Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Banten

Musyawarah Akbar Lirboyo Dinilai Selamatkan Marwah Ulama dan Keutuhan NU

badge-check


					Seorang tokoh PSNU Pagar Nusa Provinsi Banten menyampaikan pandangan dan apresiasi atas Musyawarah Akbar Lirboyo yang menegaskan pentingnya islah dan ketertiban organisasi di tubuh Nahdlatul Ulama. (Foto: Istimewa/Bantenpopuler.com) Perbesar

Seorang tokoh PSNU Pagar Nusa Provinsi Banten menyampaikan pandangan dan apresiasi atas Musyawarah Akbar Lirboyo yang menegaskan pentingnya islah dan ketertiban organisasi di tubuh Nahdlatul Ulama. (Foto: Istimewa/Bantenpopuler.com)

SERANG | Bantenpopuler.com — Dewan Khos PP PSNU Pagar Nusa, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para masyayikh, kiai sepuh, dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo atas terselenggaranya Musyawarah Akbar Lirboyo yang dinilai sarat hikmah, keberanian moral, serta tanggung jawab sejarah dalam menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama (NU).

Musyawarah tersebut dinilai bukan sekadar forum organisatoris, melainkan ikhtiar keulamaan untuk merespons kemelut internal PBNU yang berlarut-larut dan berpotensi menggerus kepercayaan umat terhadap jam’iyyah terbesar di Indonesia itu pk.

design4223

Menurut Abah Elang, sejumlah poin keputusan Musyawarah Akbar mencerminkan kebijaksanaan ulama yang menempatkan adab dan kemaslahatan jam’iyyah di atas kepentingan kekuasaan.

Pertama, pemberian waktu islah kepada Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU dinilai sebagai bentuk kelapangan hati ulama, sekaligus ruang introspeksi untuk mengembalikan kepemimpinan pada nilai persaudaraan dan tanggung jawab moral.

Kedua, penegasan tenggat waktu dan mekanisme penyerahan mandat kepada Mustasyar menegaskan bahwa NU adalah organisasi yang beraturan, memiliki disiplin kepemimpinan, dan tidak berjalan tanpa koridor tata kelola.

Ketiga, ancaman pencabutan mandat Muktamar apabila islah diabaikan dinilai sebagai langkah tegas yang menegaskan bahwa jabatan dalam NU adalah amanah, bukan hak absolut yang kebal dari evaluasi.

Keempat, pelibatan PWNU dan PCNU sebagai basis legitimasi Muktamar dipandang sebagai upaya mengembalikan NU kepada khittah jam’iyyah, dengan menempatkan suara jamaah dan wilayah sebagai fondasi utama pengambilan keputusan.

Kelima, penetapan waktu Muktamar pada bulan Syawal sebelum musim haji dianggap mencerminkan kearifan fiqh dan kepekaan ulama terhadap realitas ibadah dan khidmah umat, agar agenda besar organisasi tidak mengganggu kewajiban keagamaan.

Penegasan Sikap Pagar Nusa

Abah Elang menegaskan, Musyawarah Akbar Lirboyo telah membuktikan bahwa ulama tetap menjadi penjaga moral dan penentu arah NU, bukan sekadar penonton konflik internal. Keputusan tersebut menjadi peringatan tegas bahwa NU lebih besar dari siapa pun yang sedang memegang tampuk kepemimpinan.

PSNU Pagar Nusa, kata dia, menyatakan dukungan penuh terhadap setiap ikhtiar yang bertujuan menjaga persatuan jam’iyyah, kewibawaan ulama, ketertiban organisasi, serta keselamatan masa depan NU.

“NU diselamatkan oleh adab, dijaga oleh ulama, dan diwariskan untuk umat—bukan untuk konflik,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak membuka kelapangan hati untuk mendahulukan islah. Namun, apabila upaya tersebut diabaikan, keputusan para masyayikh harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan demi menjaga marwah jam’iyyah.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT
Trending Banten