Menu

Otomatis
Breaking News

Banten

Aktivis IMALA Desak Disnaker Investigasi Dugaan Lemahnya K3 di Port Cemindo

badge-check

IDermaga Cemindo GemilangPerbesar

IDermaga Cemindo Gemilang

Lebak, Bantenpopuler.com – Aktivis Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA), Sapnudi, mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area operasional Port Cemindo.

Desakan ini muncul menyusul sejumlah insiden kecelakaan kerja yang disebut terjadi dari tahun ke tahun dan menimbulkan korban.

Sapnudi menilai, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa dan harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya instansi pengawas ketenagakerjaan.

“Kecelakaan kerja yang terus berulang menandakan ada persoalan mendasar dalam sistem pengawasan dan penerapan K3. Ini bukan hanya soal kelalaian individu, tetapi menyangkut sistem dan standar operasional yang harus dievaluasi secara menyeluruh,” tegas Sapnudi dalam keterangannya kepada media, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, Disnaker harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan faktual, mulai dari kelengkapan alat pelindung diri (APD), standar operasional prosedur (SOP), hingga sistem pengawasan internal perusahaan.

Ia juga mempertanyakan apakah penerapan K3 di lingkungan Port Cemindo telah benar-benar sesuai dengan regulasi dan SOP yang berlaku, atau hanya sebatas formalitas administratif.

“Kami mendesak Disnaker tidak hanya menerima laporan di atas meja. Harus ada investigasi langsung, audit menyeluruh, dan jika ditemukan pelanggaran, harus ada sanksi tegas. Keselamatan pekerja tidak boleh dikompromikan,” ujarnya.

Sapnudi menambahkan, pengawasan ketat sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya. Ia menilai, negara melalui instansi terkait memiliki tanggung jawab memastikan setiap perusahaan menjalankan standar K3 secara konsisten dan terukur.

IMALA, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan ini dan membuka ruang advokasi bagi para pekerja yang merasa hak keselamatan dan kesehatannya terabaikan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Aktivitas Belajar di Lebak Beralih Daring, Disdik Tunggu Hasil Kajian DLH

6 Sep 2026 - 11:50 WIB

Aktivitas Belajar di Lebak Beralih Daring, Disdik Tunggu Hasil Kajian DLH

Wisatawan Tak Perlu Takut Berlibur ke Anyer, Tetap Waspada dan Ikuti Informasi Resmi

5 Sep 2026 - 16:55 WIB

Wisatawan Tak Perlu Takut Berlibur ke Anyer, Tetap Waspada dan Ikuti Informasi Resmi

PMI Banten Imbau Warga Pesisir Selat Sunda Waspadai Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

5 Sep 2026 - 16:29 WIB

PMI Banten Imbau Warga Pesisir Selat Sunda Waspadai Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, Status Level Siaga III

5 Sep 2026 - 13:33 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, Status Level Siaga III

Ricuh! Demo Mahasiswa di Kantor Bupati Pandeglang Diwarnai Saling Dorong dengan Aparat

3 Sep 2026 - 12:45 WIB

Ricuh! Demo Mahasiswa di Kantor Bupati Pandeglang Diwarnai Saling Dorong dengan Aparat

Diduga Banyak Korban Lain, Eks Pekerja PT Tunas Andalan Sukses Desak Transparansi Uang Kompensasi PKWT

3 Sep 2026 - 11:43 WIB

Diduga Banyak Korban Lain, Eks Pekerja PT Tunas Andalan Sukses Desak Transparansi Uang Kompensasi PKWT

Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Berakhir Damai, Kuasa Hukum Ketua DPRD Lebak Apresiasi Polda Banten

3 Sep 2026 - 08:51 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Berakhir Damai, Kuasa Hukum Ketua DPRD Lebak Apresiasi Polda Banten

Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Berakhir Damai melalui Restorative Justice di Polda Banten

2 Sep 2026 - 16:09 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Berakhir Damai melalui Restorative Justice di Polda Banten
Trending Banten