Bantenpopuler.com – Ambisi Sumsel United untuk merebut singgasana klasemen sementara Grup A Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 harus tertahan di Banten International Stadium (BIS). Tim asal Sumatra Selatan itu justru pulang dengan tangan hampa setelah ditaklukkan Adhyaksa FC dengan skor 1-2, Sabtu (17/01/2026) sore.

Kemenangan tersebut menjadi momentum penting bagi Adhyaksa FC. Tambahan tiga poin membuat mereka naik ke posisi runner-up dengan koleksi 29 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC. Sebaliknya, Sumsel United harus rela tergeser ke peringkat ketiga dengan raihan 27 poin.
Situasi papan atas Grup A pun kian memanas.
Pasalnya, di laga lain yang berlangsung bersamaan, Garudayaksa FC gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persikad 1999 Depok. Hasil itu membuat Garudayaksa FC kini mengoleksi 30 poin dari 16 pertandingan, namun posisi puncak mereka belum sepenuhnya aman.
Adhyaksa FC Efektif dan Klinis
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Adhyaksa FC langsung tancap gas sejak menit awal. Hasilnya terlihat cepat ketika Adilson Silva sukses memecah kebuntuan pada menit ke-6. Gol tersebut menjadi pembeda di babak pertama sekaligus menunjukkan efektivitas permainan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, tekanan Adhyaksa FC tak mengendur. Dominasi lini tengah dan kecepatan serangan sayap membuat Sumsel United kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit ke-69, Adilson Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor dan menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis yang menutup peluang Sumsel United untuk bangkit lebih awal.
Sumsel United baru mampu memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir melalui Tomi Darmawan, memanfaatkan bola rebound hasil tepisan kiper Jefri Wibowo. Namun, gol tersebut tak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
Gol Konate Dianulir, Asa Tetap Terjaga
Adhyaksa FC sejatinya hampir menambah keunggulan lewat gol Makan Konate. Sayang, setelah wasit meninjau tayangan VAR, gol tersebut dianulir karena adanya pelanggaran handsball dalam prosesnya.
Meski demikian, keputusan itu tak memengaruhi dominasi Adhyaksa FC secara keseluruhan. Mereka tetap mampu menjaga ritme permainan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan selisih poin yang sangat tipis di papan atas, persaingan Grup A Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 dipastikan masih terbuka lebar. Adhyaksa FC kini menjadi ancaman serius bagi Garudayaksa FC, sementara Sumsel United dituntut segera bangkit jika tak ingin semakin tertinggal dalam perburuan posisi puncak.





















