Menu

Mode Gelap
PLT Kepala Dishub Banten dari Kepala Samsat: Mengapa Praktik PLT di Pemprov Banten Kerap Menabrak Aturan Inspiratif! Siswa SMPN 3 Rangkasbitung Ubah Momen Kelulusan Menjadi Ajang Menata Masa Depan Aktivis Baralak Nusantara Desak Dugaan Pencatutan Nama Media oleh Oknum Kepsek di Lebak Diusut Tuntas Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

Banten

Aktivis IMALA Desak Disnaker Investigasi Dugaan Lemahnya K3 di Port Cemindo

badge-check


					IDermaga Cemindo Gemilang Perbesar

IDermaga Cemindo Gemilang

Lebak, Bantenpopuler.com – Aktivis Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA), Sapnudi, mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area operasional Port Cemindo.

Desakan ini muncul menyusul sejumlah insiden kecelakaan kerja yang disebut terjadi dari tahun ke tahun dan menimbulkan korban.

design4223

Sapnudi menilai, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa dan harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya instansi pengawas ketenagakerjaan.

“Kecelakaan kerja yang terus berulang menandakan ada persoalan mendasar dalam sistem pengawasan dan penerapan K3. Ini bukan hanya soal kelalaian individu, tetapi menyangkut sistem dan standar operasional yang harus dievaluasi secara menyeluruh,” tegas Sapnudi dalam keterangannya kepada media, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, Disnaker harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan faktual, mulai dari kelengkapan alat pelindung diri (APD), standar operasional prosedur (SOP), hingga sistem pengawasan internal perusahaan.

Ia juga mempertanyakan apakah penerapan K3 di lingkungan Port Cemindo telah benar-benar sesuai dengan regulasi dan SOP yang berlaku, atau hanya sebatas formalitas administratif.

“Kami mendesak Disnaker tidak hanya menerima laporan di atas meja. Harus ada investigasi langsung, audit menyeluruh, dan jika ditemukan pelanggaran, harus ada sanksi tegas. Keselamatan pekerja tidak boleh dikompromikan,” ujarnya.

Sapnudi menambahkan, pengawasan ketat sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya. Ia menilai, negara melalui instansi terkait memiliki tanggung jawab memastikan setiap perusahaan menjalankan standar K3 secara konsisten dan terukur.

IMALA, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan ini dan membuka ruang advokasi bagi para pekerja yang merasa hak keselamatan dan kesehatannya terabaikan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037

Dugaan Larangan Ujian dan Pemisahan Siswa di SD IT Insan Karima Lebak Tuai Sorotan, Dinilai Berpotensi Tekan Psikologis Anak

24 Mei 2026 - 17:12 WIB

IMG 20260524 WA0030

Disambut Jaksa Agung, Adhyaksa FC Banten Targetkan 5 Besar Liga 1

20 Mei 2026 - 10:16 WIB

IMG 20260520 WA0098

Nasabah PNM Mekaar Tunjukkan Perempuan Berdaya Mampu Menggerakkan Ekonomi Keluarga

16 Mei 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260516 WA0136

Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan

15 Mei 2026 - 11:36 WIB

Screenshot 20260515 182934 ChatGPT

Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten”

15 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260515 WA0013

Longsor di Jalur Cipanas–Ciparay Lebak Sempat Ganggu Lalu Lintas, Petugas Bergerak Cepat

14 Mei 2026 - 11:19 WIB

Screenshot 20260514 181859 ChatGPT
Trending Banten