Menu

Mode Gelap
IMALA Desak Transparansi Kasus Kematian Pekerja PT. Cemindo, Minta Diusut Tuntas Polda Banten Bongkar 7 Kasus Tambang Ilegal di Lebak, Aktivitas di TNGHS Disorot Pekerja Tewas Terjepit Pulley Belt di PT Cemindo, IMALA Soroti Lemahnya K3 Kekerasan terhadap Aktivis Bukan Kebetulan, Ini Cara Pembungkaman Bupati Lebak Disorot, Koalisi Aktivis Banten Maju Desak PDIP Bertindak Tegas Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

Banten

Abah Elang Mangkubumi Ingatkan Arah Pembangunan Tetap Berbasis Kebudayaan

badge-check


					Abah elang mangkubumi Perbesar

Abah elang mangkubumi

BANTENPOPULER.COM – Tokoh masyarakat Abah Elang Mangkubumi menyampaikan kritik ideologis terhadap arah pembangunan nasional yang dinilai semakin teknokratis dan berorientasi program, namun berpotensi mengabaikan fondasi kebudayaan bangsa.
Dalam pernyataan tertulisnya, Abah Elang menegaskan bahwa Indonesia tidak didirikan sebagai sekadar proyek administratif, melainkan sebagai bangsa yang lahir dari peradaban dan nilai-nilai luhur.

“Hari ini negara bergerak cepat melalui berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Secara teknis, ini dapat dipahami sebagai upaya memperkuat kesejahteraan rakyat. Namun pertanyaannya, apakah pembangunan masih berpijak pada jiwa kebudayaan bangsa, atau tenggelam dalam logika teknokratis semata?” ujarnya.

design4223

Menurutnya, pembangunan tidak boleh semata-mata berorientasi pada distribusi pangan dan perputaran ekonomi tanpa disertai pembinaan karakter dan penguatan identitas kebangsaan.

Pancasila Bukan Statistik

Abah Elang mengingatkan bahwa bangsa Indonesia berdiri di atas Pancasila, bukan sekadar angka-angka statistik pembangunan.
Ia menyoroti Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab sebagai penegasan bahwa manusia Indonesia adalah manusia berbudaya. “Beradab berarti memiliki nilai, akar sejarah, dan karakter. Jika pembangunan hanya mengejar kesejahteraan material, tanpa ketahanan identitas, maka yang tumbuh hanyalah kemajuan fisik tanpa kekuatan jiwa,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Sila Persatuan Indonesia lahir dari kesadaran kolektif sejarah, tradisi, bahasa, dan nilai luhur Nusantara, bukan semata dari program bantuan sosial.

Lebih lanjut, ia merujuk pada amanat UUD 1945 Pasal 32 yang memerintahkan negara untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia. “Itu mandat konstitusi, bukan sekadar hiasan pidato,” katanya.

Mengingatkan Ajaran Trisakti

Abah Elang turut mengutip ajaran Trisakti yang disampaikan Presiden pertama RI, Soekarno: berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Bagian ekonomi dan politik sering kita kutip. Namun ‘berkepribadian dalam kebudayaan’ justru terasa terpinggirkan hari ini,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa program MBG dapat memperkuat fisik generasi muda, dan koperasi desa mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Namun tanpa strategi kebudayaan yang sistematis seperti pendidikan karakter berbasis sejarah, pelindungan bahasa daerah, penguatan masyarakat adat, serta revitalisasi seni dan tradisi, pembangunan dinilai bergerak tanpa ruh.

“Ekonomi tanpa budaya melahirkan pasar. Bangsa tanpa budaya kehilangan jiwa,” ungkapnya.

Teguran Ideologis

Abah Elang menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan bentuk penolakan terhadap program kesejahteraan rakyat. Ia menyebutnya sebagai peringatan ideologis agar arah pembangunan tetap setia pada Pancasila dan UUD 1945.

“Indonesia merdeka bukan untuk menjadi negara teknokratis yang sibuk menghitung angka, tetapi bangsa yang tegak dengan jati dirinya. Jika program mengalahkan kebudayaan, maka pembangunan kehilangan jiwa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IMALA Desak Transparansi Kasus Kematian Pekerja PT. Cemindo, Minta Diusut Tuntas

12 April 2026 - 09:46 WIB

Sumber: UngkapPublik.com

Polda Banten Bongkar 7 Kasus Tambang Ilegal di Lebak, Aktivitas di TNGHS Disorot

9 April 2026 - 10:03 WIB

1775726891981973 0

Pekerja Tewas Terjepit Pulley Belt di PT Cemindo, IMALA Soroti Lemahnya K3

7 April 2026 - 09:19 WIB

Sumber: UngkapPublik.com

Kekerasan terhadap Aktivis Bukan Kebetulan, Ini Cara Pembungkaman

6 April 2026 - 16:16 WIB

IMG 20260406 WA0073 e1775492141209

Bupati Lebak Disorot, Koalisi Aktivis Banten Maju Desak PDIP Bertindak Tegas

1 April 2026 - 08:28 WIB

IMG 20260401 WA0076

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453
Trending Banten