Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

Nasional

Pagar Nusa Murka! Tuntut Trans7 Atas Tayangan XPOSE UNCENSORED yang Dinilai Hina Kiai dan Pesantren: “Bela Kiai Sampai Mati!”

badge-check


					Ribuan anggota Pagar Nusa dan warga Nahdlatul Ulama memenuhi depan gedung Trans7 dalam aksi bela kiai, menuntut permintaan maaf atas tayangan XPOSE UNCENSORED yang dinilai melecehkan pesantren. Perbesar

Ribuan anggota Pagar Nusa dan warga Nahdlatul Ulama memenuhi depan gedung Trans7 dalam aksi bela kiai, menuntut permintaan maaf atas tayangan XPOSE UNCENSORED yang dinilai melecehkan pesantren.

Jakarta | Bantenpopuler.com – Suhu tensi publik meningkat tajam. Organisasi bela diri NU, Pagar Nusa, resmi mengecam dan melayangkan tuntutan keras kepada Trans7/TransCorp atas tayangan program XPOSE UNCENSORED yang dinilai menghina, melecehkan, dan merendahkan martabat kiai serta pesantren.

Menurut Anggota Dewan Khos PP Pagar Nusa, KH. Eleng Mangkubumi, tayangan tersebut bukan sekadar kelalaian teknis atau kekeliruan editorial, melainkan bentuk penghinaan terbuka terhadap pilar keislaman dan kebangsaan Indonesia.

“Pesantren bukan tempat hiburan. Kiai bukan bahan olok-olok. Mereka penjaga akidah dan benteng kebudayaan bangsa,” tegas KH. Elang Mangkubumi dalam keterangan yang diterima redaksi bantenpopuler.com 

Pagar Nusa menilai Trans7 telah melukai perasaan jutaan umat Islam, mencoreng wibawa lembaga pesantren, dan mengabaikan nilai moral media massa.

Dua Tuntutan Tegas Pagar Nusa:
  1. Trans7 harus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada umat Islam, para kiai, santri, dan seluruh keluarga besar pesantren.
  2. Trans7/TransCorp wajib mengembalikan marwah kiai dan pesantren yang telah dirusak, melalui langkah konkret, terbuka, dan bertanggung jawab di hadapan publik.

Dkatakan abah Elang, Pagar Nusa menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti sebelum keadilan ditegakkan.

“Selama tuntutan belum dipenuhi, Pagar Nusa akan terus melakukan aksi serupa dengan kekuatan yang lebih besar!” kata Abah Elang menegaskan

Pernyataan ini sontak membuat isu ini memanas di berbagai lini media sosial. Tagar #BelaKiai dan #HormatiPesantren mulai bergema. Banyak tokoh NU, santri, hingga masyarakat umum ikut menyuarakan kemarahan.


Peringatan Keras:

“Bela Kiai adalah Bela Negeri. Menghina Pesantren berarti menghina akar bangsa ini.”

Pagar Nusa menyampaikan bahwa mereka tidak akan diam ketika kehormatan kiai diinjak.

“Kami tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan!”
“BELA KIAI… SAMPAI MATI!!”

editor: Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

7 Februari 2026 - 19:11 WIB

Kegiatan bakti sosial dan edukasi sejarah DPW MOI Banten dalam rangka HPN 2026 di Situs Salakanagara, Pandeglang

Aktivis Nilai SE Pembatasan HP Sekolah Banten Hanya Meniru DKI Jakarta

2 Februari 2026 - 10:14 WIB

Aktivis pendidikan mengkritik Surat Edaran pembatasan handphone di sekolah Banten

Di Balik Dana Sertifikasi Guru Lebak: Setoran Tanpa Kwitansi dan Tekanan Struktural

30 Januari 2026 - 11:32 WIB

Ilustrasi dugaan pungutan dana sertifikasi guru ASN di Kabupaten Lebak

Abah Elang Mangkubumi Keluarkan Peringatan Nurani atas Pemaksaan Program MBG

30 Januari 2026 - 04:00 WIB

Tokoh nasional Abah Elang Mangkubumi berpose di depan bendera Merah Putih sebagai simbol seruan moral menjaga kedaulatan rakyat dan demokrasi Indonesia.

Darurat Narkoba Lebak: Bocah Kelas 5 SD Keracunan Sinte, Polisi Diminta Tangkap Bandar

29 Januari 2026 - 01:48 WIB

Ilustrasi bocah SD di Lebak mengalami keracunan narkoba jenis sinte sementara polisi mengamankan terduga pelaku

Tender Pematangan Lahan Huntara Lebak Gedong Disorot, JAMBAKK: SBU Pemenang Diduga Tak Sesuai

28 Januari 2026 - 11:08 WIB

aktivis JAMBAKK Banten menyoroti dugaan ketidaksesuaian SBU pada tender pematangan lahan Huntara Lebak Gedong.
Populer Daerah
Verified by MonsterInsights