Menu

Mode Gelap
Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

berita

Bupati Serang Bungkam, Aspirasi Warga Soal RS Hermina Tak Tersalurkan

badge-check


					Bupati Serang Bungkam, Aspirasi Warga Soal RS Hermina Tak Tersalurkan Perbesar

Serang, bantenpopuler.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pamungkas Banten kembali menggelar aksi di depan Kantor Bupati Serang, Rabu (1/10/2025). Mereka menyoroti dugaan buruknya pelayanan di RS Hermina Ciruas, yang belakangan menuai protes setelah meninggalnya balita berusia tiga tahun, Umar Ayasy.

Dalam orasinya, Babay Muhedi, koordinator aksi, menegaskan banyak peserta BPJS Kesehatan mengeluhkan pelayanan RS Hermina. Ia menilai pihak rumah sakit lalai dan tidak menjalankan kode etik pelayanan sebagaimana mestinya.

design4223

“Petugas RS Hermina seharusnya menjunjung tinggi kode etik, memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, serta mengedepankan komunikasi yang sopan. Prinsipnya jelas: semua peserta JKN berhak mendapat layanan yang adil dan berkualitas,” tegas Babay di tengah orasi.

Ia menambahkan, tenaga medis wajib mengutamakan keselamatan pasien dengan mematuhi standar operasional (SOP) dan bekerja secara profesional, bukan sebaliknya.

Dalam aksi tersebut, massa membawa tiga tuntutan keras:

1. Mendesak Bupati Serang dan BPJS Kesehatan segera memutus kerja sama (MoU) dengan RS Hermina Ciruas.

2. Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan malpraktik yang menyebabkan meninggalnya balita Umar Ayasy.

3. Menuntut Pemkab Serang mencabut izin operasional RS Hermina bila terbukti melanggar aturan pelayanan kesehatan.

Namun, massa aksi pulang dengan rasa kecewa. Hingga aksi bubar, tak satu pun pejabat Pemkab maupun Bupati Serang turun menemui warga.

“Kami pastikan akan turun lagi dengan massa lebih besar. Aksi jilid III akan kami gelar bersama koalisi organisasi di Banten bila aspirasi ini tetap diabaikan,” tutup Babay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Bahagia Belum Sampai ke Dapur Rakyat: Satu Tahun Menunggu Janji Kampanye Ratu Zakiyah

1 Mei 2026 - 08:36 WIB

IMG 20260501 WA0011

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021

Tambang Ilegal Mengamuk di Gunung Pinang, AMMCB Murka: Ada ‘Main Mata’?

25 April 2026 - 08:26 WIB

Screenshot 20260425 151721 ChatGPT

Deki Setiawan Diisolasi di Sel Maximum Security, Baralak Nusantara: Ini Bukan Pembinaan, Ini Dugaan Pelanggaran HAM

23 April 2026 - 23:58 WIB

Ilustrasi narapidana di dalam sel maximum security dengan latar kolase elemen berita, dokumen hukum, dan headline, disertai cap air “BANTEN POPULER” yang menyoroti kasus Deki Setiawan.

Sidang Praperadilan Temi J. Putra di PN Tangerang Ditunda, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kejanggalan Administratif

22 April 2026 - 10:58 WIB

Screenshot 20260422 175708 Gallery
Trending berita