Menu

Mode Gelap
GAMPAR Kepung Inspektorat dan Kejari Lebak Besok, Soroti Dugaan Tebang Pilih Penanganan Kasus UPK-BUMDesma 5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer

berita

Berkedok Bengkel Bubut, Kios di Pasar Buah Mandala Diduga Jual Obat Keras Bertahun-tahun

badge-check


					Berkedok Bengkel Bubut, Kios di Pasar Buah Mandala Diduga Jual Obat Keras Bertahun-tahun Perbesar

Lebak, bantenpopuler.com – Dugaan praktik penjualan obat keras tanpa izin kembali mencuat di Kecamatan Cibadak. Sebuah kios yang tampak seperti bengkel bubut di kawasan Pasar Buah Mandala, Desa Kaduagung Timur, diduga kuat menjadi tempat peredaran obat keras golongan G, mulai dari Heximer, Tramadol, Alprazolam hingga Rexlon.

Penjualan ini, menurut warga sekitar, bukan kegiatan baru. Aktivitas ilegal tersebut disebut sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan berarti.

design4223

Berdasarkan penelusuran di lapangan, transaksi paling sering terjadi pada sore hari. Beberapa pelajar berseragam sekolah terlihat keluar masuk kios tersebut.

“Saya pernah lihat anak sekolah pegang plastik klip berisi pil warna kuning,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Seorang orang tua mengaku menemukan plastik kecil berisi pil di saku celana sekolah anaknya. “Ibunya mau cuci baju, eh ketemu plastik isinya pil kuning. Saya takut anak saya ikut-ikutan konsumsi,” ujarnya.

Diduga Ada “Koordinasi” dengan Oknum Aparat

Warga menyebut pedagang berinisial N dapat beroperasi tanpa hambatan karena adanya dugaan setoran rutin kepada oknum aparat setempat.

“Iya pak, katanya sih N sering kasih jatah ke aparat,” ungkap seorang warga.

Informasi serupa juga disampaikan oleh beberapa saksi lain. Hal ini membuat warga enggan melapor secara resmi karena khawatir tidak ada tindak lanjut.

Menurut sejumlah sumber, N menjual obat keras itu dengan harga berbeda tergantung jenisnya. Transaksi dilakukan secara terbuka meski kios tersebut “menyamar” sebagai bengkel bubut.

“Yang penting ada uang, bisa langsung ambil,” kata warga lainnya.

Warga Mendesak Penegakan Hukum

Aktivitas ini dinilai sangat meresahkan, terutama karena sudah melibatkan pelajar sebagai konsumen.

“Kami minta pihak kepolisian segera turun tangan. Ini sudah bertahun-tahun dan makin meresahkan,” ujar warga.

Hingga berita ini diterbitkan, N, pria yang disebut sebagai penjual obat keras, belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan.. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GAMPAR Kepung Inspektorat dan Kejari Lebak Besok, Soroti Dugaan Tebang Pilih Penanganan Kasus UPK-BUMDesma

28 Juni 2026 - 10:11 WIB

Screenshot 20260628 170718 ChatGPT

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat

24 Juni 2026 - 10:38 WIB

Screenshot 20260624 173718 ChatGPT

Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer

18 Juni 2026 - 09:51 WIB

Screenshot 20260618 164941 ChatGPT

GAIB-212 Siap Kepung PLN UP3 Banten Selatan, Bongkar Dugaan Pungli dan Carut-Marut Penggunaan Aset Negara

15 Juni 2026 - 13:03 WIB

Screenshot 20260615 200226 ChatGPT

Ketua GAIB-212 Lebak Buka Ruang Koordinasi dengan OPD, Namun Tetap Kawal Kepentingan Rakyat

14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Screenshot 20260614 195335 Gallery

Inspiratif! Siswa SMPN 3 Rangkasbitung Ubah Momen Kelulusan Menjadi Ajang Menata Masa Depan

3 Juni 2026 - 06:33 WIB

Screenshot 20260603 120609 ChatGPT

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037
Trending Banten