Menu

Mode Gelap
Aksi GAMPAR Mengguncang Lebak, Dugaan Korupsi UPK-BUMDesma Diminta Dibongkar Tanpa Tebang Pilih Diduga Ada “Pemenang Langganan”, Baralak DPW Banten Minta Tender Proyek Dindik Banten Diaudit GAMPAR Kepung Inspektorat dan Kejari Lebak Besok, Soroti Dugaan Tebang Pilih Penanganan Kasus UPK-BUMDesma 5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

berita

Kabupaten Serang Darurat Kepemimpinan, Formass Ledakkan Kritik Pedas untuk Bupati

badge-check


					Forum Mahasiswa Serang Selatan (Formass) saat sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serang. (Foto/Istimewa) Perbesar

Forum Mahasiswa Serang Selatan (Formass) saat sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serang. (Foto/Istimewa)

SERANG, Bantenpopuler.com – Forum Mahasiswa Serang Selatan (Formass) melancarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Bupati Serang. Janji kampanye yang dulu digembar-gemborkan dinilai hanya tinggal slogan kosong, sementara wajah Kabupaten Serang kian tenggelam dalam stagnasi, bahkan mundur ke belakang.

Dalam rilis resmi yang diterima redaksi pada 14 September 2025, Formass menyatakan bahwa Kabupaten Serang tengah berada dalam Fase Darurat Kepemimpinan. Sektor pendidikan menjadi sorotan utama: rendahnya capaian pendidikan di Serang Selatan, dugaan korupsi Program Indonesia Pintar (PIP), hingga maraknya kasus pelecehan seksual di sekolah yang dibiarkan tanpa penyelesaian serius.

design4223

Tak berhenti di situ, Formass juga menyoroti ketidakpedulian pemerintah terhadap keselamatan rakyat. Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Baros disebut kerap memicu kecelakaan. Sementara di Desa Damping, infrastruktur dibiarkan terpuruk jauh tertinggal dibandingkan wilayah lain.

Di sektor lingkungan, mahasiswa menuding pemerintah gagal total mengelola sampah. Truk pengangkut yang menumpuk di depan kantor kecamatan bukan hanya mencoreng wajah daerah, tetapi juga menebar bau busuk yang meresahkan. Bahkan keberadaan TPST Bojong Menteng yang dilegalkan melalui Perda No. 5 Tahun 2020 dianggap sebagai bentuk kebangkrutan tata ruang berbasis lingkungan.

Kritik semakin keras ketika Formass menyinggung soal Hilangnya Aset Daerah, mulai dari Situ Rawa Enang hingga Pasar Raut yang raib tanpa jejak. Mereka menduga ada penyalahgunaan wewenang yang sengaja dibiarkan hingga aset publik lenyap.

Janji 100 hari kerja Bupati Serang? Menurut Formass, semuanya hanya omong kosong. Insentif RT, RW, dan perangkat desa tak kunjung terealisasi. Sebaliknya, pemerintah justru sibuk melayani kepentingan swasta, membiarkan usaha tanpa izin beroperasi, bahkan disebut ada kebocoran retribusi pajak. Lebih parah lagi, Formass menuding adanya Praktik Setoran Gelap dari Hiburan Malam dan Peredaran Miras kepada Oknum Pejabat Satpol PP.

Delapan Tuntutan Formass

Dalam sikap tegasnya, Formass menyodorkan delapan tuntutan keras kepada Bupati Serang:

  1. Reformasi pendidikan secara menyeluruh dan transparan.
  2. Pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di seluruh wilayah.
  3. Pembentukan TPSS di tiap desa dan kecamatan.
  4. Revisi Pasal 24 Perda RT/RW serta penghapusan Bojong Menteng sebagai lokasi TPST.
  5. Audit aset daerah yang hilang, kembalikan ke publik, dan adili oknum yang terlibat.
  6. Realisasi janji kampanye dan 100 hari kerja.
  7. Tindakan tegas terhadap usaha tanpa izin.
  8. Pencopotan Kepala Satpol PP Kabupaten Serang yang diduga menerima setoran gelap.

Di akhir pernyataannya, mahasiswa memperingatkan keras:
“Apabila suara rakyat tak lagi didengar, maka jalanan akan menjadi ruang diskusi terakhir kami.”

Editor: Yogi Prabowo 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi GAMPAR Mengguncang Lebak, Dugaan Korupsi UPK-BUMDesma Diminta Dibongkar Tanpa Tebang Pilih

29 Juni 2026 - 13:12 WIB

Screenshot 20260629 201051 ChatGPT

Diduga Ada “Pemenang Langganan”, Baralak DPW Banten Minta Tender Proyek Dindik Banten Diaudit

29 Juni 2026 - 11:24 WIB

Screenshot 20260629 182932 ChatGPT

GAMPAR Kepung Inspektorat dan Kejari Lebak Besok, Soroti Dugaan Tebang Pilih Penanganan Kasus UPK-BUMDesma

28 Juni 2026 - 10:11 WIB

Screenshot 20260628 170718 ChatGPT

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat

24 Juni 2026 - 10:38 WIB

Screenshot 20260624 173718 ChatGPT

Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

23 Juni 2026 - 16:03 WIB

Deretan truk pengangkut material tambang galian C melintas di jalan Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, yang menjadi sorotan aktivis karena dinilai mengabaikan keselamatan pengguna jalan

Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa

23 Juni 2026 - 04:16 WIB

Screenshot 20260623 111531 ChatGPT

GAIB-212 Siap Kepung PLN UP3 Banten Selatan, Bongkar Dugaan Pungli dan Carut-Marut Penggunaan Aset Negara

15 Juni 2026 - 13:03 WIB

Screenshot 20260615 200226 ChatGPT
Trending Daerah