Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

Daerah

Apdesi Lebak Sambut Baik Kenaikan Banprov, Minta Juknis Lebih Fleksibel

badge-check


					Apdesi Lebak Sambut Baik Kenaikan Banprov, Minta Juknis Lebih Fleksibel Perbesar

LEBAK + bantenpopuler.com  Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lebak menyampaikan apresiasi atas kenaikan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Banten pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026. Dalam rancangan tersebut, alokasi Banprov untuk pemerintah desa naik menjadi Rp120 juta, dari sebelumnya Rp100 juta.

Ketua Apdesi Kabupaten Lebak, Ajat Sudrajat, mengatakan bahwa peningkatan anggaran tersebut menunjukkan komitmen Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah dalam mendukung pembangunan desa.

design4223

“Alhamdulillah, tahun depan kita mendapatkan penambahan Banprov. Jika tahun ini hanya Rp100 juta, tahun depan naik menjadi Rp120 juta,” kata Ajat saat berbicara kepada Radar Banten, Sabtu (6/12/2025).

Ajat menjelaskan, para kepala desa memahami kondisi keuangan pemerintah provinsi yang mengalami penurunan, sehingga kenaikan Banprov dilakukan secara bertahap.

“Kami memahami kondisi keuangan pemerintah. Karena itu peningkatan anggaran dilakukan bertahap,” ujarnya.

Harap Kenaikan Bertahap Sesuai Janji Kampanye

Apdesi Lebak berharap pemerintah provinsi tetap konsisten melakukan peningkatan Banprov hingga mencapai angka yang disampaikan saat masa kampanye. Dengan dukungan anggaran yang lebih besar, desa dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Meskipun mengapresiasi kenaikan Banprov, Apdesi menyoroti petunjuk teknis (juknis) penggunaan anggaran yang dinilai terlalu kaku dan tidak sesuai kebutuhan di masing-masing desa.

“Tahun ini juknis Banprov salah satunya mengharuskan pembangunan jalan lingkungan. Padahal setiap desa punya kebutuhan berbeda. Karena juknisnya begitu, dana harus dipakai untuk bangun jalan saja. Tidak bisa untuk MCK atau saluran irigasi,” jelas Ajat.

Apdesi Lebak meminta Pemprov Banten untuk melibatkan organisasi desa dalam penyusunan juknis agar anggaran Banprov bisa lebih fleksibel dan tepat sasaran. (**/)

editor | yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia

24 Maret 2026 - 16:42 WIB

Pengusaha asal Malaysia melihat dan memeriksa kain batik bersama pengelola di galeri Batik Chanting Lebak dengan motif berwarna cerah

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913
Trending berita