Menu ✖

Otomatis
Breaking News

sosok

Kisah Inspiratif Yeni Yuliani, Kepala SDN Cimenteng Jaya 1 Lebak yang Nyambi Jadi Driver Online

badge-check

Kisah Inspiratif Yeni Yuliani, Kepala SDN Cimenteng Jaya 1 Lebak yang Nyambi Jadi Driver OnlinePerbesar

LEBAK — Dedikasi terhadap dunia pendidikan tidak menghalangi seseorang untuk terus produktif dan mencari pengalaman baru. Hal itulah yang tergambar dari sosok Yeni Yuliani, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SDN Cimenteng Jaya 1, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, yang menjalani profesi sampingan sebagai pengemudi transportasi online Maxim di luar jam dinasnya.

Kisah Yeni menjadi gambaran tentang semangat kerja keras, kedisiplinan, dan kemauan memanfaatkan waktu luang secara produktif. Di tengah tanggung jawabnya sebagai pemimpin satuan pendidikan, ia tetap menyempatkan diri mencari penghasilan tambahan dengan menjadi pengemudi daring.

Bagi Yeni, aktivitas tersebut bukan sekadar pekerjaan sampingan, melainkan juga kesempatan untuk mengisi waktu luang, menambah pemasukan, serta memperoleh pengalaman berharga melalui interaksi dengan berbagai kalangan masyarakat.

Berawal dari Informasi Lowongan di Facebook

Perjalanan Yeni menjadi pengemudi online bermula sekitar 2019, ketika ia melihat informasi mengenai lowongan mitra pengemudi melalui media sosial Facebook.

Saat itu, ia tertarik mencoba pekerjaan tersebut untuk mengisi waktu luang, terutama ketika memasuki bulan puasa dan masa libur panjang. Setelah mendaftarkan diri sebagai mitra pengemudi Maxim, ia pun diterima dan mulai menjalani aktivitas barunya.

Seiring waktu, pekerjaan sampingan tersebut menjadi salah satu kegiatan yang dijalaninya di sela-sela kesibukan sebagai tenaga pendidik.

Pengalaman itu menunjukkan bahwa kesempatan untuk tetap produktif dapat datang dari berbagai arah, selama seseorang memiliki kemauan untuk mencoba dan mampu mengatur prioritas dalam kehidupannya.

Disiplin Membagi Waktu antara Sekolah dan Jalanan

Menjalankan dua aktivitas dengan tanggung jawab berbeda tentu membutuhkan kedisiplinan. Sebagai kepala sekolah, Yeni memiliki kewajiban dalam mengelola kegiatan pendidikan, membina tenaga pendidik, serta memastikan proses pembelajaran di sekolah berjalan dengan baik.

Karena itu, ia mengatur waktu mengemudi di luar jam kerja kedinasan.

Pada pagi hari, Yeni terkadang mulai mengambil pesanan sejak subuh sebelum berangkat ke sekolah. Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai kepala sekolah, ia kembali menjalankan aktivitas sebagai pengemudi online pada sore atau malam hari.

Waktu libur juga dimanfaatkannya untuk menerima pesanan apabila memungkinkan.

Dengan pengaturan tersebut, ia berupaya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional sebagai pendidik dan aktivitas tambahan untuk memperoleh penghasilan.

Baginya, pekerjaan sampingan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tanggung jawab utama. Kedisiplinan dalam membagi waktu menjadi bagian penting agar kedua aktivitas dapat dijalankan secara proporsional.

Penghasilan Tambahan hingga Jutaan Rupiah

Selain mendapatkan pengalaman baru, profesi sebagai pengemudi online juga memberikan tambahan pemasukan bagi Yeni.

Berdasarkan keterangannya, pendapatan bersih yang diperoleh dari aktivitas mengemudi berkisar antara Rp70.000 hingga Rp200.000 per hari, bergantung pada jumlah pesanan dan aktivitas yang dijalankannya.

Jika diakumulasikan, penghasilan tambahan tersebut dapat mencapai sekitar Rp1 juta hingga Rp4 juta–Rp5 juta dalam sebulan, bergantung pada intensitas bekerja dan kesempatan memperoleh pesanan.

Penghasilan tersebut menjadi tambahan di luar pekerjaannya sebagai kepala sekolah.

Namun, untuk mendapatkan pemasukan itu, ia tetap harus meluangkan waktu, menempuh perjalanan, serta menghadapi berbagai situasi di lapangan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa penghasilan tambahan membutuhkan usaha, konsistensi, dan kemampuan mengelola waktu.

Menemukan Pengalaman Berharga di Jalanan

Menjadi pengemudi transportasi online mempertemukan Yeni dengan penumpang yang memiliki latar belakang dan karakter berbeda-beda.

Interaksi tersebut menjadi pengalaman tersendiri di luar rutinitasnya sebagai pendidik. Jika di sekolah ia berinteraksi dengan guru, siswa, dan orang tua murid, di jalanan ia bertemu dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dinamika pekerjaan itu memberinya kesempatan untuk memahami beragam karakter manusia sekaligus merasakan secara langsung tantangan pekerjaan di lapangan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya dalam menjalankan dua aktivitas yang berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan kesabaran, tanggung jawab, dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain.

Pesan Inspiratif tentang Kerja Keras dan Produktivitas

Kisah Yeni Yuliani, S.Pd., M.Pd., memberikan gambaran bahwa profesi dan jabatan bukanlah penghalang untuk tetap produktif selama aktivitas tambahan dijalankan secara bertanggung jawab dan tidak mengabaikan kewajiban utama.

Sebagai kepala sekolah, ia tetap memiliki tanggung jawab terhadap dunia pendidikan. Sementara itu, aktivitas sebagai pengemudi online menjadi pilihan untuk memanfaatkan waktu luang, memperoleh penghasilan tambahan, dan memperkaya pengalaman hidup.

Kisah ini juga mengingatkan bahwa pekerjaan yang dilakukan secara halal dan bertanggung jawab patut dihargai, tanpa harus memandang tinggi atau rendahnya suatu profesi.

Di tengah kehidupan yang menuntut kreativitas dan ketahanan ekonomi, semangat untuk terus berusaha menjadi nilai penting yang dapat dipetik dari perjalanan Yeni.

Dari ruang sekolah hingga jalanan, Yeni Yuliani menunjukkan bahwa produktivitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dapat berjalan beriringan. Selama tugas utama tetap menjadi prioritas, setiap waktu dan kesempatan dapat dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang bernilai positif.

Kisah kepala sekolah yang merangkap menjadi pengemudi online ini pun menjadi potret sederhana tentang arti kerja keras: tidak berhenti berusaha, tetap menjalankan amanah, dan terus berupaya memanfaatkan kesempatan yang ada.


Editor: Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dukung Usulan DPRD Lebak, Pengalihan Jalan Cileles–Malingping Berpeluang Buka Ruang Anggaran untuk Jalan Desa

20 Okt 2026 - 11:53 WIB

Dukung Usulan DPRD Lebak, Pengalihan Jalan Cileles–Malingping Berpeluang Buka Ruang Anggaran untuk Jalan Desa

Tim Futsal SMPN 3 Rangkasbitung Raih Juara II, Buah Disiplin dan Latihan Ketat

19 Okt 2026 - 08:03 WIB

Tim Futsal SMPN 3 Rangkasbitung Raih Juara II, Buah Disiplin dan Latihan Ketat

Negara Jangan Ajari Anak Miskin untuk Menadahkan Tangan

14 Okt 2026 - 08:39 WIB

Negara Jangan Ajari Anak Miskin untuk Menadahkan Tangan

Putusan MK soal Gibran Picu Desakan Aksi di Banten, DPR RI Ditantang Buka Sikap

12 Okt 2026 - 15:41 WIB

Putusan MK soal Gibran Picu Desakan Aksi di Banten, DPR RI Ditantang Buka Sikap

Rumah Pesilat Terbelah, Pengprov IPSI Banten Tak Boleh Cuci Tangan

9 Okt 2026 - 17:05 WIB

Rumah Pesilat Terbelah, Pengprov IPSI Banten Tak Boleh Cuci Tangan

KADIN dan Harapan Besar bagi Ekonomi Lebak

7 Okt 2026 - 09:17 WIB

KADIN dan Harapan Besar bagi Ekonomi Lebak

HUT ke-81 TNI, Delima Septia Suciyati Apresiasi dan Tekankan Semangat TNI Bersama Rakyat

5 Okt 2026 - 05:06 WIB

HUT ke-81 TNI, Delima Septia Suciyati Apresiasi dan Tekankan Semangat TNI Bersama Rakyat

Refleksi HUT Banten ke 26 : Kado Terbaik Adalah Biro Hukum yang Sehat

3 Okt 2026 - 04:58 WIB

Refleksi HUT Banten ke 26 : Kado Terbaik Adalah Biro Hukum yang Sehat
Trending Apps