Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Banten

Fasilitas Rawat Inap Puskesmas Ciomas Dinilai Belum Maksimal

badge-check


					Foto dr. Crish Dewanto Kepala Puskesmas Ciomas Perbesar

Foto dr. Crish Dewanto Kepala Puskesmas Ciomas

SERANG, Bantenpopuler.com – Sejumlah warga Kecamatan Ciomas mengeluhkan keterbatasan fasilitas rawat inap di Puskesmas Ciomas. Pasalnya, puskesmas yang menjadi rujukan bagi tiga kecamatan, yakni Ciomas, Pabuaran, dan Padarincang itu, hanya memiliki lima tempat tidur (bed) untuk pasien rawat inap.

 

design4223

Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan jumlah pasien yang datang, terutama pada musim pancaroba ketika kasus penyakit meningkat. Selain terbatasnya jumlah bed, warga juga menyoroti belum adanya pemisahan ruang rawat inap antara pasien laki-laki, perempuan, dan anak-anak.

 

“Pelayanan di Puskesmas Ciomas sebenarnya sudah bagus, petugasnya juga cepat tanggap. Tapi fasilitas rawat inapnya kurang maksimal. Kami berharap ada penambahan ruang dan pemisahan kamar pasien,” ujar salah seorang warga Ciomas yang enggan disebutkan namanya, Kamis (9/10/2025).

 

Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, masyarakat mengapresiasi sikap tenaga kesehatan di puskesmas yang tetap melayani dengan baik setiap pasien yang datang untuk berobat.

 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ciomas, Dokter Chris Dewanto, membenarkan bahwa jumlah tempat tidur untuk pasien rawat inap saat ini masih terbatas.

 

“Memang betul, saat ini kami hanya memiliki lima bed untuk rawat inap. Jadi kalau jumlah pasien meningkat, kami sering kewalahan karena ruangnya tidak mencukupi,” ujar Dokter Chris Dewanto saat dihubungi wartawan.

 

Menurutnya, kondisi tersebut sudah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Serang untuk menjadi perhatian ke depan. Terlebih, jumlah pasien di Puskesmas Ciomas terus meningkat setiap tahunnya.

 

“Kami tetap berupaya memberikan pelayanan prima meskipun dengan keterbatasan fasilitas. Mudah-mudahan ke depan bisa ada penambahan ruang rawat inap agar masyarakat dapat terlayani lebih optimal,” tuturnya.

 

Puskesmas Ciomas merupakan salah satu puskesmas yang melayani masyarakat di wilayah Serang bagian selatan dan menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar bagi warga dari tiga kecamatan di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

23 Juni 2026 - 16:03 WIB

Deretan truk pengangkut material tambang galian C melintas di jalan Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, yang menjadi sorotan aktivis karena dinilai mengabaikan keselamatan pengguna jalan

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

DPW Badak Banten Siap Kawal Program Bang Andra Pemprov Banten

18 Mei 2026 - 06:34 WIB

Screenshot 20260518 133330 ChatGPT
Trending Daerah