Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Banten

Aktivis Nilai SE Pembatasan HP Sekolah Banten Hanya Meniru DKI Jakarta

badge-check

Penggunaan handphone di lingkungan sekolah yang menjadi sorotan kebijakan Dindikbud Banten. (Gambar:  Ilustrasi/Dok.Bantenpopuler.com)Perbesar

Penggunaan handphone di lingkungan sekolah yang menjadi sorotan kebijakan Dindikbud Banten. (Gambar: Ilustrasi/Dok.Bantenpopuler.com)

BANTEN | Bantenpopuler.com —Kebijakan pembatasan penggunaan handphone (HP) di lingkungan sekolah yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten terus menuai kritik. Kebijakan tersebut dinilai tidak lahir dari kajian mandiri dan kontekstual, melainkan hanya meniru kebijakan serupa yang lebih dahulu diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Aktivis pendidikan Banten, Ari Cahyadi, menilai kebijakan pembatasan gawai tersebut menunjukkan lemahnya perencanaan dan minimnya inovasi dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah.

“Ini bukan kebijakan yang lahir dari kebutuhan riil pendidikan di Banten. Polanya sama, waktunya berdekatan, bahkan substansinya nyaris identik dengan kebijakan di DKI Jakarta. Banten terlihat hanya menjadi pengekor,” tegas Ari Cahyadi, Senin (2/2/2026).

Menurut Ari, Dindikbud Banten terkesan hanya menduplikasi kebijakan daerah lain tanpa melakukan kajian komprehensif terhadap kesiapan sekolah, tenaga pendidik, serta sistem pembelajaran digital yang sudah berjalan di Banten.

“DKI Jakarta memiliki infrastruktur pendidikan, fasilitas digital, dan dukungan anggaran yang jauh lebih mapan. Sementara di Banten, banyak sekolah justru masih mengandalkan handphone sebagai sarana utama pembelajaran digital. Menyamakan kebijakan tanpa melihat kondisi lapangan jelas keliru,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak kebijakan tersebut terhadap sekolah kejuruan, khususnya SMK dengan jurusan berbasis teknologi dan digital. Menurutnya, pembatasan gawai secara kaku justru berpotensi menghambat proses pembelajaran.

“Di SMK, handphone bukan sekadar alat komunikasi, tetapi bagian dari praktik pembelajaran. Jika dilarang secara mentah-mentah tanpa skema alternatif, ini justru memundurkan kualitas pendidikan,” kata Ari.

Lebih jauh, Ari menilai kebijakan ini memperkuat anggapan bahwa Dindikbud Banten belum mampu menghadirkan terobosan kebijakan pendidikan yang relevan dengan kondisi daerah.

“Jika hanya menyalin kebijakan DKI tanpa adaptasi, lalu di mana fungsi perencanaan dan kajian kebijakan Dindikbud Banten? Ini bukan soal ikut-ikutan, tetapi soal tanggung jawab terhadap masa depan pendidikan di Banten,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten belum memberikan pernyataan resmi untuk menanggapi tudingan duplikasi kebijakan maupun kritik terkait kesiapan implementasi pembatasan penggunaan handphone di sekolah.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BBP Desak Propam Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Kejanggalan Penanganan Laka Lantas “Tragedi 24 Agustus Cisauk”

27 Sep 2026 - 04:25 WIB

BBP Desak Propam Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Kejanggalan Penanganan Laka Lantas “Tragedi 24 Agustus Cisauk”

Peduli Jurnalis yang Hilang, Kapolres Lebak Sambangi Keluarga M. Bagus Khoirunnas

26 Sep 2026 - 09:59 WIB

Peduli Jurnalis yang Hilang, Kapolres Lebak Sambangi Keluarga M. Bagus Khoirunnas

HUT ke-9 HIPAKAD Banten: Asmail Tegaskan Komitmen Pengabdian, Siapkan Bakti Sosial hingga Bedah Rumah

25 Sep 2026 - 06:58 WIB

HUT ke-9 HIPAKAD Banten: Asmail Tegaskan Komitmen Pengabdian, Siapkan Bakti Sosial hingga Bedah Rumah

Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS

23 Sep 2026 - 17:38 WIB

Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS

Hari Tani Nasional 2026 Resmi Dibuka di Rangkasbitung, Ada Bazar, Layanan Gratis hingga Hiburan Rakyat

23 Sep 2026 - 15:38 WIB

Hari Tani Nasional 2026 Resmi Dibuka di Rangkasbitung, Ada Bazar, Layanan Gratis hingga Hiburan Rakyat

Dugaan Kekerasan di SDN Bojong Leles 2 Berakhir Damai, Para Pihak Sepakat Saling Memaafkan

23 Sep 2026 - 14:53 WIB

Dugaan Kekerasan di SDN Bojong Leles 2 Berakhir Damai, Para Pihak Sepakat Saling Memaafkan

Aksi Damai Badak Banten Perjuangan di Mapolres Tangsel, Soroti Dugaan Uang Rp5 Juta dan Penanganan Kasus Laka Tronton

22 Sep 2026 - 13:28 WIB

Aksi Damai Badak Banten Perjuangan di Mapolres Tangsel, Soroti Dugaan Uang Rp5 Juta dan Penanganan Kasus Laka Tronton

Proyek Revitalisasi SDN 1 Curug Badak Disorot, Sekolah Tegaskan Pekerjaan Sesuai Spek

22 Sep 2026 - 10:48 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 1 Curug Badak Disorot, Sekolah Tegaskan Pekerjaan Sesuai Spek
Trending Headline