Menu

Mode Gelap
Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar Koalisi Aktivis Lebak Bersatu Surati ESDM Banten, Minta Audiensi dan Verifikasi Lapangan Terkait Galian Tanah Cadas di Desa Paja IMALA Soroti Dugaan Markup Program MBG di Lebak, Desak Audit dan Ingatkan Tanggung Jawab Korwil

Ekonomi

Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

badge-check


					Umsaroh pengrajin batik khas Lebak sekaligus ASN di Dinas Pendidikan Lebak/ Istimewa Perbesar

Umsaroh pengrajin batik khas Lebak sekaligus ASN di Dinas Pendidikan Lebak/ Istimewa

LEBAK | Bantenpopuler.com – Perjalanan hidup seseorang sering kali dimulai dari langkah kecil yang penuh kesabaran dan kerja keras. Hal itu tercermin dari kisah Umsaroh, perempuan asal Kampung Pancur, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, yang berhasil menapaki perjalanan karier hingga menjadi figur inspiratif di dunia pendidikan sekaligus pelaku UMKM batik lokal.

Karier Umsaroh di dunia pendidikan bermula dari posisi guru bantu. Dalam keterbatasan yang ada, ia tetap menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan komitmen terhadap pendidikan.

design4223

Keteguhan dan konsistensinya dalam mengabdi akhirnya membuahkan hasil. Seiring waktu, Umsaroh dipercaya menjadi guru tetap, hingga akhirnya diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga pendidik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.

Di lingkungan kerja maupun masyarakat, Umsaroh dikenal sebagai sosok yang rendah hati, ramah, dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Sikap tersebut membuatnya memiliki hubungan yang harmonis dengan rekan kerja, para siswa, serta masyarakat di sekitarnya.

Di tengah kesibukannya sebagai tenaga pendidik, Umsaroh juga menunjukkan jiwa kreatif dan semangat kewirausahaan. Ia mulai mengembangkan usaha di bidang kerajinan batik, yang kemudian melahirkan UMKM Batik Canting Kabupaten Lebak.

Tak disangka, karya batik yang dihasilkannya mendapat sambutan positif dari masyarakat. Motif batik yang memiliki ciri khas tersendiri membuat produk tersebut diminati berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga sejumlah tokoh dan pejabat di Kabupaten Lebak.

Seiring waktu, usaha batik yang dikelola Umsaroh semakin dikenal sebagai salah satu produk kreatif lokal yang memiliki nilai seni serta identitas khas daerah.

Dalam perjalanan kariernya di dunia pendidikan, dedikasi Umsaroh kembali mendapat kepercayaan. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Bojongleles 1, yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya di Kampung Pancur.

Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan komitmennya dalam dunia pendidikan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Tidak hanya aktif di lingkungan sekolah, Umsaroh juga terlibat dalam organisasi pendidikan. Saat ini ia dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cibadak, yang berperan penting dalam koordinasi dan peningkatan kualitas pendidikan di tingkat kecamatan.

Menariknya, dinamika organisasi profesi guru di wilayah Cibadak juga mulai melirik sosoknya. Berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan pendidik, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PGRI Kecamatan Cibadak mendatang, nama Umsaroh disebut-sebut sebagai salah satu figur yang berpotensi maju sebagai calon Ketua PGRI Kecamatan Cibadak.

Jika hal tersebut terealisasi, langkah tersebut akan menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya yang lebih luas, tidak hanya sebagai tenaga pendidik tetapi juga sebagai penggerak organisasi profesi guru.

Bagi masyarakat di sekitarnya, kisah perjalanan Umsaroh menjadi bukti bahwa ketekunan, kerja keras, serta kemauan untuk terus berkembang mampu membuka berbagai peluang dalam kehidupan.

Dari seorang gadis kampung yang memulai karier sebagai guru bantu, kini ia dikenal sebagai kepala sekolah, penggerak organisasi pendidikan, sekaligus pelaku UMKM kreatif yang memberi inspirasi bagi masyarakat di Kabupaten Lebak.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Potensi Pemborosan Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp1,75 Triliun per Pekan, Celios Desak Evaluasi Total

8 Maret 2026 - 06:58 WIB

Ilustrasi makanan program Makan Bergizi Gratis yang tidak dikonsumsi siswa, terkait temuan Celios tentang potensi pemborosan anggaran hingga Rp1,75 triliun per minggu.

Jurus Likuiditas Gagal, KAMMI Minta Presiden Evaluasi Menteri Keuangan Purbaya

7 Januari 2026 - 09:31 WIB

IMG 20260107 WA0028

Lebak Target Jadi Sentra Domba pada 2027, Disnakkeswan: Populasi Terus Tumbuh

25 November 2025 - 06:35 WIB

Screenshot 20251125 131208

Menkeu Purbaya Tegas Tolak Rencana Tax Amnesty Jilid III

21 September 2025 - 09:58 WIB

Menkeu Purbaya
Trending Nasional