Menu

Mode Gelap
Aksi GAMPAR Mengguncang Lebak, Dugaan Korupsi UPK-BUMDesma Diminta Dibongkar Tanpa Tebang Pilih Diduga Ada “Pemenang Langganan”, Baralak DPW Banten Minta Tender Proyek Dindik Banten Diaudit GAMPAR Kepung Inspektorat dan Kejari Lebak Besok, Soroti Dugaan Tebang Pilih Penanganan Kasus UPK-BUMDesma 5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

berita

PBNU 2025–2026: Etika Jam’iyyah di Tengah Ujian Kedewasaan

badge-check


					PBNU 2025–2026: Etika Jam’iyyah di Tengah Ujian Kedewasaan Perbesar

SERANG | Bantenpopuler.com — Tahun 2025 menjadi fase penting dalam perjalanan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Bukan karena melemahnya daya hidup jam’iyyah, tetapi karena dinamika internal organisasi tampil ke ruang publik dengan intensitas yang menguji kematangan kolektif kepemimpinan NU.

Yang diuji bukan sekadar kekuatan struktur organisasi, melainkan keluhuran etika kepemimpinan. Bukan hanya kecakapan prosedural, tetapi kebijaksanaan dalam mengelola perbedaan.

design4223

Dalam organisasi sebesar NU, perbedaan pandangan merupakan keniscayaan sejarah. Namun, pengalaman sepanjang 2025 menunjukkan bahwa ketika perbedaan tidak lagi ditata dengan adab musyawarah, kegaduhan menggantikan hikmah. Pada titik ini, persoalan tidak berhenti pada tata kelola, melainkan berubah menjadi kegelisahan moral umat.

Rasulullah ﷺ mengingatkan:

“Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam segala urusan.” (HR. Muslim)

Hadis tersebut bukan sekadar nasihat personal, tetapi fondasi kepemimpinan sosial. Kelembutan merupakan kecakapan mengelola perbedaan tanpa merusak persaudaraan. Ketika nilai ini terlepas dari cara berorganisasi, yang tersisa adalah ketegangan yang sulit disembuhkan.

Para masyayikh pendiri NU telah meletakkan pagar adab tersebut sejak awal. Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari menegaskan:

«وَالأَدَبُ فَوْقَ العِلْمِ»

Adab itu lebih tinggi daripada ilmu.

Dalam pandangan Rais Akbar NU itu, ilmu, jabatan, dan keputusan hanya bernilai jika ditopang adab. Tanpa adab, kebenaran dapat menjelma sumber perpecahan.

KH. Abdul Wahab Hasbullah juga menegaskan bahwa, “Perbedaan itu rahmat, selama dijaga dalam persaudaraan.” Sementara KH. Bisri Mustofa mengingatkan, “Aja rumangsa paling bener, yen pengin slamet urip bebarengan.”

Memasuki 2026, PBNU berada pada persimpangan penting. Umat tidak sekadar menunggu percepatan agenda, melainkan kedewasaan kolektif, tanda-tanda islah, rekonsiliasi batin, dan kelapangan jiwa bahwa NU jauh lebih besar daripada kepentingan siapa pun yang sedang mengelolanya.

Rasulullah ﷺ kembali menegaskan:

“Tidaklah kelembutan ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut kelembutan dari sesuatu kecuali akan merusaknya.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi cermin bagi PBNU di ambang 2026. Jika kelembutan kembali menjadi napas kepemimpinan, perbedaan akan menemukan jalannya menuju hikmah, dan keputusan akan kembali dipercaya karena dilahirkan dari adab.

NU akan tetap menjadi jangkar keislaman dan kebangsaan selama para pengembannya mengingat amanah dasar: jam’iyyah ini bukan ruang perebutan kuasa, melainkan titipan peradaban yang hanya dapat dirawat dengan adab, kesabaran, dan kebesaran jiwa.

Editor | Abah Elang Mangkubumi

Dewan Khos PP PSNU Pagar Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Aktivis Baralak Nusantara Desak Dugaan Pencatutan Nama Media oleh Oknum Kepsek di Lebak Diusut Tuntas

1 Juni 2026 - 15:26 WIB

Screenshot 20260601 222447 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten”

15 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260515 WA0013

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201
Trending Advetorial