Menu

Mode Gelap
Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

Headline

Ribuan Guru Madrasah Swasta di Lebak Akan Demo Pemkab dan DPRD, Tuntut Keadilan Anggaran

badge-check


					Ribuan guru madrasah swasta di Kabupaten Lebak bersiap menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Pemkab dan DPRD Lebak pada 3 November 2025, menuntut perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru madrasah. bantenpopuler.com Perbesar

Ribuan guru madrasah swasta di Kabupaten Lebak bersiap menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Pemkab dan DPRD Lebak pada 3 November 2025, menuntut perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru madrasah. bantenpopuler.com

LEBAK – bantenpopuler.com Ribuan guru madrasah swasta di Kabupaten Lebak, Banten, berencana menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dan DPRD Lebak pada Senin, 3 November 2025 mendatang.

Aksi yang diprakarsai oleh Madrasah Center Kabupaten Lebak (MDC of Lebak) bersama Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Kabupaten Lebak) ini merupakan bentuk protes atas minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik madrasah swasta.

Koordinator aksi, Jonaedi Desky, menyampaikan bahwa dalam aksi nanti para guru akan membawa keranda mayat sebagai simbol matinya keadilan bagi guru madrasah swasta di Lebak.

design4223

“Unjuk rasa ini untuk menuntut keadilan dan perhatian pemerintah daerah. Selama ini kami sering kali luput dari perhatian anggaran,” ujar Jonaedi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).

2.000 Guru Akan Turun ke Jalan

Aksi akan dimulai pukul 13.00 WIB dengan dua titik utama, yakni di depan Kantor Bupati Lebak dan Kantor DPRD Lebak.
Diperkirakan sekitar 2.000 guru madrasah swasta dari berbagai jenjang — mulai RA, MI hingga MTs — akan bergabung dalam aksi tersebut.

Tuntutan utama para guru adalah alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Lebak untuk insentif guru madrasah swasta, yang selama ini dinilai diabaikan.

Para peserta aksi berharap langkah ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membuka ruang dialog.
“Kami berharap aksi ini berjalan tertib, damai, dan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membuka mata terhadap kesejahteraan guru madrasah,” tegas Jonaedi.

Penyelenggara aksi memastikan bahwa tembusan surat pemberitahuan unjuk rasa telah disampaikan kepada Bupati Lebak, Ketua DPRD Lebak, Kepala Kemenag Lebak, serta seluruh guru madrasah swasta se-Kabupaten Lebak.


Catatan Redaksi Bantenpopuler.com

Rencana aksi ini menjadi sinyal kuat keresahan guru madrasah di daerah. Minimnya perhatian anggaran dari pemerintah daerah dinilai mencerminkan lemahnya komitmen terhadap sektor pendidikan keagamaan. Publik menunggu langkah nyata Pemkab Lebak dalam menanggapi aspirasi ini sebelum aksi turun ke jalan pada 3 November mendatang.

editor: Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har

9 Mei 2026 - 02:22 WIB

Barang bukti ratusan butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres Lebak di Kecamatan Banjarsari

AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten

5 Mei 2026 - 12:20 WIB

Screenshot 20260505 191902 ChatGPT

AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum

4 Mei 2026 - 07:42 WIB

Ilustrasi aktivitas tambang batu dengan alat berat dan truk di jalan rusak berlumpur, disertai visual protes masyarakat terhadap kerusakan lingkungan dan dugaan pembiaran hukum

Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

4 Mei 2026 - 06:53 WIB

Seorang pria mendorong sepeda motor di jalan desa yang rusak dan berlumpur di Guradog, sementara sejumlah siswa sekolah dasar berdiri di pinggir jalan menyaksikan kondisi berbahaya

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021

Tambang Ilegal Mengamuk di Gunung Pinang, AMMCB Murka: Ada ‘Main Mata’?

25 April 2026 - 08:26 WIB

Screenshot 20260425 151721 ChatGPT
Trending Banten