LEBAK — Bakti Pemuda Daerah 2026 resmi dibuka di Aula Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Rabu (28/10/2026). Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi organisasi kepemudaan dan mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.
Sebanyak 70 pemuda akan diterjunkan ke tiga desa, yakni Desa Luhurjaya, Desa Girilaya, dan Desa Pasir Haur, Kecamatan Cipanas, selama 28 Oktober hingga 4 November 2026.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah organisasi kepemudaan dan mahasiswa, di antaranya KNPI, PPI, HMI MPO, IMALA, IMM, dan IPM. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Camat Cipanas, H. Rapei, SKM., MA., serta dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lebak, Oktavianto Arief Ahmad, S.IP., M.Si., bersama unsur organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
Koordinator Bakti Pemuda Daerah 2026, Ridwanul Maknunah, yang juga Ketua Umum PP IMALA, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ruang bersama untuk menyatukan gagasan dan gerakan pemuda dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton ketika perubahan terjadi. Kita harus berani menjadi pelopor, hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan, dan ikut menghadirkan solusi. Perbedaan organisasi bukan penghalang untuk bekerja bersama demi kepentingan masyarakat,” tegas Ridwanul.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Lebak, Oktavianto Arief Ahmad, S.IP., M.Si., menekankan pentingnya menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai penguat patriotisme, persatuan, dan kepedulian sosial generasi muda.
Semangat Sumpah Pemuda, menurutnya, harus diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Berbagai kegiatan, mulai dari penguatan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kepedulian lingkungan, hingga dukungan terhadap pelayanan kesehatan seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), diharapkan selaras dengan arah pembangunan dan program pemerintah daerah.
Camat Cipanas, H. Rapei, SKM., MA., turut menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kehadiran para pemuda dapat menjadi energi positif dalam mendorong kemajuan desa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengembangkan potensi lokal menuju desa yang unggul.
Selama delapan hari pelaksanaan, peserta akan diarahkan untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan dan literasi, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, lingkungan, serta pengembangan potensi desa.
Melalui Bakti Pemuda Daerah 2026, kolaborasi lintas organisasi diharapkan tidak hanya berlangsung selama kegiatan, tetapi juga berkembang menjadi gerakan kepemudaan yang berkelanjutan di Kabupaten Lebak.
Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa persatuan harus diwujudkan melalui kerja bersama. Pemuda tidak cukup hanya menyuarakan perubahan, tetapi juga harus hadir, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.















































