Kericuhan Warnai Revitalisasi SMKN 1 Warunggunung, Warga Protes Tak Dilibatkan sebagai Pekerja Revitalisasi SMKN 1 Warunggunung Rp1,8 Miliar Disorot, Dugaan Pelaksanaan Tak Sesuai Juklak dan Juknis Mengemuka AMMCB Dorong Sinergi Semua Pihak untuk Mengungkap Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Ketua DPRD Kab Lebak Bantah Issue Keterlibatanya Dalam Aksi Penculikan Dan Pengeroyokan Terhadap Aktivis Lebak

Banten

Kericuhan Warnai Revitalisasi SMKN 1 Warunggunung, Warga Protes Tak Dilibatkan sebagai Pekerja

badge-check


					Kericuhan Warnai Revitalisasi SMKN 1 Warunggunung, Warga Protes Tak Dilibatkan sebagai Pekerja Perbesar

LEBAK – Pelaksanaan Program Revitalisasi SMKN 1 Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, yang didanai APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai hampir Rp1,7 miliar, diwarnai kericuhan antara sejumlah warga dengan pihak pelaksana pembangunan pada Selasa (21/7/2026).

Insiden dipicu oleh protes warga yang mengaku kecewa karena tidak dilibatkan sebagai tenaga kerja dalam proyek revitalisasi tersebut. Menurut mereka, pekerjaan justru banyak dikerjakan oleh tenaga kerja dari luar wilayah.

design4223

Perdebatan sempat memanas di area sekolah. Beruntung, situasi berhasil diredam setelah Babinsa Desa Jagabaya turun tangan dan mengarahkan kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan melalui dialog di ruang sekolah.

Salah seorang warga sekitar, Simson, mengaku kecewa karena merasa tidak diberdayakan meski memiliki kemampuan sebagai pekerja bangunan.

“Saya sebagai warga sekitar dan saya mempunyai kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan. Mengapa harus mengambil pekerja dari luar?” ujarnya dengan nada kesal.

Ia juga mengaku sebelumnya memperoleh informasi bahwa pembangunan tersebut akan melibatkan masyarakat sekitar.

“Dari awal kami diberi tahu bahwa pekerjanya akan diberdayakan dari warga sekitar. Tapi sampai sekarang berjalan, pekerjanya malah diambil dari luar,” katanya.
Komite Sekolah Mengaku Tidak Dilibatkan

Sorotan juga datang dari Ketua Komite SMKN 1 Warunggunung, Edi Yosep, yang menyatakan penyesalannya atas peristiwa tersebut.

Menurut Edi, dirinya sebagai Ketua Komite sekaligus bagian dari struktur Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) mengaku tidak banyak dilibatkan dalam pelaksanaan revitalisasi.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana mekanisme koordinasi dan pelaksanaan tugas di internal P2SP selama proyek berlangsung.

Usai kericuhan, musyawarah antara warga, pihak sekolah, dan unsur P2SP berlangsung di salah satu ruangan sekolah untuk mencari penyelesaian atas persoalan yang terjadi.

BARALAK Nilai Perlu Ada Klarifikasi Menyeluruh

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi Nusantara (BARALAK), Yudistira, menilai kericuhan itu menunjukkan adanya persoalan koordinasi yang perlu dijelaskan oleh pihak pelaksana.

“Keributan ini menunjukkan adanya ketidaksinkronan di internal P2SP SMKN 1 Warunggunung. Hal ini memperkuat dugaan bahwa terdapat persoalan dalam tata kelola pelaksanaan kegiatan yang perlu diklarifikasi secara terbuka kepada publik,” ujar Yudistira.

Menurutnya, proyek yang menggunakan dana APBN semestinya dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi, termasuk mengenai mekanisme pelaksanaan pekerjaan, pelibatan masyarakat, serta pengambilan keputusan di internal P2SP.

Yudistira mengatakan BARALAK sebelumnya telah melayangkan surat konfirmasi kepada pihak sekolah. Dengan adanya dinamika terbaru tersebut, organisasinya berencana menyampaikan laporan kepada instansi yang berwenang agar dilakukan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami berharap seluruh proses dapat diperiksa secara objektif. Jika memang pelaksanaan telah sesuai ketentuan, tentu itu harus dijelaskan kepada masyarakat. Sebaliknya, apabila ditemukan ketidaksesuaian terhadap aturan, maka harus dilakukan pembenahan sesuai mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, BantenPopuler.com masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Kepala SMKN 1 Warunggunung maupun P2SP terkait peristiwa tersebut, termasuk mengenai mekanisme pelibatan tenaga kerja dan pelaksanaan program revitalisasi.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksu BantenPopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hak Jawab Kepala SMAN 2 Maja: Proyek Revitalisasi Dilaksanakan Sesuai Mekanisme Swakelola

21 Juli 2026 - 09:01 WIB

Screenshot 20260721 155733 ChatGPT

.Revitalisasi SMAN 2 Maja Disorot, Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga dalam Proyek Swakelola Dipertanyakan

21 Juli 2026 - 07:35 WIB

Screenshot 20260721 143430 ChatGPT

Revitalisasi SMKN 1 Warunggunung Rp1,8 Miliar Disorot, Dugaan Pelaksanaan Tak Sesuai Juklak dan Juknis Mengemuka

20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Screenshot 20260720 182211 ChatGPT

AMMCB Dorong Sinergi Semua Pihak untuk Mengungkap Kasus Dugaan Penculikan Aktivis

20 Juli 2026 - 11:02 WIB

IMG 20260720 WA0087

Ketua DPRD Kab Lebak Bantah Issue Keterlibatanya Dalam Aksi Penculikan Dan Pengeroyokan Terhadap Aktivis Lebak

20 Juli 2026 - 09:59 WIB

Screenshot 2026 07 20 16 58 14 78 96b26121e545231a3c569311a54cda96

Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Kecam Dugaan Penjemputan Paksa dan Penganiayaan Aktivis di Lebak

19 Juli 2026 - 11:46 WIB

Screenshot 20260719 184525 ChatGPT

Dugaan Kekerasan Aktivis, AMMCB Desak DPP PDIP Bertindak

19 Juli 2026 - 07:30 WIB

Screenshot 2026 07 19 14 26 55 23 96b26121e545231a3c569311a54cda96

King Badak Serukan Aksi Skala Besar di Depan DPRD Lebak, Desak Ketua Dewan Bertanggung Jawab atas Dugaan Aksi Premanisme terhadap Aktivis

18 Juli 2026 - 15:45 WIB

Screenshot 2026 07 18 22 40 57 13 96b26121e545231a3c569311a54cda96
Trending Banten