Menu

Otomatis
Breaking News

Banten

Wacana Penghapusan Pemilihan Langsung Dinilai Mengingkari Kedaulatan Rakyat

badge-check

Wacana Penghapusan Pemilihan Langsung Dinilai Mengingkari Kedaulatan RakyatPerbesar

Bantenpopuler.com – Wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala eksekutif melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Gagasan tersebut dinilai sebagai langkah mundur dalam demokrasi dan berpotensi mengingkari hak dasar rakyat dalam menentukan arah kepemimpinan nasional.

Dalam pernyataan tertulisnya, Abah Elang Mangkubumi menegaskan bahwa selama ini rakyat kerap dijadikan jargon politik dalam pidato, slogan, dan baliho, namun justru disisihkan ketika menyangkut inti kedaulatan, yakni hak memilih pemimpin secara langsung.

“Rakyat disebut, tetapi ditinggalkan,” tegasnya.

Menurutnya, dalih stabilitas dan efisiensi yang digunakan untuk membenarkan pemilihan melalui DPR justru merupakan bentuk pengerdilan demokrasi yang dibungkus secara rapi. Ia menilai, logika tersebut seolah menggambarkan rakyat sebagai pihak yang tidak layak dipercaya menentukan masa depan sendiri, sehingga seluruh keputusan diserahkan kepada elite politik tanpa ruang koreksi publik.

Abah Elang menekankan bahwa pemilihan langsung bukan sekadar prosedur teknis, melainkan pengakuan atas martabat rakyat yang lahir dari sejarah panjang perjuangan demokrasi. Mengembalikan proses tersebut ke ruang tertutup dinilainya sama dengan mengulang masa lalu, meskipun dengan bahasa yang lebih halus dan kemasan yang lebih modern.

 

Ia juga mengingatkan bahwa legitimasi kekuasaan menjadi faktor krusial di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks. Menurutnya, krisis ekonomi, sosial, dan politik tidak mungkin dihadapi oleh kepemimpinan yang lahir tanpa mandat rakyat yang jujur dan terbuka.

“Legitimasi sejati hanya tumbuh dari kepercayaan rakyat, bukan dari lobi-lobi politik,” ujarnya.

Sebagai refleksi global, Abah Elang menyinggung sejumlah negara yang mengalami kemunduran serius akibat menyempitnya demokrasi. Venezuela, Mesir pasca Arab Spring, Myanmar, hingga Sri Lanka disebut sebagai contoh bagaimana kekuasaan yang menjauh dari suara rakyat justru berujung pada krisis berkepanjangan, konflik, hingga keruntuhan legitimasi negara.

“Tidak ada satu pun negara yang runtuh karena rakyatnya terlalu bebas. Yang ada, negara runtuh karena kekuasaan terlalu takut pada suara warganya sendiri,” tambahnya.

Ia menutup pernyataannya dengan peringatan bahwa kesabaran rakyat bukanlah tanda kepasrahan. Ketika suara yang sah terus dikecilkan, diamnya rakyat bisa menjadi jeda panjang sebelum munculnya arah baru dalam perjalanan bangsa. “Kekuasaan yang menjauh dari rakyat akan kehilangan pijakan, dan legitimasi yang dipaksakan akan runtuh oleh waktu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pleno Pagar Nusa Lebak Tetapkan Royanudin sebagai PLT Ketua, PCNU Dorong Kaderisasi Pelatih Pesantren

19 Sep 2026 - 10:33 WIB

Pleno Pagar Nusa Lebak Tetapkan Royanudin sebagai PLT Ketua, PCNU Dorong Kaderisasi Pelatih Pesantren

Soroti Ketidakakuratan Data BPS, Anggota DPRD Lebak Media Juanda Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga Miskin Cijoro Pasir

18 Sep 2026 - 19:48 WIB

Soroti Ketidakakuratan Data BPS, Anggota DPRD Lebak Media Juanda Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga Miskin Cijoro Pasir

H. Asep Awaludin: Dari Lebak Menuju DPRD Banten, Mengawal Aspirasi Petani hingga Penyintas Lebak Gedong

17 Sep 2026 - 12:56 WIB

H. Asep Awaludin: Dari Lebak Menuju DPRD Banten, Mengawal Aspirasi Petani hingga Penyintas Lebak Gedong

Pelanggan Keluhkan Pelayanan, G-AMMCB Soroti Kabel Semrawut di Sekitar Kantor D’NET

14 Sep 2026 - 13:17 WIB

Pelanggan Keluhkan Pelayanan, G-AMMCB Soroti Kabel Semrawut di Sekitar Kantor D’NET

KBIH SUDAH TIDAK RELEVAN: SIKAP SEORANG WARGA SERANG UNTUK KESELAMATAN CALON JEMAAH HAJI

14 Sep 2026 - 13:11 WIB

KBIH SUDAH TIDAK RELEVAN: SIKAP SEORANG WARGA SERANG UNTUK KESELAMATAN CALON JEMAAH HAJI

Warung Bang Andra Hadir di Rangkasbitung, Sajikan Pecak Bandeng Khas Pontang dan Bebek Garam Asam

14 Sep 2026 - 03:29 WIB

Warung Bang Andra Hadir di Rangkasbitung, Sajikan Pecak Bandeng Khas Pontang dan Bebek Garam Asam

King Badak Sentil Keras Inspektorat Lebak: Jangan Jadi “Tukang Periksa Pesanan”

14 Sep 2026 - 02:20 WIB

King Badak Sentil Keras Inspektorat Lebak: Jangan Jadi “Tukang Periksa Pesanan”

Abah KH. Elang Mangkubumi: Pasukan Inti Pagar Nusa Bukan Sekadar Jago Bela Diri

13 Sep 2026 - 16:06 WIB

Abah KH. Elang Mangkubumi: Pasukan Inti Pagar Nusa Bukan Sekadar Jago Bela Diri
Trending Apps