Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Kecam Dugaan Penjemputan Paksa dan Penganiayaan Aktivis di Lebak Dugaan Kekerasan Aktivis, AMMCB Desak DPP PDIP Bertindak Lawan Kriminalisasi Aktivis, Tegakkan Hukum dan Tolak Main Hakim Sendiri King Badak Serukan Aksi Skala Besar di Depan DPRD Lebak, Desak Ketua Dewan Bertanggung Jawab atas Dugaan Aksi Premanisme terhadap Aktivis RDP Bukan Sekadar Undangan, Melainkan Forum Pertanggungjawaban Publik Temuan Dugaan Mark-up Dana BOS di Lebak Jangan Berhenti pada Pengembalian, AMMCB Desak Penegakan Hukum dan Reformasi Tata Kelola Pendidikan

Banten

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

badge-check


					BPI KPNPA RI Provinsi Banten menyoroti dugaan lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan Banten terhadap sekolah swasta yang izin operasionalnya kedaluwarsa namun diduga masih menerima Dana BOS. (Gambar: Ilustrasi/Bantenpopuler.com) Perbesar

BPI KPNPA RI Provinsi Banten menyoroti dugaan lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan Banten terhadap sekolah swasta yang izin operasionalnya kedaluwarsa namun diduga masih menerima Dana BOS. (Gambar: Ilustrasi/Bantenpopuler.com)

SERANG | Bantenpopuler.com — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (DPW BPI KPNPA RI Provinsi Banten), Erwin Teguh Iman Santoso, menyoroti lambannya kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Banten dalam melakukan pengawasan terhadap sekolah swasta yang diduga belum memperpanjang izin operasional ke tingkat provinsi, bahkan membiarkan sekolah dengan izin kedaluwarsa tetap beroperasi dan menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kami menemukan adanya pembiaran serius dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten terhadap sekolah swasta yang izin operasionalnya belum diperpanjang, bahkan sudah kedaluwarsa, namun dana BOS tetap terealisasi. Ini sangat mencederai prinsip tata kelola pendidikan dan pengelolaan anggaran negara,” tegas Erwin Teguh Iman Santoso kepada Bantenpopuler.com, Kamis (5/2/2026).

design4223

Erwin mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran dan laporan masyarakat, terdapat sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Provinsi Banten yang patut diduga bermasalah secara administratif maupun faktual, di antaranya:

  1. SMK Art Design Cikeusal, yang diduga melakukan penggelembungan jumlah siswa dan penggunaan data fiktif.
  2. SMK Fatahillah Serang, berlokasi di Desa Serdang

“Kami mempertanyakan bagaimana mungkin sekolah-sekolah yang diduga belum memenuhi syarat perizinan masih bisa menerima dana BOS. Ini mengindikasikan lemahnya pengawasan dan verifikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten,” lanjut Erwin.

Menurut Erwin, pihaknya telah berupaya melakukan klarifikasi langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan maupun klarifikasi resmi yang diberikan.

“Kami sudah menyampaikan permintaan klarifikasi secara resmi melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, tetapi tidak direspons. Sikap diam ini justru menimbulkan pertanyaan publik dan memperkuat dugaan adanya pembiaran sistematis,” ujarnya.

BPI KPNPA RI Provinsi Banten menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk segera melakukan audit menyeluruh, verifikasi izin operasional sekolah swasta, serta penelusuran penyaluran dana BOS agar tidak terjadi penyimpangan yang merugikan keuangan negara dan dunia pendidikan.

“Jika tidak ada langkah tegas, kami tidak akan ragu membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi sesuai dengan kewenangan lembaga kami. Pendidikan adalah kepentingan publik, bukan ruang kompromi,” tutup Erwin Teguh Iman Santoso.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Kecam Dugaan Penjemputan Paksa dan Penganiayaan Aktivis di Lebak

19 Juli 2026 - 11:46 WIB

Screenshot 20260719 184525 ChatGPT

Dugaan Kekerasan Aktivis, AMMCB Desak DPP PDIP Bertindak

19 Juli 2026 - 07:30 WIB

Screenshot 2026 07 19 14 26 55 23 96b26121e545231a3c569311a54cda96

King Badak Serukan Aksi Skala Besar di Depan DPRD Lebak, Desak Ketua Dewan Bertanggung Jawab atas Dugaan Aksi Premanisme terhadap Aktivis

18 Juli 2026 - 15:45 WIB

Screenshot 2026 07 18 22 40 57 13 96b26121e545231a3c569311a54cda96

Temuan Dugaan Mark-up Dana BOS di Lebak Jangan Berhenti pada Pengembalian, AMMCB Desak Penegakan Hukum dan Reformasi Tata Kelola Pendidikan

17 Juli 2026 - 11:49 WIB

Screenshot 2026 07 17 18 48 18 66 96b26121e545231a3c569311a54cda96

AMMCB Desak Kejari Lebak Usut Tuntas Temuan BPK Proyek DPUPR, Minta Periksa Seluruh Pihak dan Buka Status Pengembalian Kerugian Negara

17 Juli 2026 - 11:43 WIB

Screenshot 2026 07 16 22 03 08 82 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Perank Indonesia Kabupaten Lebak Roadshow P4GN di SMAN 1 Bayah dan SMAN 1 Panggarangan, Ratusan Peserta MPLS Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba

16 Juli 2026 - 09:43 WIB

IMG 20260716 WA0005

Perank Indonesia Roadshow P4GN di Bayah, Edukasi Ratusan Pelajar Bahaya Narkoba

15 Juli 2026 - 10:30 WIB

Screenshot 20260715 172928 ChatGPT

RDP DPRD Lebak Bahas Kabel Internet Semrawut Berlangsung Memanas, Ketua DPRD Janjikan Agenda Ulang dengan Menghadirkan Seluruh Provider

15 Juli 2026 - 07:52 WIB

Screenshot 20260715 145330 ChatGPT
Trending Daerah