SERANG, BANTENPOPULER.COM – Sabtu, 5 September 2026 Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus Level III (Siaga) dinilai tidak mengurangi daya tarik kawasan wisata pantai di Anyer dan sekitarnya. Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Serang, Halimi, mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak panik serta tetap menikmati liburan dengan mengedepankan kewaspadaan.
Menurut Halimi, hingga saat ini aktivitas pariwisata di kawasan Anyer masih berjalan normal. Hotel, restoran, destinasi wisata pantai, serta pelaku usaha pariwisata tetap melayani pengunjung seperti biasa.

“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak takut berlibur ke Anyer. Kondisi wisata saat ini tetap aman dan kondusif. Namun demikian, wisatawan harus tetap waspada serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait,” ujar Halimi, Sabtu (5/9/2026).
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
“Kami mengajak seluruh wisatawan untuk mendapatkan informasi dari sumber resmi seperti PVMBG, BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah. Jangan mudah terpengaruh oleh kabar yang belum tentu benar,” katanya.
Halimi menambahkan, pelaku wisata di Anyer terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, BPBD, serta instansi terkait guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
“Pariwisata merupakan penggerak ekonomi masyarakat Anyer. Kami berharap wisatawan tetap datang dan menikmati keindahan pantai-pantai di Anyer dengan tetap memperhatikan imbauan keselamatan yang telah disampaikan pemerintah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar wisatawan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan serta menjaga keselamatan selama beraktivitas di kawasan pantai.
“Kami ingin memastikan bahwa wisatawan merasa nyaman saat berkunjung ke Anyer. Mari bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan kondusif sehingga sektor pariwisata tetap bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Halimi.
Sementara itu, pemerintah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta menyampaikan pembaruan situasi secara berkala kepada masyarakat. Wisatawan diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dan tidak melakukan aktivitas di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona larangan oleh otoritas berwenang.









































