Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

Pendidikan

Madrasah Ash Shafwah di Lebak Kondisinya Sangat Tidak Layak: Pemerintah Jangan Tutup Mata

badge-check


					Potret sejumlah siswa tengah melaksanakan kegiatan belajar di dalam ruang kelas yang hampir roboh/Istimewa Perbesar

Potret sejumlah siswa tengah melaksanakan kegiatan belajar di dalam ruang kelas yang hampir roboh/Istimewa

LEBAK | Bantenpopuler.com – Bangunan Madrasah Ash Shafwah di Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, disorot aktivis terkait kondisi bangunan kelas yang hampir roboh yang dapat membahayakan para siswa saat kegiatan belajar berlangsung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh bangunan Madrasah tersebut telah berdiri selama 20 tahun silam. Namun, ironisnya selama berdiri, madrasah tersebut tak pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah.

Hasil pantauan wartawan di lokasi, terdapat beberapa ruang kelas yang kondisinya sangat memperihatinkan. Dinding kelas yang sudah banyak retak bahkan bolong, atap plafon yang sudah mulai rapuh bahkan nyaris roboh.

Tentu kondisi seperti ini sangat membahayakan bagi para siswa yang tengah belajar bahkan kegiatan belajar siswa pun akan merasa tidak nyaman karena khawatir bangunan kelas tersebut runtuh.

Fenomena seperti ini menjadi tamparan keras dan momok yang memalukan bagi pemerintah yang nampak acuh terhadap dunia pendidikan.

Kepala Madrasah Ash Shafwah Suhandi menyampaikan, meski di tengah sarana prasarana bangunan sekolah yang tidak layak. Namun, semangat para guru tak pernah sedikit luntur dalam melaksanakan kewajibannya memberikan pendidikan yang maksimal terhadap para siswa.

“Kondisi bangunan memang banyak yang rusak, dinding retak dan atap bocor. Namun, semangat guru-guru di sini tidak pernah surut. Mereka tetap hadir setiap hari, mendampingi anak-anak belajar dengan penuh keikhlasan,” kata Kepala Madrasah Ash Shafwah Suhandi kepada wartawan, Senin, (29/09/2025).

Sementara itu, kritik keras terlontar dari salah seorang aktivis muda Lebak Sapnudi, dirinya menyampaikan bahwa pemerintah jangan tutup mata terhadap realitas pendidikan di pelosok desa.

“Kami mendorong Bupati Lebak, DPRD khususya komisi 3 dan Dindik Lebak untuk ikut turun dalam memberikan solusi nyata. Karena, pendidikan yang layak adalah hak setiap anak, termasuk mereka yang bersekolah di madrasah swasta maupun berbasis masyarakat. Jangan sampai anak-anak harus belajar di ruang kelas yang membahayakan keselamatan mereka,” katanya.

Perlu diketahui, Madrasah Ash Shafwah saat ini menampung puluhan siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga sederhana di Desa Sukamanah. Meski dengan kondisi sarana yang terbatas, semangat belajar para siswa tetap tinggi.

Sejumlah wali murid serta tokoh masyarakat setempat berharap kepada pemerintah agar adanya perhatian untuk Madrasah Ash Shafwah karena kondisinya sangat darurat. Mereka berharap khususnya kepada Dindik Lebak, Kemenag Lebak agar secepatnya melalukan pembenahan dan renovasi gedung madrasah. (Sapnadi)

 

Editor: Aji Permana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Balik Dana Sertifikasi Guru Lebak: Setoran Tanpa Kwitansi dan Tekanan Struktural

30 Januari 2026 - 11:32 WIB

Ilustrasi dugaan pungutan dana sertifikasi guru ASN di Kabupaten Lebak

BARALAK Nusantara: Isu PPPK SDN 1 Cimenteng Jaya Tak Bertumpu Fakta

13 Januari 2026 - 14:38 WIB

Seorang aktivis pendidikan berdiri di depan papan nama SD Negeri 1 Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Lebak

Dari Papan Kapur ke Smart Board: SDN 1 Cimenteng Jaya Masuki Era Kelas Digital

10 Januari 2026 - 21:53 WIB

Kepala SDN 1 Cimenteng Jaya menunjukkan smart board sebagai media pembelajaran digital di ruang kelas

Dugaan Pungli di SDN 3 Sukarame Diluruskan, Iuran Kebersihan Murni Inisiatif Orang Tua Murid

23 Desember 2025 - 13:37 WIB

Kepala Sekolah SDN 3 Sukarame

Uang Guru Raib Rp259 Ribu: Jejak Potongan Misterius Bertuliskan ‘POT DINAS DISDIK’

31 Oktober 2025 - 12:38 WIB

Tampilan mutasi rekening pegawai Disdik yang menunjukkan potongan dana dengan keterangan “POT DINAS DISDIK” dan gedung Dinas Pendidikan Kabupaten tampak di latar belakang.

Mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Serang Edukasi Siswa SMKN 7 Kota Serang tentang Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Pengeluaran Generasi Z

26 Oktober 2025 - 13:46 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 7 Kota Serang dengan membawa spanduk bertema analisis dampak penggunaan e-wallet terhadap pola pengeluaran generasi Z.
Populer berita
Verified by MonsterInsights