Menu

Mode Gelap
Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum

Banten

Abah Elang Mangkubumi: Banten Tidak Butuh Dakwah Pemecah Belah

badge-check


					Menjelang rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Pandeglang pada 19 Oktober mendatang, tokoh spiritual Banten, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan pernyataan tegas agar masyarakat tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh bentuk dakwah yang bersifat provokatif dan memecah belah umat. Perbesar

Menjelang rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Pandeglang pada 19 Oktober mendatang, tokoh spiritual Banten, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan pernyataan tegas agar masyarakat tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh bentuk dakwah yang bersifat provokatif dan memecah belah umat.

Bantenpopuler.com— Menjelang rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Pandeglang pada 19 Oktober mendatang, tokoh spiritual Banten, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan pernyataan tegas agar masyarakat tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh bentuk dakwah yang bersifat provokatif dan memecah belah umat.

Dalam pernyataannya yang diterima redaksi Bantenpopuler, Abah Elang menegaskan bahwa Banten adalah tanah ulama dan pejuang, yang menjunjung tinggi nilai akhlak, persaudaraan, dan kedamaian.

design4223

“Saya menolak dengan tegas setiap bentuk dakwah yang bersifat provokatif, menimbulkan kebencian, dan memecah persatuan umat. Dakwah bukanlah alat untuk menebar amarah, melainkan jalan untuk menumbuhkan kasih dan kearifan,” ujar Abah Elang Mangkubumi, pimpinan Majelis Dzikir Padepokan Bumi Alit Padjadjaran.

 

Ia juga mengingatkan bahwa Banten dikenal sebagai wilayah yang cinta ketenangan, bukan panggung untuk kemarahan. Menurutnya, masyarakat Banten harus menyambut setiap kegiatan keagamaan dengan sikap teduh dan penuh kebijaksanaan.

 

“Kami menghormati dakwah yang membawa kebaikan dan keteduhan, tetapi menolak cara-cara yang menimbulkan fitnah, mengadu domba, atau meresahkan masyarakat,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Abah Elang menyampaikan bahwa dakwah sejati adalah cermin akhlak, bukan wadah amarah. Dakwah yang benar, kata dia, mengajak manusia kepada kebaikan dengan kelembutan, bukan dengan teriakan yang menakutkan.

 

Dalam pesannya kepada masyarakat, Abah Elang mengajak seluruh warga Banten untuk menjaga ketenangan dan persaudaraan, tidak mudah terprovokasi oleh ujaran yang menyesatkan,

Mendukung aparat penegak hukum agar kegiatan keagamaan berlangsung tertib dan bermartabat.

“Mari kita jaga bersama marwah dakwah dan kehormatan Banten. Kita buktikan bahwa ketegasan tidak harus disertai kemarahan, dan bahwa kedamaian adalah wujud tertinggi dari kekuatan,” tutupnya dengan penuh hikmah.

Editor: Sapnudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Bahagia Belum Sampai ke Dapur Rakyat: Satu Tahun Menunggu Janji Kampanye Ratu Zakiyah

1 Mei 2026 - 08:36 WIB

IMG 20260501 WA0011

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021

Tambang Ilegal Mengamuk di Gunung Pinang, AMMCB Murka: Ada ‘Main Mata’?

25 April 2026 - 08:26 WIB

Screenshot 20260425 151721 ChatGPT

Deki Setiawan Diisolasi di Sel Maximum Security, Baralak Nusantara: Ini Bukan Pembinaan, Ini Dugaan Pelanggaran HAM

23 April 2026 - 23:58 WIB

Ilustrasi narapidana di dalam sel maximum security dengan latar kolase elemen berita, dokumen hukum, dan headline, disertai cap air “BANTEN POPULER” yang menyoroti kasus Deki Setiawan.
Trending Banten