LEBAK | Bantenpopuler.com — Tekanan ekonomi yang kian berat kembali memicu meningkatnya aksi kriminalitas di tengah masyarakat. Kali ini, kotak amal Musala Al ItifaQ yang berada di kawasan BTN Ona RT 06 RW 06, Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, Banten, raib digondol maling.
Peristiwa pencurian tersebut diketahui pada Sabtu dini hari, saat jamaah hendak melaksanakan ibadah salat Subuh. Kotak amal yang biasanya berada di dalam musala sudah tidak ditemukan di tempatnya.

“Saat kami mau salat Subuh, kotak amal sudah tidak ada. Biasanya selalu ada di dalam mushola. Ini sangat mengejutkan dan membuat kami sedih,” ujar Nina, warga BTN Ona, dengan nada tegas.
Warga menduga kuat pelaku memanfaatkan situasi lingkungan yang sepi pada dini hari untuk melancarkan aksinya.
Tokoh masyarakat setempat, Hj. Eliah Iskak Mulyana yang akrab disapa Ibu El, menyayangkan keras kejadian tersebut. Menurutnya, kotak amal musala merupakan hasil sedekah jamaah yang diperuntukkan bagi kepentingan ibadah dan kegiatan keagamaan.
“Aksi pencurian ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga melukai nilai moral dan keagamaan. Ini perbuatan yang sangat memprihatinkan,” tegasnya.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai meningkatnya aksi kriminal tidak terlepas dari tekanan ekonomi yang semakin berat. Namun, mereka menegaskan bahwa kesulitan ekonomi tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan perbuatan tercela, terlebih menyasar rumah ibadah.
Warga berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli di lingkungan BTN Ona dan segera mengungkap pelaku pencurian tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keamanan fasilitas ibadah serta lingkungan sekitar.
Wartawan | Dede Mulyana
Editor | Bantenpopuler.com













