Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Banten

Abah Elang Mangkubumi Apresiasi Musyawarah Akbar Lirboyo: Ikhtiar Ulama Menjaga Marwah NU

badge-check

Dewan Khos PP PSNU Pagar Nusa, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para masyayikh, kiai sepuh, dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo atas terselenggaranya Musyawarah Akbar yang dinilai sarat hikmah, keberanian moral, dan tanggung jawab sejarah dalam menjaga keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).Perbesar

Dewan Khos PP PSNU Pagar Nusa, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para masyayikh, kiai sepuh, dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo atas terselenggaranya Musyawarah Akbar yang dinilai sarat hikmah, keberanian moral, dan tanggung jawab sejarah dalam menjaga keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

BANTENPOPULER.COM – Dewan Khos PP PSNU Pagar Nusa, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para masyayikh, kiai sepuh, dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo atas terselenggaranya Musyawarah Akbar yang dinilai sarat hikmah, keberanian moral, dan tanggung jawab sejarah dalam menjaga keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Abah Elang, Musyawarah Akbar Lirboyo bukan sekadar forum organisatoris, melainkan ikhtiar keulamaan untuk menyelamatkan NU dari kemelut internal yang berlarut-larut dan berpotensi menggerus kepercayaan umat.
“Musyawarah ini adalah bentuk tanggung jawab ulama dalam menjaga marwah Jam’iyyah. Ulama tidak diam, tidak pula larut dalam konflik, tetapi hadir memberi arah,” ujar Abah Elang dalam pernyataan tertulisnya.

Ia menilai, keputusan-keputusan yang dihasilkan mencerminkan kedewasaan ulama dalam memadukan adab, ketegasan, dan kepentingan umat. Salah satunya adalah pemberian waktu islah kepada Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU.
“Itu menunjukkan kebijaksanaan ulama. Memberi ruang perbaikan, mengedepankan persaudaraan, dan menempatkan kepentingan Jam’iyyah di atas ego kekuasaan,” tegasnya.

 

Abah Elang juga mengapresiasi penegasan tenggat waktu dan mekanisme penyerahan mandat kepada Mustasyar apabila islah tidak tercapai. Menurutnya, hal itu menegaskan bahwa NU adalah organisasi yang beraturan dan berdisiplin, bukan ruang bebas tanpa pertanggungjawaban kepemimpinan.

 

Lebih lanjut, ia menilai sikap tegas berupa kemungkinan pencabutan mandat Muktamar merupakan pengingat penting bahwa jabatan di NU adalah amanah, bukan hak mutlak yang kebal dari koreksi ulama.
“Ketegasan ini justru menyelamatkan NU dari preseden buruk dalam kepemimpinan,” ujarnya.
Pelibatan PWNU dan PCNU sebagai basis legitimasi Muktamar juga dinilai sebagai langkah strategis untuk mengembalikan NU pada khittah Jam’iyyah, yakni bertumpu pada kekuatan jamaah dan wilayah, bukan elit struktural semata.

 

Sementara itu, penetapan waktu Muktamar di bulan Syawal sebelum musim haji disebut mencerminkan kearifan fiqh dan kepekaan ulama terhadap realitas ibadah dan khidmah umat.
“Ini keputusan yang matang, agar agenda besar organisasi tidak mengganggu kewajiban ibadah dan pengabdian keumatan,” jelasnya.

 

Abah Elang menegaskan, Musyawarah Akbar Lirboyo telah menunjukkan bahwa ulama masih menjadi penjaga moral dan penentu arah NU, bukan sekadar penonton dalam konflik internal.
“Ini peringatan lembut namun tegas, bahwa NU jauh lebih besar dari siapa pun yang memimpin,” katanya.

 

Atas nama PSNU Pagar Nusa, Abah Elang menyatakan dukungan penuh terhadap setiap ikhtiar yang bertujuan menjaga persatuan Jam’iyyah, kewibawaan ulama, ketertiban organisasi, serta keselamatan masa depan NU.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kelapangan hati untuk islah. Namun jika tidak, keputusan para masyayikh harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“NU diselamatkan oleh adab, dijaga oleh ulama, dan diwariskan untuk umat bukan untuk konflik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Refleksi HUT Banten ke 26 : Kado Terbaik Adalah Biro Hukum yang Sehat

3 Okt 2026 - 04:58 WIB

Refleksi HUT Banten ke 26 : Kado Terbaik Adalah Biro Hukum yang Sehat

Respons Aduan Warga, DPD KNPI Lebak Desak Pemerintah Tegas Tutup Galian Tanah Diduga Ilegal di Sajira

2 Okt 2026 - 09:49 WIB

Respons Aduan Warga, DPD KNPI Lebak Desak Pemerintah Tegas Tutup Galian Tanah Diduga Ilegal di Sajira

SABDA Lebak Audiensi dengan Pemda dan DPRD, Dorong Raperda Disabilitas Segera Disahkan

2 Okt 2026 - 06:00 WIB

SABDA Lebak Audiensi dengan Pemda dan DPRD, Dorong Raperda Disabilitas Segera Disahkan

Wisuda ke-XV Poltekkes Kemenkes Banten, Ratusan Lulusan Siap Mengabdi dan Melanjutkan Pendidikan

30 Sep 2026 - 03:59 WIB

Wisuda ke-XV Poltekkes Kemenkes Banten, Ratusan Lulusan Siap Mengabdi dan Melanjutkan Pendidikan

Polda Banten Tunjukkan Taring, Abah Elang Desak Tambang dan BBM Ilegal Diusut Sampai ke Pemodal

29 Sep 2026 - 11:03 WIB

Polda Banten Tunjukkan Taring, Abah Elang Desak Tambang dan BBM Ilegal Diusut Sampai ke Pemodal

Lapas Kelas IIA Serang Dipastikan Kondusif, Riko Stiven: Tidak Ada Perlakuan Istimewa

28 Sep 2026 - 07:25 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Dipastikan Kondusif, Riko Stiven: Tidak Ada Perlakuan Istimewa

Peduli Jurnalis yang Hilang, Kapolres Lebak Sambangi Keluarga M. Bagus Khoirunnas

26 Sep 2026 - 09:59 WIB

Peduli Jurnalis yang Hilang, Kapolres Lebak Sambangi Keluarga M. Bagus Khoirunnas

Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS

23 Sep 2026 - 17:38 WIB

Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS
Trending Banten