Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

berita

Bupati Serang Bungkam, Aspirasi Warga Soal RS Hermina Tak Tersalurkan

badge-check


					Bupati Serang Bungkam, Aspirasi Warga Soal RS Hermina Tak Tersalurkan Perbesar

Serang, bantenpopuler.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pamungkas Banten kembali menggelar aksi di depan Kantor Bupati Serang, Rabu (1/10/2025). Mereka menyoroti dugaan buruknya pelayanan di RS Hermina Ciruas, yang belakangan menuai protes setelah meninggalnya balita berusia tiga tahun, Umar Ayasy.

Dalam orasinya, Babay Muhedi, koordinator aksi, menegaskan banyak peserta BPJS Kesehatan mengeluhkan pelayanan RS Hermina. Ia menilai pihak rumah sakit lalai dan tidak menjalankan kode etik pelayanan sebagaimana mestinya.

design4223

“Petugas RS Hermina seharusnya menjunjung tinggi kode etik, memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, serta mengedepankan komunikasi yang sopan. Prinsipnya jelas: semua peserta JKN berhak mendapat layanan yang adil dan berkualitas,” tegas Babay di tengah orasi.

Ia menambahkan, tenaga medis wajib mengutamakan keselamatan pasien dengan mematuhi standar operasional (SOP) dan bekerja secara profesional, bukan sebaliknya.

Dalam aksi tersebut, massa membawa tiga tuntutan keras:

1. Mendesak Bupati Serang dan BPJS Kesehatan segera memutus kerja sama (MoU) dengan RS Hermina Ciruas.

2. Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan malpraktik yang menyebabkan meninggalnya balita Umar Ayasy.

3. Menuntut Pemkab Serang mencabut izin operasional RS Hermina bila terbukti melanggar aturan pelayanan kesehatan.

Namun, massa aksi pulang dengan rasa kecewa. Hingga aksi bubar, tak satu pun pejabat Pemkab maupun Bupati Serang turun menemui warga.

“Kami pastikan akan turun lagi dengan massa lebih besar. Aksi jilid III akan kami gelar bersama koalisi organisasi di Banten bila aspirasi ini tetap diabaikan,” tutup Babay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT
Trending Banten