Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

berita

Prabowo Siap Apresiasi Kinerja BGN, Meski Target Makan Bergizi Gratis Belum Tercapai Penuh

badge-check


					Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun Kabinet Merah Putih, Senin (20/10/2025).(Dok. Informasi Sekretariat Presiden) Perbesar

Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun Kabinet Merah Putih, Senin (20/10/2025).(Dok. Informasi Sekretariat Presiden)

JAKARTA | Bantenpopuler.com — Presiden RI Prabowo Subianto disebut akan memaklumi jika target 82 juta penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya tercapai hingga akhir tahun 2025.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/10/2025) malam.

“Kita akan kejar di dua bulan terakhir ini agar bisa tercapai 82,9 juta. Dan Pak Presiden akan mengapresiasi meskipun jika capaiannya berada di kisaran 75 juta penerima,” ujar Dadan Hindayana kepada wartawan.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri, pejabat tinggi negara, hingga Gubernur BI dan Kepala OJK. Agenda itu membahas perkembangan pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk evaluasi langsung oleh Presiden terhadap capaian di berbagai sektor.

“Pak Presiden ingin memonitor dan mendapatkan laporan langsung dari setiap bidang, termasuk soal perkembangan program Makan Bergizi Gratis,” jelas Dadan.

Capaian dan Distribusi Program MBG

Dalam laporan resminya kepada Presiden, Dadan menyebut BGN telah mengoperasikan 13.514 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan di seluruh Indonesia.
Jumlah tersebut, lanjutnya, berpotensi melayani hingga 39,5 juta penerima manfaat, dan diperkirakan mencapai 40 juta orang pada akhir Oktober 2025.

“Alhamdulillah, capaian kami terus meningkat. SPPG baru terus bertambah setiap hari sekitar 200 unit, yang berpotensi melayani tambahan 600 ribu penerima manfaat setiap hari,” kata Dadan optimistis.

Penyerapan Anggaran Capai Rp 35,6 Triliun

Selain capaian penerima manfaat, penyerapan anggaran program MBG telah mencapai Rp 35,6 triliun atau 50,1 persen dari total anggaran yang dialokasikan pemerintah.
Angka tersebut dinilai positif karena menunjukkan efisiensi pelaksanaan program sekaligus perputaran ekonomi di tingkat daerah.

“Hari ini penyerapan untuk Makan Bergizi Gratis sudah mencapai Rp 35,6 triliun, atau setengah dari total anggaran yang diberikan,” ungkap Dadan.

Optimisme Capai Target Akhir Tahun

Meski menyadari tantangan di lapangan, Dadan tetap yakin target 82,9 juta penerima manfaat akan tercapai hingga akhir tahun.
Peningkatan kapasitas SPPG serta dukungan lintas kementerian menjadi faktor utama yang memperkuat keyakinan tersebut.

“Kami kejar terus sampai akhir tahun. Mudah-mudahan 82,9 juta penerima manfaat bisa kami layani di Desember nanti,” tegasnya.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan Prabowo-Gibran yang menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.
Meski realisasi di lapangan belum sepenuhnya sempurna, capaian di atas 70 persen dalam waktu singkat dinilai sebagai indikator kinerja positif dan komitmen pemerintah terhadap pembangunan manusia Indonesia.

Editor: BantenPopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten

11 Februari 2026 - 06:08 WIB

Ilustrasi somasi BARALAK kepada Kepala Dinas LHK Provinsi Banten terkait dugaan pungutan ilegal pengurusan dokumen lingkungan.

Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data

10 Februari 2026 - 08:19 WIB

Investigasi Dana BOS SMK Swasta di Tangerang Raya oleh BARALAK Nusantara

BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks

8 Februari 2026 - 09:16 WIB

Ilustrasi surat mutasi ASN palsu berstempel hoaks di Kabupaten Lebak

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

7 Februari 2026 - 19:11 WIB

Kegiatan bakti sosial dan edukasi sejarah DPW MOI Banten dalam rangka HPN 2026 di Situs Salakanagara, Pandeglang

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

6 Februari 2026 - 06:26 WIB

Ilustrasi pengawasan BPI KPNPA RI terhadap sekolah SMK berizin kedaluwarsa yang diduga tetap menerima Dana BOS di Provinsi Banten

Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

4 Februari 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi surat resmi Dindikbud Banten dengan kesalahan penulisan jabatan Sekertaris yang menuai kritik aktivis.
Populer Banten
Verified by MonsterInsights