Menu ✖

Otomatis
Breaking News

berita

Kabupaten Serang Darurat Kepemimpinan, Formass Ledakkan Kritik Pedas untuk Bupati

badge-check

Forum Mahasiswa Serang Selatan (Formass) saat sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serang. (Foto/Istimewa)Perbesar

Forum Mahasiswa Serang Selatan (Formass) saat sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serang. (Foto/Istimewa)

SERANG, Bantenpopuler.com – Forum Mahasiswa Serang Selatan (Formass) melancarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Bupati Serang. Janji kampanye yang dulu digembar-gemborkan dinilai hanya tinggal slogan kosong, sementara wajah Kabupaten Serang kian tenggelam dalam stagnasi, bahkan mundur ke belakang.

Dalam rilis resmi yang diterima redaksi pada 14 September 2025, Formass menyatakan bahwa Kabupaten Serang tengah berada dalam Fase Darurat Kepemimpinan. Sektor pendidikan menjadi sorotan utama: rendahnya capaian pendidikan di Serang Selatan, dugaan korupsi Program Indonesia Pintar (PIP), hingga maraknya kasus pelecehan seksual di sekolah yang dibiarkan tanpa penyelesaian serius.

Tak berhenti di situ, Formass juga menyoroti ketidakpedulian pemerintah terhadap keselamatan rakyat. Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Baros disebut kerap memicu kecelakaan. Sementara di Desa Damping, infrastruktur dibiarkan terpuruk jauh tertinggal dibandingkan wilayah lain.

Di sektor lingkungan, mahasiswa menuding pemerintah gagal total mengelola sampah. Truk pengangkut yang menumpuk di depan kantor kecamatan bukan hanya mencoreng wajah daerah, tetapi juga menebar bau busuk yang meresahkan. Bahkan keberadaan TPST Bojong Menteng yang dilegalkan melalui Perda No. 5 Tahun 2020 dianggap sebagai bentuk kebangkrutan tata ruang berbasis lingkungan.

Kritik semakin keras ketika Formass menyinggung soal Hilangnya Aset Daerah, mulai dari Situ Rawa Enang hingga Pasar Raut yang raib tanpa jejak. Mereka menduga ada penyalahgunaan wewenang yang sengaja dibiarkan hingga aset publik lenyap.

Janji 100 hari kerja Bupati Serang? Menurut Formass, semuanya hanya omong kosong. Insentif RT, RW, dan perangkat desa tak kunjung terealisasi. Sebaliknya, pemerintah justru sibuk melayani kepentingan swasta, membiarkan usaha tanpa izin beroperasi, bahkan disebut ada kebocoran retribusi pajak. Lebih parah lagi, Formass menuding adanya Praktik Setoran Gelap dari Hiburan Malam dan Peredaran Miras kepada Oknum Pejabat Satpol PP.

Delapan Tuntutan Formass

Dalam sikap tegasnya, Formass menyodorkan delapan tuntutan keras kepada Bupati Serang:

  1. Reformasi pendidikan secara menyeluruh dan transparan.
  2. Pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di seluruh wilayah.
  3. Pembentukan TPSS di tiap desa dan kecamatan.
  4. Revisi Pasal 24 Perda RT/RW serta penghapusan Bojong Menteng sebagai lokasi TPST.
  5. Audit aset daerah yang hilang, kembalikan ke publik, dan adili oknum yang terlibat.
  6. Realisasi janji kampanye dan 100 hari kerja.
  7. Tindakan tegas terhadap usaha tanpa izin.
  8. Pencopotan Kepala Satpol PP Kabupaten Serang yang diduga menerima setoran gelap.

Di akhir pernyataannya, mahasiswa memperingatkan keras:
“Apabila suara rakyat tak lagi didengar, maka jalanan akan menjadi ruang diskusi terakhir kami.”

Editor: Yogi Prabowo 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Satlantas Polres Lebak Perkuat Edukasi dan Penertiban Angkutan Tambang, Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan

7 Okt 2026 - 09:35 WIB

Satlantas Polres Lebak Perkuat Edukasi dan Penertiban Angkutan Tambang, Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan

ASP Law Firm dan BNN Banten Perkuat Sinergi Perangi Peredaran Narkoba

7 Okt 2026 - 07:21 WIB

ASP Law Firm dan BNN Banten Perkuat Sinergi Perangi Peredaran Narkoba

Respons Aduan Warga, DPD KNPI Lebak Desak Pemerintah Tegas Tutup Galian Tanah Diduga Ilegal di Sajira

2 Okt 2026 - 09:49 WIB

Respons Aduan Warga, DPD KNPI Lebak Desak Pemerintah Tegas Tutup Galian Tanah Diduga Ilegal di Sajira

SABDA Lebak Audiensi dengan Pemda dan DPRD, Dorong Raperda Disabilitas Segera Disahkan

2 Okt 2026 - 06:00 WIB

SABDA Lebak Audiensi dengan Pemda dan DPRD, Dorong Raperda Disabilitas Segera Disahkan

Penanganan Keluhan Pelanggan PDAM Tirta Kalimaya Mulai Membuahkan Hasil, 33 Ribu Rumah Tercatat Tersambung

29 Sep 2026 - 07:34 WIB

Penanganan Keluhan Pelanggan PDAM Tirta Kalimaya Mulai Membuahkan Hasil, 33 Ribu Rumah Tercatat Tersambung

Lapas Kelas IIA Cilegon Tegaskan Aturan Ketat, Pelanggaran Bisa Berujung Sel Maksimum

28 Sep 2026 - 09:42 WIB

Lapas Kelas IIA Cilegon Tegaskan Aturan Ketat, Pelanggaran Bisa Berujung Sel Maksimum

HUT ke-9 HIPAKAD Banten: Asmail Tegaskan Komitmen Pengabdian, Siapkan Bakti Sosial hingga Bedah Rumah

25 Sep 2026 - 06:58 WIB

HUT ke-9 HIPAKAD Banten: Asmail Tegaskan Komitmen Pengabdian, Siapkan Bakti Sosial hingga Bedah Rumah

Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS

23 Sep 2026 - 17:38 WIB

Wagub Banten Ajak Masyarakat Perkuat Penghimpunan ZIS DSKL melalui BAZNAS
Trending Banten