LEBAK, BANTENPOPULER.COM — Upaya manajemen Perumdam Tirta Kalimaya dalam mempercepat penanganan keluhan masyarakat mulai menunjukkan hasil. Sejumlah persoalan pelayanan yang sebelumnya banyak dikeluhkan pelanggan kini disebut telah dapat diminimalisir.
Perbaikan tersebut dilakukan melalui langkah penanganan teknis maupun pembenahan manajemen pelayanan. Salah satu perhatian utama adalah perbaikan jaringan perpipaan yang mengalami gangguan.

Dalam penanganan jaringan, khususnya untuk kebutuhan penggantian pipa, Perumdam Tirta Kalimaya mulai menggunakan pipa stainless pada titik-titik tertentu. Penggunaan material tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan ketahanan jaringan distribusi air kepada pelanggan.
Kinerja penanganan keluhan ini dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam melihat sejauh mana manajemen perusahaan daerah tersebut merespons persoalan di lapangan.
“Alhamdulillah, untuk saat ini keluhan masyarakat sudah bisa diminimalisir. Tentunya ini merupakan hasil kerja manajemen dan jajaran di lapangan,” demikian keterangan yang disampaikan oleh Direktur Perumdam Kalimaya, Ni’matullah terkait perkembangan pelayanan Perumdam Tirta Kalimaya.
Target 33 Ribu Sambungan Pelanggan
Dari sisi cakupan pelayanan, saat ini terdapat sekitar 33 ribu rumah atau pelanggan yang telah tersambung dan terdata dalam pelayanan Perumdam Tirta Kalimaya.
Jumlah tersebut menjadi bagian dari target pelayanan perusahaan untuk memastikan masyarakat yang telah menjadi pelanggan mendapatkan distribusi air secara lebih baik dan berkelanjutan.
Namun demikian, manajemen menyadari masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait persoalan jaringan lama.
Persoalan jaringan perpipaan yang sudah berusia lama tidak bisa diselesaikan secara instan. Dibutuhkan tahapan, anggaran, perencanaan teknis serta penanganan berdasarkan skala prioritas.
“Untuk PR-PR lama masih terus diupayakan. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi tetap diupayakan semampunya agar bisa ditangani dengan cepat,” ungkapnya.
Keluhan Masyarakat Menjadi Evaluasi
Dirut PDAM lebak ini menjelaskan bahwa Penanganan keluhan pelanggan menjadi bagian penting dalam evaluasi pelayanan perusahaan. Gangguan distribusi, persoalan jaringan, hingga kondisi infrastruktur perpipaan menjadi pekerjaan yang harus terus mendapatkan perhatian.
Dengan jumlah pelanggan yang mencapai sekitar 33 ribu rumah, tantangan pelayanan Perumdam Tirta Kalimaya tentu tidak ringan. Setiap gangguan pada jaringan dapat berdampak langsung terhadap masyarakat yang bergantung pada pasokan air bersih.
Karena itu, percepatan respons terhadap laporan masyarakat menjadi salah satu kunci agar persoalan tidak berkembang menjadi keluhan yang lebih luas.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat responsif ketika terjadi gangguan, tetapi dibarengi dengan pembenahan jaringan secara bertahap dan terencana.
Penggunaan pipa yang lebih tahan, termasuk pipa stainless pada penanganan tertentu, diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi gangguan jaringan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Dengan masih adanya sejumlah PR lama, publik kini menunggu konsistensi manajemen Perumdam Tirta Kalimaya dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Kecepatan merespons keluhan, transparansi program serta kemampuan memperbaiki jaringan akan menjadi ukuran penting terhadap kualitas pelayanan perusahaan air minum milik daerah tersebut.
(Redaksi bantenpopuler.com)
Editor: Yudistira












































