Cibadak, Lebak – Umsaroh, S.Pd tampil sebagai salah satu kandidat Ketua PGRI Cabang Kecamatan Cibadak dengan membawa semangat pembaruan organisasi yang lebih mandiri, bermartabat, dan dinamis.
Saat ini, Umsaroh menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 1 Bojongleles. Ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara K3S Kecamatan Cibadak. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami kebutuhan guru serta dinamika organisasi pendidikan di tingkat kecamatan.

Dalam pencalonannya, Umsaroh mengusung visi:
“Terwujudnya PGRI Cabang Cibadak sebagai organisasi profesi yang mandiri, bermartabat, dan dinamis dalam meningkatkan profesionalisme serta kesejahteraan pendidik menuju pendidikan yang unggul di Kecamatan Cibadak.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah misi strategis, yaitu:
Pertama, Transformasi Kompetensi, dengan meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan inovatif serta adaptasi terhadap teknologi pendidikan terkini.
Kedua, Solidaritas Organisasi, dengan mempererat persatuan dan kebersamaan antaranggota di seluruh ranting di Kecamatan Cibadak.
Ketiga, Advokasi Pendidik, melalui upaya memberikan perlindungan hukum, rasa aman, serta memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru.
Keempat, Kemitraan Strategis, dengan membangun kerja sama yang harmonis bersama pemerintah kecamatan, dinas pendidikan, dan masyarakat.
Kelima, Layanan Prima, melalui peningkatan tata kelola organisasi agar lebih efektif, cepat, dan tepat dalam melayani kebutuhan anggota.
Selain misi, Umsaroh juga menetapkan sejumlah tujuan utama, di antaranya meningkatkan etika profesi guru, mendorong pemerataan akses pengembangan kompetensi, memperkuat peran kolektif organisasi, serta memastikan keberlanjutan program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan siswa di Kecamatan Cibadak.
Di luar perannya sebagai pendidik, Umsaroh juga dikenal sebagai pelopor pemberdayaan UMKM di Kabupaten Lebak. Ia aktif mendorong masyarakat di Kampung Pancur, Desa Bojongleles, untuk mengembangkan kerajinan kain batik khas Lebak.
Inisiatif tersebut tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.
Dengan latar belakang kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta kepedulian terhadap masyarakat, Umsaroh dinilai sebagai figur yang mampu membawa PGRI Cibadak menjadi organisasi yang lebih kuat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.
Pencalonannya pun mendapat perhatian dari kalangan pendidik yang berharap hadirnya kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan serta memperjuangkan kesejahteraan guru secara nyata. (Red)
Editor: Yudistira














