Lebak – Direktur PT HMD Putra Mahakarya Banten, Haji Hamdan, menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis antara pelaku usaha dengan aktivis, wartawan, serta berbagai unsur kontrol sosial di tengah perkembangan era digital yang menuntut keterbukaan informasi publik.
Menurut Hamdan, keberadaan aktivis maupun insan pers bukanlah pihak yang harus dihindari oleh para pengusaha. Sebaliknya, kontrol sosial dinilai memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menjaga transparansi serta menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat.

“Sinergitas antara pengusaha dengan aktivis, wartawan, dan lembaga kontrol sosial lainnya harus berjalan baik. Mereka merupakan bagian dari mitra sosial yang ikut mengawal keterbukaan informasi kepada masyarakat,” kata Hamdan saat berbincang dengan awak media.
Ia menilai, di tengah cepatnya penyebaran informasi saat ini, komunikasi yang baik antara dunia usaha dan elemen kontrol sosial menjadi hal penting agar tidak terjadi kesalahpahaman serta mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.
Hamdan yang memimpin PT HMD Putra Mahakarya Banten, dengan salah satu kegiatan usahanya bergerak di bidang pengiriman tanah merah, menegaskan bahwa legalitas usaha merupakan kewajiban yang harus dipenuhi setiap pelaku usaha. Ia menyebut legalitas usaha yang dijalankannya dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Hamdan mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang bergerak di sektor galian dan berada di wilayah Kecamatan Maja maupun Kecamatan Curugbitung, agar segera mengurus dan melengkapi legalitas usahanya.
“Saya mengimbau kepada seluruh pengusaha galian maupun pelaku usaha lainnya agar segera mengurus legalitas usahanya. Dengan legalitas yang lengkap, kegiatan usaha akan berjalan lebih tertib, aman dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya.
Ia berpandangan, kepatuhan terhadap aturan perizinan tidak hanya memberikan perlindungan bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Hamdan berharap, semakin meningkatnya kesadaran pengusaha terhadap legalitas usaha akan berdampak pada terciptanya hubungan yang lebih harmonis antara dunia usaha dengan aktivis, media, serta unsur kontrol sosial lainnya.
“Jika semua pihak terbuka dan menjalankan usaha sesuai regulasi, saya yakin hubungan antara pengusaha dengan kontrol sosial akan semakin baik dan saling mendukung,” pungkasnya.
Dengan terbangunnya sinergi dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan iklim usaha di wilayah Maja, Curugbitung dan sekitarnya dapat berkembang lebih sehat serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(Tim Redaksi/BantenPopuler.com)
Editor: Yudistira














