Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Banten

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

badge-check

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran SanksiPerbesar

Bantenpopuler.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Deki Setiawan di blok Maximum Security Lapas Kelas IIA Cilegon menuai perhatian dari berbagai kalangan. Kebijakan isolasi yang telah berlangsung sejak akhir 2025 hingga April 2026 dinilai perlu ditinjau kembali karena berpotensi tidak sejalan dengan prinsip pembinaan dalam sistem pemasyarakatan.

Sebelumnya, Deki diketahui menjalani masa pidana di Lapas Kelas IA Tangerang. Ia kemudian dipindahkan ke Cilegon setelah terjadi insiden perselisihan dengan petugas saat apel, yang dipicu oleh temuan penggunaan telepon genggam barang yang dilarang di dalam lapas.

Namun, polemik kini berkembang pada bentuk sanksi yang dijatuhkan. Selain dipindahkan ke blok dengan pengamanan tinggi, Deki juga dikenai sanksi Register F, yang berdampak pada hilangnya hak remisi selama masa hukuman yang dijalaninya.

Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Cendikiawan Banten (AMMCB), Akmal, menilai bahwa langkah tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh. Menurutnya, pendekatan yang terlalu keras berisiko mengabaikan esensi pembinaan terhadap warga binaan.

“Pendekatan dalam pemasyarakatan seharusnya berorientasi pada pembinaan, bukan semata-mata penghukuman. Penempatan di maximum security dan pemberian Register F perlu dikaji ulang dari sisi proporsionalitas,” ujar Akmal, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, pelanggaran disiplin memang harus ditindak, namun tetap harus mempertimbangkan aspek keadilan dan kemanusiaan. Menurutnya, sanksi yang dijatuhkan tidak boleh berlebihan hingga menghilangkan hak-hak dasar warga binaan.

Akmal juga mengingatkan bahwa perlakuan terhadap narapidana tetap berada dalam koridor perlindungan hak asasi manusia. Ia menyoroti pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan yang diambil oleh pihak lapas.

“Negara harus memastikan bahwa setiap warga binaan diperlakukan secara manusiawi. Isolasi berkepanjangan tanpa kejelasan mekanisme evaluasi berpotensi menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Lebih lanjut, AMMCB mendorong adanya pengawasan dan evaluasi terhadap kebijakan di Lapas Kelas IA Tangerang dan Lapas Kelas IIA Cilegon, guna mencegah potensi penyalahgunaan kewenangan.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Banten, khususnya dari kalangan aktivis yang mendorong reformasi dalam praktik pemasyarakatan agar lebih berkeadilan dan berorientasi pada rehabilitasi.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna menghadirkan informasi yang berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abah Elang Mangkubumi Sentil DPR soal Suket Gibran: Jangan Biarkan Bangsa Ini Diajari Berbohong!

31 Okt 2026 - 13:29 WIB

Abah Elang Mangkubumi Sentil DPR soal Suket Gibran: Jangan Biarkan Bangsa Ini Diajari Berbohong!

Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong Enam Penghargaan di MOMB 2026 Tingkat Provinsi Banten

31 Okt 2026 - 12:52 WIB

Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong Enam Penghargaan di MOMB 2026 Tingkat Provinsi Banten

Aktivitas Tambang Berhenti, Direktur PT HMD Hamdan Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan Perizinan

31 Okt 2026 - 08:20 WIB

Aktivitas Tambang Berhenti, Direktur PT HMD Hamdan Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan Perizinan

Aliansi AMMCB Ancam Kepung Kantor PDAM Lebak: “Manajemen Baru Gagal Total, Tak Pernah Belajar dari Kesalahan!

30 Okt 2026 - 22:22 WIB

Aliansi AMMCB Ancam Kepung Kantor PDAM Lebak: “Manajemen Baru Gagal Total, Tak Pernah Belajar dari Kesalahan!

Bakti Pemuda Daerah 2026 Resmi Dibuka, 70 Pemuda Siap Mengabdi di Tiga Desa Cipanas

29 Okt 2026 - 11:39 WIB

Bakti Pemuda Daerah 2026 Resmi Dibuka, 70 Pemuda Siap Mengabdi di Tiga Desa Cipanas

*Izasah di tahan perusahaan, FKMS desak Polda Banten usut tuntas dugaan pelanggaran hak pekerja*

28 Okt 2026 - 19:36 WIB

*Izasah di tahan perusahaan, FKMS desak Polda Banten usut tuntas dugaan  pelanggaran hak pekerja*

Bakti Pemuda Daerah 2026 Kolaborasikan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa

27 Okt 2026 - 15:23 WIB

Bakti Pemuda Daerah 2026 Kolaborasikan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa

Di Duga Mandor Disebut Tidur Saat Pekerjaan Berlangsung, Pengawasan Proyek di Prepedan Dalam Dipertanyakan

27 Okt 2026 - 10:57 WIB

Di Duga Mandor Disebut Tidur Saat Pekerjaan Berlangsung, Pengawasan Proyek di Prepedan Dalam Dipertanyakan
Trending berita