Menu

Mode Gelap
Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum

Banten

Musyawarah Akbar Lirboyo Dinilai Selamatkan Marwah Ulama dan Keutuhan NU

badge-check


					Seorang tokoh PSNU Pagar Nusa Provinsi Banten menyampaikan pandangan dan apresiasi atas Musyawarah Akbar Lirboyo yang menegaskan pentingnya islah dan ketertiban organisasi di tubuh Nahdlatul Ulama. (Foto: Istimewa/Bantenpopuler.com) Perbesar

Seorang tokoh PSNU Pagar Nusa Provinsi Banten menyampaikan pandangan dan apresiasi atas Musyawarah Akbar Lirboyo yang menegaskan pentingnya islah dan ketertiban organisasi di tubuh Nahdlatul Ulama. (Foto: Istimewa/Bantenpopuler.com)

SERANG | Bantenpopuler.com — Dewan Khos PP PSNU Pagar Nusa, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para masyayikh, kiai sepuh, dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo atas terselenggaranya Musyawarah Akbar Lirboyo yang dinilai sarat hikmah, keberanian moral, serta tanggung jawab sejarah dalam menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama (NU).

Musyawarah tersebut dinilai bukan sekadar forum organisatoris, melainkan ikhtiar keulamaan untuk merespons kemelut internal PBNU yang berlarut-larut dan berpotensi menggerus kepercayaan umat terhadap jam’iyyah terbesar di Indonesia itu pk.

design4223

Menurut Abah Elang, sejumlah poin keputusan Musyawarah Akbar mencerminkan kebijaksanaan ulama yang menempatkan adab dan kemaslahatan jam’iyyah di atas kepentingan kekuasaan.

Pertama, pemberian waktu islah kepada Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU dinilai sebagai bentuk kelapangan hati ulama, sekaligus ruang introspeksi untuk mengembalikan kepemimpinan pada nilai persaudaraan dan tanggung jawab moral.

Kedua, penegasan tenggat waktu dan mekanisme penyerahan mandat kepada Mustasyar menegaskan bahwa NU adalah organisasi yang beraturan, memiliki disiplin kepemimpinan, dan tidak berjalan tanpa koridor tata kelola.

Ketiga, ancaman pencabutan mandat Muktamar apabila islah diabaikan dinilai sebagai langkah tegas yang menegaskan bahwa jabatan dalam NU adalah amanah, bukan hak absolut yang kebal dari evaluasi.

Keempat, pelibatan PWNU dan PCNU sebagai basis legitimasi Muktamar dipandang sebagai upaya mengembalikan NU kepada khittah jam’iyyah, dengan menempatkan suara jamaah dan wilayah sebagai fondasi utama pengambilan keputusan.

Kelima, penetapan waktu Muktamar pada bulan Syawal sebelum musim haji dianggap mencerminkan kearifan fiqh dan kepekaan ulama terhadap realitas ibadah dan khidmah umat, agar agenda besar organisasi tidak mengganggu kewajiban keagamaan.

Penegasan Sikap Pagar Nusa

Abah Elang menegaskan, Musyawarah Akbar Lirboyo telah membuktikan bahwa ulama tetap menjadi penjaga moral dan penentu arah NU, bukan sekadar penonton konflik internal. Keputusan tersebut menjadi peringatan tegas bahwa NU lebih besar dari siapa pun yang sedang memegang tampuk kepemimpinan.

PSNU Pagar Nusa, kata dia, menyatakan dukungan penuh terhadap setiap ikhtiar yang bertujuan menjaga persatuan jam’iyyah, kewibawaan ulama, ketertiban organisasi, serta keselamatan masa depan NU.

“NU diselamatkan oleh adab, dijaga oleh ulama, dan diwariskan untuk umat—bukan untuk konflik,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak membuka kelapangan hati untuk mendahulukan islah. Namun, apabila upaya tersebut diabaikan, keputusan para masyayikh harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan demi menjaga marwah jam’iyyah.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Bahagia Belum Sampai ke Dapur Rakyat: Satu Tahun Menunggu Janji Kampanye Ratu Zakiyah

1 Mei 2026 - 08:36 WIB

IMG 20260501 WA0011

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021

Tambang Ilegal Mengamuk di Gunung Pinang, AMMCB Murka: Ada ‘Main Mata’?

25 April 2026 - 08:26 WIB

Screenshot 20260425 151721 ChatGPT

Deki Setiawan Diisolasi di Sel Maximum Security, Baralak Nusantara: Ini Bukan Pembinaan, Ini Dugaan Pelanggaran HAM

23 April 2026 - 23:58 WIB

Ilustrasi narapidana di dalam sel maximum security dengan latar kolase elemen berita, dokumen hukum, dan headline, disertai cap air “BANTEN POPULER” yang menyoroti kasus Deki Setiawan.
Trending Banten