Lebak | Bantenpopuler.com — Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan antrean panjang puluhan truk tronton pengangkut tanah di Jalan Raya Maja, Kabupaten Lebak. Truk-truk tersebut diduga berasal dari sejumlah tambang galian C di wilayah Kecamatan Curugbitung yang hingga kini masih beroperasi tanpa kendali.
Dalam unggahan akun Instagram @inforangkasbitung, Jumat (10/10/2025), tampak jelas puluhan truk berwarna hijau bertuliskan “Gading” menumpuk di badan jalan hingga menyebabkan kemacetan parah di kawasan tersebut.

Video itu menuai gelombang komentar pedas dari warganet yang menilai pemerintah daerah gagal menertibkan aktivitas tambang yang meresahkan.
Informasi yang dihimpun Bantenpopuler.com menyebut, di Kecamatan Curugbitung terdapat sedikitnya lima titik tambang galian C aktif, sebagian besar dikendalikan oleh pengusaha berinisial HMD dan FI, yang disebut memiliki jaringan pelanggan besar di wilayah Lebak dan sekitarnya.
Aktivitas tambang di Curugbitung disebut telah berlangsung sejak era Bupati Iti Octavia Jayabaya hingga kini di bawah kepemimpinan adiknya, Hasbi Assyidiki Jayabaya. Namun selama dua kepemimpinan tersebut, tak ada penindakan berarti meski keluhan warga terus bermunculan akibat dampak kerusakan jalan, debu, dan kemacetan.
Lebih ironis lagi, surat edaran resmi Bupati Lebak tentang pembatasan jam operasional tambang diduga diabaikan mentah-mentah oleh para pengusaha. Pantauan warga menunjukkan, truk-truk tambang tetap melintas bebas di luar jam operasional yang ditentukan, bahkan pada jam sibuk masyarakat.
Sejumlah netizen pun memenuhi kolom komenta dalam postingan tersebut. Sejumlah akun menuliskan komentar yang sangat menohok akibat kekecewaannya terhadap Pemkab Lebak.
“Sudah lama merasakan, tapi tidak ada tindakan,” tulis akun @yayat_muslihat21.
“Yang kaya gini disebut Lebak Ruhay,” sindir akun @ade_ruhiyat779.
Bahkan tak sedikit warganet menandai akun sosial media Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mendesak agar turun tangan menertibkan tambang-tambang di perbatasan Lebak yang dinilai “kebal hukum”.
“Pak Dedi, tolong urusin Lebak, tambangnya makin ngawur,” tulis akun @sagoler2023. (Koyod)
Editor: Aji Permana





















