Menu

Mode Gelap
Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

berita

Geliat Malam di Bypass Rangkasbitung: Lapo, Musik House, dan Izin yang Tak Pernah Ada

badge-check


					Geliat Malam di Bypass Rangkasbitung: Lapo, Musik House, dan Izin yang Tak Pernah Ada Perbesar

LEBAK | Bantenpopuler.com – Lampu-lampu temaram berpendar di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, jalur bypass Rangkasbitung yang dulu lengang. Kini, ketika malam turun, kawasan ini berubah wajah. Dentuman musik house menggema dari bangunan semi permanen—bedeng-bedeng kayu yang oleh warga setempat disebut lapo. Jalan ini seolah menemukan denyut barunya sejak Tol Serang–Panimbang diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu.

Satu per satu lapo berdiri. Tidak megah, tapi cukup hidup. Di dalamnya, alunan musik elektronik berpadu dengan tawa pengunjung dan kehadiran waitress yang menemani. Tak ada papan izin, tak pula spanduk usaha resmi. Namun roda hiburan malam tetap berputar.

design4223

“Untuk makan sehari-hari,” ujar Yuli—bukan nama sebenarnya—seorang pemilik lapo di kawasan bypass. Perempuan single parent itu mengaku membuka usaha tersebut semata karena kebutuhan hidup. “Kebutuhan hidup yang mendorong saya membuat tempat hiburan ini,” katanya kepada wartawan, Minggu (21/12).

Yuli sadar betul laponya berdiri tanpa izin resmi. Ia tak menampik. “Ya, emang enggak ada izinnya. Karena izin hiburan untuk lapo di Rangkasbitung memang tidak boleh,” tuturnya lugas. Meski begitu, ia mengklaim telah “berkoordinasi” dengan aparat setempat—sebuah frasa yang kerap muncul dalam praktik usaha abu-abu.

Koordinasi macam apa yang dimaksud, Yuli enggan merinci. Ia hanya memastikan usahanya sejauh ini berjalan tanpa gangguan berarti.

Di balik bilik kayu dan musik keras, pengunjung berdatangan. Salah satunya mengaku rutin singgah bersama rekan-rekannya. “Biar enggak bete. Saya sering datang ke laponya Bunda,” katanya sambil meminta namanya tidak ditulis.

Fenomena lapo di bypass Rangkasbitung menyisakan lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Di satu sisi, ia menjadi katup pelepas ekonomi bagi warga kecil yang terdesak kebutuhan. Di sisi lain, absennya izin resmi dan pembiaran aktivitas hiburan malam membuka ruang abu-abu penegakan aturan.

Pemerintah daerah Kabupaten Lebak sejatinya memiliki regulasi ketat soal tempat hiburan malam. Namun di jalur bypass yang jauh dari pusat kota, aturan tampak kehilangan taring. Bedeng-bedeng berdiri, musik terus berdentum, dan aparat seolah hanya menjadi penonton.

Tol Serang–Panimbang memang membuka akses dan harapan baru bagi Lebak. Tapi bersama arus kendaraan dan modal, datang pula praktik-praktik yang berjalan di luar aturan. Jalan Soekarno-Hatta kini bukan sekadar jalur alternatif—ia menjelma ruang negosiasi antara kebutuhan ekonomi, hiburan malam, dan hukum yang memilih diam.

Pertanyaannya: sampai kapan?

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten

5 Mei 2026 - 12:20 WIB

Screenshot 20260505 191902 ChatGPT

AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum

4 Mei 2026 - 07:42 WIB

Ilustrasi aktivitas tambang batu dengan alat berat dan truk di jalan rusak berlumpur, disertai visual protes masyarakat terhadap kerusakan lingkungan dan dugaan pembiaran hukum

Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

4 Mei 2026 - 06:53 WIB

Seorang pria mendorong sepeda motor di jalan desa yang rusak dan berlumpur di Guradog, sementara sejumlah siswa sekolah dasar berdiri di pinggir jalan menyaksikan kondisi berbahaya

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021

Tambang Ilegal Mengamuk di Gunung Pinang, AMMCB Murka: Ada ‘Main Mata’?

25 April 2026 - 08:26 WIB

Screenshot 20260425 151721 ChatGPT

Deki Setiawan Diisolasi di Sel Maximum Security, Baralak Nusantara: Ini Bukan Pembinaan, Ini Dugaan Pelanggaran HAM

23 April 2026 - 23:58 WIB

Ilustrasi narapidana di dalam sel maximum security dengan latar kolase elemen berita, dokumen hukum, dan headline, disertai cap air “BANTEN POPULER” yang menyoroti kasus Deki Setiawan.
Trending Banten