Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Daerah

Satlantas Polres Lebak Intensifkan Penertiban Truk Pasir yang Langgar Jam Operasional, Kedepankan Edukasi sebelum Penindakan

badge-check

Satlantas Polres Lebak Intensifkan Penertiban Truk Pasir yang Langgar Jam Operasional, Kedepankan Edukasi sebelum PenindakanPerbesar

Oleh: Redaksi BantenPopuler.com
Rangkasbitung, Kabupaten Lebak

LEBAK, BANTENPOPULER.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak terus mengintensifkan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bermuatan berat, khususnya truk pengangkut pasir basah yang beroperasi di luar ketentuan jam operasional dan melanggar rambu lalu lintas di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya keluhan masyarakat terkait aktivitas angkutan tambang yang dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas, membahayakan pengguna jalan, serta berpotensi merusak kondisi jalan akibat muatan yang tidak sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan penertiban yang berlangsung di wilayah Rangkasbitung, petugas menghentikan sebuah truk pengangkut pasir basah yang dikemudikan Wineng Kris Malik. Saat dilakukan pemeriksaan, pengemudi mengaku sedang mengangkut pasir basah dari kawasan Maas Citra menuju Cijamat.

“Saya membawa muatan pasir basah dari Maas Citra menuju Cijamat, Pak,” ujar Wineng kepada petugas saat pemeriksaan berlangsung.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Lebak, Ipda Asep Supriadi, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan penertiban tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Menurutnya, operasi penertiban digelar sedikitnya tiga kali dalam sepekan dengan sasaran utama kendaraan angkutan barang yang melanggar aturan, baik terkait jam operasional maupun aspek keselamatan berlalu lintas.

“Kegiatan ini merupakan penertiban rutin yang kami laksanakan sekurang-kurangnya tiga kali dalam seminggu. Langkah ini kami ambil karena banyaknya keluhan dan komplain dari masyarakat mengenai operasional truk angkutan pasir,” kata Ipda Asep kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan Satlantas lebih mengedepankan edukasi dan pembinaan sebelum memberikan sanksi hukum.

Pengemudi yang baru pertama atau kedua kali melakukan pelanggaran akan diberikan teguran serta pemahaman mengenai aturan yang berlaku. Namun, apabila pelanggaran dilakukan secara berulang, kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum.

“Kalau baru sekali atau dua kali melanggar, kami berikan teguran dan edukasi. Tetapi apabila sudah tiga kali melakukan pelanggaran, tentu akan kami lakukan penindakan berupa tilang,” tegasnya.

Penegakan Peraturan Bupati Menjadi Kewenangan Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Asep juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pembagian kewenangan dalam penegakan aturan pembatasan jam operasional angkutan tambang.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa seluruh penindakan terhadap truk tambang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kepolisian. Padahal, pengaturan jam operasional angkutan barang mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) maupun Peraturan Gubernur (Pergub), yang pelaksanaannya menjadi kewenangan Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan bersama satuan tugas terkait.

Kepolisian, lanjutnya, berperan melakukan pendampingan sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas sesuai kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Penegakan Peraturan Bupati ini domain utamanya berada pada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Perhubungan bersama Satgas. Sesuai ketentuan, pemeriksaan angkutan oleh PPNS Dishub memang harus didampingi oleh Kepolisian. Karena banyaknya aduan masyarakat yang masuk kepada kami, Polres Lebak turut aktif melakukan penertiban dan pendampingan di lapangan,” jelasnya.

Imbauan kepada Pelaku Usaha dan Pengemudi

Satlantas Polres Lebak mengimbau seluruh pemilik armada angkutan, perusahaan tambang, serta para pengemudi truk agar mematuhi ketentuan jam operasional yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Selain itu, pengusaha dan sopir juga diminta memastikan muatan diangkut sesuai standar keselamatan, tidak melebihi kapasitas, serta tidak menyebabkan material tercecer di badan jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kepolisian berharap kepatuhan seluruh pihak terhadap regulasi yang berlaku dapat menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman, sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan maupun konflik sosial akibat operasional kendaraan angkutan tambang di Kabupaten Lebak..

Editor: Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong Enam Penghargaan di MOMB 2026 Tingkat Provinsi Banten

31 Okt 2026 - 12:52 WIB

Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong Enam Penghargaan di MOMB 2026 Tingkat Provinsi Banten

Bakti Pemuda Daerah 2026 Resmi Dibuka, 70 Pemuda Siap Mengabdi di Tiga Desa Cipanas

29 Okt 2026 - 11:39 WIB

Bakti Pemuda Daerah 2026 Resmi Dibuka, 70 Pemuda Siap Mengabdi di Tiga Desa Cipanas

*Izasah di tahan perusahaan, FKMS desak Polda Banten usut tuntas dugaan pelanggaran hak pekerja*

28 Okt 2026 - 19:36 WIB

*Izasah di tahan perusahaan, FKMS desak Polda Banten usut tuntas dugaan  pelanggaran hak pekerja*

PT Joy Max Two Segera Dibuka di Rangkasbitung, Target Serap 3.000 Tenaga Kerja Tuai Apresiasi Baralak Nusantara

28 Okt 2026 - 13:41 WIB

PT Joy Max Two Segera Dibuka di Rangkasbitung, Target Serap 3.000 Tenaga Kerja Tuai Apresiasi Baralak Nusantara

SPBU Jaura Jalan Siliwangi Tak Bisa Layani Konsumen, Aktivis Desak Pengawasan dan Evaluasi

27 Okt 2026 - 19:24 WIB

SPBU Jaura Jalan Siliwangi Tak Bisa Layani Konsumen, Aktivis Desak Pengawasan dan Evaluasi

Bakti Pemuda Daerah 2026 Kolaborasikan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa

27 Okt 2026 - 15:23 WIB

Bakti Pemuda Daerah 2026 Kolaborasikan Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa

Di Duga Mandor Disebut Tidur Saat Pekerjaan Berlangsung, Pengawasan Proyek di Prepedan Dalam Dipertanyakan

27 Okt 2026 - 10:57 WIB

Di Duga Mandor Disebut Tidur Saat Pekerjaan Berlangsung, Pengawasan Proyek di Prepedan Dalam Dipertanyakan

Tunaikan Ibadah Umrah, Dewan Medi Juanda S.H. Panjatkan Doa untuk Masyarakat Lebak

27 Okt 2026 - 09:24 WIB

Tunaikan Ibadah Umrah, Dewan Medi Juanda S.H. Panjatkan Doa untuk Masyarakat Lebak
Trending Daerah