Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Darurat Narkoba Lebak: Bocah Kelas 5 SD Keracunan Sinte, Polisi Diminta Tangkap Bandar

badge-check

Ilustrasi kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis tembakau sintetis yang menimpa seorang siswa SD di Desa Tambak Baya, Cibadak, Lebak. Polisi mengamankan terduga pelaku, sementara warga mendesak penangkapan bandar.Perbesar

Ilustrasi kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis tembakau sintetis yang menimpa seorang siswa SD di Desa Tambak Baya, Cibadak, Lebak. Polisi mengamankan terduga pelaku, sementara warga mendesak penangkapan bandar.

Lebak – Peredaran narkoba jenis tembakau sintetis (sinte) dilaporkan kian meresahkan warga Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Barang haram tersebut diduga telah masuk hingga lingkungan kampung dan mulai menyasar remaja, bahkan anak di bawah umur.

Kasus ini mencuat setelah seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kampung Bojong Hilir diduga menjadi korban penyalahgunaan sinte. Orang tua korban, Fatwa, mengungkapkan anaknya dicekoki narkoba oleh anak lain yang usianya lebih dewasa. Korban kemudian dipulangkan oleh seorang ustaz setempat dalam kondisi muntah-muntah, tubuh sempoyongan, dan berperilaku tidak normal seperti orang mabuk.

“Anak kami masih SD, belum tahu apa-apa, tapi sudah dicekoki narkoba. Kami sangat terpukul melihat kondisinya,” ujar Fatwa kepada bantenpopuler.com.

Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibadak. Dari laporan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa dua linting tembakau sintetis yang diduga digunakan saat kejadian.

Selain korban utama berinisial FJN, satu anak lain berinisial Ridho juga diduga turut menjadi korban dalam peristiwa serupa. Sementara itu, polisi telah mengamankan dua orang berinisial DM dan YG untuk dimintai keterangan. Namun, orang tua korban menyebut terduga bandar sinte hingga kini belum tertangkap. “Bandarnya belum diamankan. Kami minta polisi usut tuntas, jangan berhenti hanya pada pemakai,” tegasnya.

Keresahan pun meluas di tengah warga Desa Tambak Baya. Mereka menilai peredaran narkoba yang telah menyasar anak SD merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Warga mendesak aparat bertindak tegas dan transparan tanpa tebang pilih.

“Ini sudah darurat. Narkoba merusak anak-anak kami. Aparat harus hadir dan serius menindak,” ujar seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Cibadak belum memberikan keterangan resmi terkait kasus dugaan penyalahgunaan tembakau sintetis yang menyebabkan bocah kelas 5 SD mengalami keracunan.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa peredaran narkoba di wilayah pedesaan Kabupaten Lebak telah memasuki fase mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan serius lintas sektor.

Redaksi Bantenpopuler.com   editor: Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pertamax Rp500 Ribu Diisi ke Jerigen Plastik di SPBU Husein Sastranegara, Prosedur Penyaluran Dipertanyakan

18 Sep 2026 - 14:40 WIB

Pertamax Rp500 Ribu Diisi ke Jerigen Plastik di SPBU Husein Sastranegara, Prosedur Penyaluran Dipertanyakan

Dugaan Gratifikasi Rp5 Juta di Unit Laka Polres Tangsel Berbuntut, Perusahaan Mengaku Resah Didatangi Sejumlah Orang

18 Sep 2026 - 09:42 WIB

Dugaan Gratifikasi Rp5 Juta di Unit Laka Polres Tangsel Berbuntut, Perusahaan Mengaku Resah Didatangi Sejumlah Orang

Pihak Tronton Dukung Penyidikan Kecelakaan, Minta Dugaan Permintaan Rp5 Juta Diproses Propam

18 Sep 2026 - 05:38 WIB

Pihak Tronton Dukung Penyidikan Kecelakaan, Minta Dugaan Permintaan Rp5 Juta Diproses Propam

H. Asep Awaludin: Dari Lebak Menuju DPRD Banten, Mengawal Aspirasi Petani hingga Penyintas Lebak Gedong

17 Sep 2026 - 12:56 WIB

H. Asep Awaludin: Dari Lebak Menuju DPRD Banten, Mengawal Aspirasi Petani hingga Penyintas Lebak Gedong

Gudang LPG 3 Kg di Kotabaru Rangkasbitung Disorot, Aktivis Pertanyakan Jalur Distribusi hingga Penerima Subsidi

17 Sep 2026 - 06:59 WIB

Gudang LPG 3 Kg di Kotabaru Rangkasbitung Disorot, Aktivis Pertanyakan Jalur Distribusi hingga Penerima Subsidi

Diduga Terima Rp5 Juta, Oknum Penyidik Laka Polres Tangsel Dituding Minta Uang Saat Pengurusan Pindah Barang

17 Sep 2026 - 05:20 WIB

Diduga Terima Rp5 Juta, Oknum Penyidik Laka Polres Tangsel Dituding Minta Uang Saat Pengurusan Pindah Barang

Investigasi LPG 3 Kg di Jalan Kotabaru: Gas Bersubsidi Diduga Mengalir ke Warung dan UMKM

16 Sep 2026 - 11:40 WIB

Investigasi LPG 3 Kg di Jalan Kotabaru: Gas Bersubsidi Diduga Mengalir ke Warung dan UMKM

Pelanggan Keluhkan Pelayanan, G-AMMCB Soroti Kabel Semrawut di Sekitar Kantor D’NET

14 Sep 2026 - 13:17 WIB

Pelanggan Keluhkan Pelayanan, G-AMMCB Soroti Kabel Semrawut di Sekitar Kantor D’NET
Trending berita