Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

Hukrim

Skandal Dugaan Aborsi Ilegal di Pandeglang, Praktik Bidan di Cipacung Diduga Libatkan Siswi SMA

badge-check


					Skandal Dugaan Aborsi Ilegal di Pandeglang, Praktik Bidan di Cipacung Diduga Libatkan Siswi SMA Perbesar

PANDEGLANG,- Skandal dugaan praktik aborsi ilegal kembali mencuat di Kabupaten Pandeglang. Seorang bidan praktik berinisial N, yang berlokasi di Kampung Cipacung, diduga kuat terlibat dalam tindakan aborsi ilegal yang disebut-sebut melibatkan seorang siswi SMA (T)  di wilayah kabupaten Lebak.

Informasi tersebut diperoleh awak media dari hasil wawancara dengan seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Narasumber mengungkapkan bahwa dugaan praktik aborsi ilegal tersebut baru diketahuinya sekitar lima hari yang lalu.

design4223

“Baru sekitar lima hari yang lalu saya dapat info ada salah seorang siswa kelas dua SMA dari salah satu sekolah di Cimarga yang melakukan aborsi di sana,” ujar sumber kepada awak media.

Masih menurut sumber, pelaku aborsi yang diketahui masih duduk di bangku sekolah menengah atas tersebut diduga menjalani praktik aborsi ilegal itu pada malam Jumat, tanggal 2 Januari 2026.

Tindakan tersebut diduga dilakukan di tempat praktik bidan berinisial N di wilayah Cipacung, Pandeglang.

“Dengar-dengar sih biayanya sekit⁸ar enam jutaan,” lanjutnya.

Dugaan ini memicu keprihatinan serius dari berbagai kalangan, mengingat praktik aborsi ilegal merupakan tindak pidana yang melanggar hukum serta berpotensi membahayakan keselamatan korban, terlebih jika melibatkan anak di bawah umur.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak bidan berinisial N belum memberikan klarifikasi resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan, serta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang dan aparat penegak hukum guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Redaksi menegaskan bahwa pemberitaan ini disampaikan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, serta sebagai bentuk kontrol sosial agar pihak berwenang segera melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional.

editor: Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

IMALA Demo Kenaikan Dana Reses 22,8 Persen di DPRD Lebak, Soroti Krisis Empati Wakil Rakyat

4 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mahasiswa IMALA berorasi di depan gerbang DPRD Lebak saat aksi penolakan kenaikan dana reses, dengan latar spanduk kritik dan aksi pembakaran bebegig

Dugaan Korupsi Pengadaan Interactive Flat Panel Menguat, BPI KPNPA RI Siapkan Aksi ke Kejati Banten

4 Maret 2026 - 08:43 WIB

BPI KPNPA RI Banten akan laporkan dugaan korupsi pengadaan Interactive Flat Panel Rp43 miliar ke Kejati Banten

BARALAK Siap Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pungutan Rp10–15 Juta per Dokumen di Dinas LHK Banten Disorot Tajam

27 Februari 2026 - 11:42 WIB

Tampak depan Kantor DLHK Provinsi Banten dengan latar pepohonan hijau, dilengkapi headline “Somasi tidak digubris, Baralak siapkan langkah hukum” serta subjudul dugaan pungutan Rp10–15 juta per dokumen.

Dua Proyek APBD Banten Akan di Laporkan Aktivis ke APH, Baralak: Infrastruktur Bermasalah Ancam Keselamatan Publik

26 Februari 2026 - 07:33 WIB

Dua Proyek APBD Banten Disorot Aktivis Antikorupsi

Baru Rampung, Ruas Jalan Maja–Citeras Kembali Rusak, Aktivis Soroti Kualitas Proyek Rp5,8 Miliar

24 Februari 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum Baralak Nusantara berdiri di depan papan proyek Rekonstruksi Jalan Maja–Citeras dengan latar kondisi jalan retak dan rusak.
Trending Banten