Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

berita

HMI Serang: PIK 2 Bukan Pembangunan, Tapi Kolonialisme Gaya Baru

badge-check


					Bendahara Umum HMI Cabang Serang, Ade Mulyawan, menyampaikan penolakan terhadap perluasan proyek PIK 2 yang dinilai merugikan rakyat. (Foto/Istimewa) Perbesar

Bendahara Umum HMI Cabang Serang, Ade Mulyawan, menyampaikan penolakan terhadap perluasan proyek PIK 2 yang dinilai merugikan rakyat. (Foto/Istimewa)

SERANG | BantenPopuler.com — Gelombang perlawanan terhadap proyek perluasan PIK 2 di Kabupaten Serang terus menguat. Kali ini, suara keras datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang, yang secara tegas menolak rencana pembebasan lahan seluas 6.700 hektare di tiga kecamatan wilayah Serang.

Penolakan itu disampaikan oleh Bendahara Umum HMI Cabang Serang, Ade Mulyawan, yang menyebut kebijakan Pemkab Serang sebagai bentuk “pengkhianatan terhadap rakyat.”

design4223

“Lucu tapi tragis—ketika Proyek Strategis Nasional (PSN) sudah dihapus, tapi pemerintah Kabupaten Serang justru masih menyetujui pembebasan lahan seluas 6.700 hektare. Kalau proyeknya bukan lagi PSN, untuk kepentingan siapa pembebasan lahan ini dijalankan? Rakyat atau korporasi?” tegas Ade.

Menurut HMI, keputusan Pemkab Serang itu bukan hanya keliru, tapi juga mengabaikan prinsip keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat kecil.
HMI menilai, di balik istilah “pembangunan,” yang terjadi sebenarnya adalah penggusuran ruang hidup masyarakat, perampasan lahan pertanian produktif, dan ancaman ekologis terhadap wilayah pesisir Serang.

“Pemerintah harus menjawab: apakah benar-benar memahami konsekuensi sosial dan ekologis dari penggusuran besar-besaran ini, atau hanya menjadi perpanjangan tangan kepentingan bisnis yang haus tanah?” sindir Ade Mulyawan.

Ironisnya, lanjut HMI, Pemkab dan DPRD Serang sempat menyatakan menolak proyek PIK 2 jika bukan lagi PSN. Namun, kenyataannya mereka “berbalik arah” dengan tetap memberi restu pada proyek yang kini tak lagi memiliki dasar strategis nasional itu.

“Kami baru saja mendengar kabar baik dari Bupati dan DPRD yang katanya menolak, tapi nyatanya itu cuma angin surga. Janji tinggal janji,” tambahnya geram.

Seruan Perlawanan

Dalam pernyataannya, HMI Cabang Serang menyerukan solidaritas rakyat, pemuda, dan akademisi untuk bersatu melawan kolonialisme gaya baru yang merampas kedaulatan tanah dan ruang hidup masyarakat Serang.

“Kami tidak anti pembangunan. Tapi kami menolak pembangunan yang menindas, yang menyingkirkan manusia dari tanah kelahirannya, dan yang hanya menguntungkan segelintir elit ekonomi dan politik,” tegasnya.

HMI memastikan akan turun ke jalan bersama masyarakat, menggelar aksi unjuk rasa besar untuk menyelamatkan ruang hidup dan masa depan wilayah Serang.

Editor: Yogi Prabowo | BantenPopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

25 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260625 WA00811

Aktivis Baralak Nusantara Desak Dugaan Pencatutan Nama Media oleh Oknum Kepsek di Lebak Diusut Tuntas

1 Juni 2026 - 15:26 WIB

Screenshot 20260601 222447 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten”

15 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260515 WA0013

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201
Trending Advetorial