Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Banten

Baru Rampung, Ruas Jalan Maja–Citeras Kembali Rusak, Aktivis Soroti Kualitas Proyek Rp5,8 Miliar

badge-check

Ketua Umum Baralak Nusantara, Yudistra, menyoroti kondisi Ruas Jalan Maja–Citeras yang diduga mengalami kerusakan meski proyek rekonstruksi baru selesai dilaksanakan melalui APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025. (Gambar: Dok, Bantenpopuler.com)Perbesar

Ketua Umum Baralak Nusantara, Yudistra, menyoroti kondisi Ruas Jalan Maja–Citeras yang diduga mengalami kerusakan meski proyek rekonstruksi baru selesai dilaksanakan melalui APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025. (Gambar: Dok, Bantenpopuler.com)

BANTEN | Bantenpopuler.com — Ruas Jalan Maja–Citeras yang baru saja direkonstruksi melalui program Pemerintah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025, kini kembali menuai sorotan. Pasalnya, di sejumlah titik badan jalan sudah tampak retak, pecah, bahkan mengelupas hingga memperlihatkan agregat di permukaan.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan Rekonstruksi Ruas Jalan Maja–Citeras yang dilaksanakan oleh CV Naga Hitam Kusuma dengan nilai kontrak sebesar Rp5,8 miliar lebih dan sumber dana dari APBD Provinsi Banten TA 2025.

Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi Nusantara (Baralak Nusantara), Yudistra, menilai kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat pengawas.

Ketua Umum Baralak Nusantara berdiri di depan papan proyek Rekonstruksi Jalan Maja–Citeras dengan latar kondisi jalan retak dan rusak.
Kolase menunjukkan retak dan pecah pada badan jalan beton yang diduga terjadi tak lama setelah proyek rekonstruksi selesai.

“Kami sangat menyayangkan, proyek yang baru selesai dikerjakan sudah kembali mengalami kerusakan di beberapa titik. Ini harus menjadi evaluasi menyeluruh, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun pengawasan teknis di lapangan,” tegas Yudistra. (25/02/2026).

Ia menambahkan, kerusakan dini pada proyek infrastruktur jalan tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Anggaran yang digunakan bukan kecil, ini uang rakyat. Maka kualitas pekerjaan harus benar-benar sesuai spesifikasi teknis. Jika ditemukan ketidaksesuaian, kami meminta dilakukan audit dan uji mutu secara transparan,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan dari konsultan maupun dinas terkait harus dievaluasi agar kejadian serupa tidak terus berulang pada proyek-proyek berikutnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi resmi terkait penyebab kerusakan dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.

Masyarakat pun berharap adanya perbaikan segera agar ruas Jalan Maja–Citeras kembali layak dan aman dilalui, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung antarwilayah di Kabupaten Lebak dan sekitarnya.

Ia mendesak agar instansi terkait segera memberikan klarifikasi resmi kepada publik, sekaligus melakukan langkah perbaikan konkret dan transparan.

Bantenpopuler.com menilai, proyek infrastruktur yang dibiayai APBD harus menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan mutu pekerjaan. Evaluasi menyeluruh menjadi langkah mendesak guna memastikan kejadian serupa tidak terulang pada proyek-proyek berikutnya.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

SPBU Jaura Jalan Siliwangi Tak Bisa Layani Konsumen, Aktivis Desak Pengawasan dan Evaluasi

27 Okt 2026 - 19:24 WIB

SPBU Jaura Jalan Siliwangi Tak Bisa Layani Konsumen, Aktivis Desak Pengawasan dan Evaluasi

Bakti Pemuda Daerah 2026 Kolaborasikan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa

27 Okt 2026 - 15:23 WIB

Bakti Pemuda Daerah 2026 Kolaborasikan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa

Tagihan Rp3 Juta yang Tak Diakui Nasabah PNM Mekaar: Jejak Data Lama, Bukti Pencairan yang Dipertanyakan

27 Okt 2026 - 12:34 WIB

Tagihan Rp3 Juta yang Tak Diakui Nasabah PNM Mekaar: Jejak Data Lama, Bukti Pencairan yang Dipertanyakan

Di Duga Mandor Disebut Tidur Saat Pekerjaan Berlangsung, Pengawasan Proyek di Prepedan Dalam Dipertanyakan

27 Okt 2026 - 10:57 WIB

Di Duga Mandor Disebut Tidur Saat Pekerjaan Berlangsung, Pengawasan Proyek di Prepedan Dalam Dipertanyakan

PUPR Lebak Jelaskan Status Jalan Cileles-Gunungkencana, Tak Masuk Kontrak Perbaikan 2026

26 Okt 2026 - 11:13 WIB

PUPR Lebak Jelaskan Status Jalan Cileles-Gunungkencana, Tak Masuk Kontrak Perbaikan 2026

Santri Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 21 Medali di Kejuaraan Pencak Santri se-Banten 2026

26 Okt 2026 - 09:43 WIB

Santri Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 21 Medali di Kejuaraan Pencak Santri se-Banten 2026

IMALA PC Serang Raya Resmi dilantik, Indra Ajak Kader Perkuat Solidaritas dan Gerakan Perubahan

25 Okt 2026 - 07:56 WIB

IMALA PC Serang Raya Resmi dilantik, Indra Ajak Kader Perkuat Solidaritas dan Gerakan Perubahan

BAZNAS Banten Perkuat Kolaborasi dengan Lembaga Jasa Keuangan di Pasar Keuangan Rakyat

24 Okt 2026 - 12:08 WIB

BAZNAS Banten Perkuat Kolaborasi dengan Lembaga Jasa Keuangan di Pasar Keuangan Rakyat
Trending Banten