Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Banten

Tak Masuk Kepgub, Insiden Truk Tambang Malah Makan Korban Diruas Bayah – Cibareno

badge-check


					Dua kecelakaan maut yang melibatkan truk tambang kembali terjadi di kawasan Tanjakan Cibayawak, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Minggu (2/11). Perbesar

Dua kecelakaan maut yang melibatkan truk tambang kembali terjadi di kawasan Tanjakan Cibayawak, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Minggu (2/11).

Lebak, Bantenpopuler.com — Dua kecelakaan maut yang melibatkan truk tambang kembali terjadi di kawasan Tanjakan Cibayawak, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Minggu (2/11/2025). Peristiwa tragis itu menelan korban jiwa dan melibatkan kendaraan roda dua yang berusaha menghindar dari truk tambang yang diduga kehilangan kendali.

Unggahan warga di media sosial menyebutkan, satu truk tambang Hino hijau dilaporkan terperosok di dekat pintu F PT Cemindo, sementara truk Isuzu GIGA putih masuk ke jurang tak jauh dari lokasi pertama. Kecelakaan kedua bahkan mengakibatkan kabin mobil yang ditumpangi pengemudi dan keluarganya rusak parah karena tertimpa bak truk yang terlepas.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

design4223

Menanggapi insiden tersebut, Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mendesak Gubernur Banten Andra Soni untuk segera merevisi Keputusan Gubernur Nomor 567 Tahun 2025 tentang Pembatasan Jam Operasional Truk Tambang.
Dalam revisi tersebut, IMALA meminta agar jalur Bayah–Cibareno dimasukkan secara resmi ke dalam kawasan pembatasan operasi kendaraan berat pengangkut material tambang.

Ketua Bidang Humas, Perguruan Tinggi dan Pemerintahan PP IMALA, Sapnudi, menegaskan bahwa kecelakaan ini bukan peristiwa tunggal, melainkan potret nyata dari padatnya aktivitas truk tambang di jalur selatan Lebak yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

“Insiden ini membuktikan bahwa ruas Bayah–Cibareno layak masuk ke dalam Kepgub pembatasan jam operasional truk tambang. Sudah terlalu sering terjadi kecelakaan, dan masyarakat terus menjadi korban. Pemerintah tidak boleh menunggu korban berikutnya untuk bertindak,” tegas Sapnudi.

Sapnudi menambahkan, jalur Bayah–Cibareno merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui kendaraan pengangkut material tambang menuju kawasan industri PT Cemindo Gemilang, dengan kondisi jalan yang curam, licin, dan rawan longsor.
Menurutnya, tanpa adanya pengawasan yang ketat dan pembatasan waktu operasi, jalur tersebut akan terus menjadi ancaman bagi warga sekitar.

“Kami memahami pentingnya industri bagi ekonomi daerah, tetapi keselamatan rakyat harus lebih utama. Jalur Bayah–Cibareno bukan hanya milik perusahaan tambang, tapi juga jalur kehidupan masyarakat: anak sekolah, pedagang, petani, dan pekerja. Negara harus hadir untuk melindungi mereka,” ujarnya.

IMALA juga mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh perusahaan tambang di wilayah Lebak selatan, termasuk memastikan setiap armada memenuhi standar kelayakan jalan dan keselamatan transportasi.

“Kami percaya Gubernur Andra Soni memiliki komitmen kuat terhadap keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Karena itu, kami berharap beliau turun langsung ke lapangan dan mengevaluasi jalur tambang ini,” pungkas Sapnudi.

Unggahan warganet tentang kecelakaan di Bayah ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan gelombang keprihatinan. IMALA menilai, kejadian tersebut harus menjadi alarm serius bagi Pemprov Banten agar segera melakukan tindakan konkret demi mencegah korban berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT
Trending Banten