Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Banten

IMALA Soroti Dugaan Markup Program MBG di Lebak, Desak Audit dan Ingatkan Tanggung Jawab Korwil

badge-check


					IMALA Soroti Dugaan Markup Program MBG di Lebak, Desak Audit dan Ingatkan Tanggung Jawab Korwil Perbesar

Lebak, Bantenpopuler.com – Dugaan praktik penggelembungan anggaran (markup) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak menuai sorotan keras dari kalangan aktivis.

Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) menyatakan akan menyikapi persoalan ini secara serius karena berpotensi merugikan masyarakat serta mencederai tujuan utama program tersebut.

design4223

Aktivis IMALA, Sapnudi, menegaskan bahwa program MBG sejatinya merupakan kebijakan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Namun jika dalam pelaksanaannya terjadi praktik markup atau penggelembungan anggaran, maka hal itu merupakan bentuk penyimpangan yang tidak dapat dibenarkan.

“Program yang diperuntukkan bagi pemenuhan gizi masyarakat tidak boleh dijadikan ladang bancakan anggaran. Jika dugaan markup ini benar terjadi, maka ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat,” tegas Sapnudi.

Menurutnya, IMALA menerima berbagai informasi dari lapangan yang menunjukkan adanya indikasi ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran maupun distribusi program MBG di sejumlah titik di Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, IMALA mendesak agar dilakukan audit menyeluruh oleh pihak berwenang untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.

Selain itu, IMALA juga menegaskan bahwa koordinator wilayah (Korwil) MBG harus ikut bertanggung jawab dalam memastikan program ini berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran.

“Korwil MBG memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya program di daerah. Mereka harus memastikan bahwa program ini benar-benar tersalurkan kepada penerima manfaat secara tepat, bukan justru membuka ruang terjadinya penyimpangan anggaran,” ujarnya.

IMALA menilai pengawasan yang lemah dapat membuka celah terjadinya praktik markup maupun penyalahgunaan anggaran yang pada akhirnya merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat program.

Karena itu, IMALA mendesak pihak-pihak yang berwenang untuk segera melakukan audit terbuka dan transparan terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Lebak. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, maka harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

IMALA juga menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap persoalan ini. Organisasi mahasiswa tersebut menyatakan siap menempuh langkah hukum apabila dugaan markup ini tidak segera ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang.

“Jika tidak ada langkah tegas dalam waktu dekat, IMALA akan melaporkan dugaan penyimpangan ini kepada aparat penegak hukum serta lembaga pengawas untuk dilakukan penyelidikan dan audit secara menyeluruh,” tegas Sapnudi.

IMALA berharap program MBG benar-benar dijalankan sesuai dengan tujuan awalnya, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat, bukan justru menjadi ruang bagi oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.

“Program untuk rakyat harus dijalankan secara jujur dan transparan. Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk meningkatkan gizi masyarakat justru habis karena praktik markup oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT
Trending Banten