Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

berita

Presiden Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab Penuh atas Proyek Kereta Cepat Whoosh

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto terlihat berada di dalam kabin Kereta Cepat Whoosh saat melakukan kunjungan kerja di lintasan Jakarta–Bandung, Selasa (4/11/2025). (Sumber: Dok. Kompas.com/Bantenpopuler.com) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto terlihat berada di dalam kabin Kereta Cepat Whoosh saat melakukan kunjungan kerja di lintasan Jakarta–Bandung, Selasa (4/11/2025). (Sumber: Dok. Kompas.com/Bantenpopuler.com)

JAKARTA | Bantenpopuler.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memikul penuh tanggung jawab atas keberlanjutan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh, di tengah sorotan publik mengenai besarnya beban utang yang ditanggung proyek transportasi nasional tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Di hadapan tamu undangan dan pejabat pemerintah, Prabowo menekankan bahwa polemik terkait kondisi finansial proyek Jakarta–Bandung PP tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

design4223

“Ramai-ramai soal Kereta Cepat Whoosh, saya tegaskan itu tidak masalah. Saya tanggung jawab Whoosh itu semuanya. Indonesia negara hebat, sudah saya hitung-hitung, tidak ada masalah. PT KAI tidak usah khawatir,” ujar Prabowo dalam sambutannya, dikutip dari tayangan Breaking News KompasTV.

Menurut Kepala Negara, pembangunan Kereta Cepat Whoosh tidak bisa semata-mata diukur dari sisi untung-rugi finansial. Infrastruktur publik, kata Prabowo, merupakan bagian dari Public Service Obligation (PSO) — tanggung jawab negara dalam menyediakan layanan publik yang modern, efisien, dan layak bagi rakyat.

“Semua transportasi publik di dunia tidak dihitung dari untung-ruginya, tapi dari manfaatnya untuk rakyat,” tegasnya.

Mantan Menteri Pertahanan itu juga menjelaskan bahwa proyek strategis seperti KCIC didanai dari sumber publik, termasuk pajak. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan tidak ada kebocoran dan praktik korupsi dalam pengelolaannya.

“Uang itu dari pajak. Maka kita harus cegah kebocoran, cegah korupsi. Uang rakyat tidak boleh dicuri. Kita kembalikan untuk pelayanan rakyat,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Prabowo pun meminta semua pihak agar tidak menjadikan isu Kereta Cepat Whoosh sebagai alat politik. Ia menegaskan telah mempelajari secara rinci seluruh aspek proyek tersebut dan memastikan kondisinya masih berada dalam koridor aman.

“Jangan dipolitisasi, jangan menari di gendang telinganya orang. Bangsa kita kuat, bangsa kita kaya,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintahan bekerja dengan jujur, efisien, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh lengah dalam mengelola kekayaan negara, serta harus mampu mencari sumber-sumber pendapatan baru untuk kemakmuran rakyat.

“Yang penting pemerintah sekarang tidak boleh lengah, tidak boleh dibohongi. Jangan biarkan ada yang mencuri kekayaan negara. Kita harus buktikan bahwa kita bisa menghemat dan mencari sumber-sumber baru untuk kemakmuran rakyat,” tutur Prabowo.

Dengan pernyataan tegas ini, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kereta Cepat Whoosh bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol tanggung jawab negara terhadap pelayanan publik dan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan bangsa.

Editor | Tim Redaksi Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten”

15 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260515 WA0013

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064
Trending Banten