Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

berita

Dugaan Pungli di SDN 3 Sukarame Diluruskan, Iuran Kebersihan Murni Inisiatif Orang Tua Murid

badge-check


					Kepala Sekolah SDN 3 Sukarame, Kecamatan Sajra Kabupaten Lebak Dwi Nia Wulansari.SE.S.Pd.MM.   Perbesar

Kepala Sekolah SDN 3 Sukarame, Kecamatan Sajra Kabupaten Lebak Dwi Nia Wulansari.SE.S.Pd.MM.

LEBAK – bantenpopuler.com – Dugaan pungutan liar (pungli) yang sempat menyeret nama SDN 3 Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, akhirnya diluruskan. Hasil penelusuran dan konfirmasi langsung kepada sejumlah narasumber memastikan bahwa iuran kebersihan yang dipersoalkan bukan kebijakan sekolah, melainkan murni inisiatif paguyuban orang tua murid.

Seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, pengumpulan dana dilakukan secara swadaya oleh para orang tua untuk membantu biaya tenaga kebersihan sekolah. Menurutnya, langkah tersebut diambil demi menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman bagi para siswa.

design4223

“Iya Pak, awalnya kami sempat dilarang oleh dewan guru saat hendak mengumpulkan uang untuk membantu tenaga kebersihan. Namun karena merasa kebutuhan itu penting, kami tetap mengumpulkannya melalui paguyuban orang tua wali,” ujarnya kepada wartawan. senin (25/12).

Ia menegaskan, iuran tersebut dilakukan tanpa unsur paksaan dan tanpa campur tangan pihak sekolah. Bahkan, menurutnya, tidak ada arahan maupun permintaan dari kepala sekolah maupun dewan guru.

“Ini murni dari kami sebagai orang tua murid. Tidak ada tekanan dari siapa pun, apalagi dari pihak sekolah. Tujuannya hanya agar proses belajar anak-anak lebih nyaman karena kondisi kelas bersih,” tegasnya.

Bukan Kebijakan Sekolah

Sementara itu, Kepala SDN 3 Sukarame Dwi Nia Wulansari.SE.S.Pd.MM., saat dikonfirmasi mengaku terkejut dengan pemberitaan yang berkembang dan dinilai telah menyudutkan institusi sekolah. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah mengeluarkan kebijakan iuran kebersihan dan sejak awal justru telah melarang praktik tersebut.

“Kami dari sekolah sangat kaget dengan opini yang berkembang, seolah-olah iuran kebersihan itu kebijakan sekolah. Padahal sejak awal kami sudah melarang agar iuran tersebut tidak diteruskan, karena khawatir menimbulkan persepsi yang kurang baik,” katanya.

Kepala sekolah yang belum lama menjabat itu juga menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak konfirmasi dari berbagai kalangan. Namun, sebagian besar pertanyaan yang masuk dinilainya sarat dengan tendensi menyalahkan sekolah.

“Yang kami sayangkan, banyak konfirmasi datang dengan asumsi bahwa sekolah yang menetapkan iuran tersebut. Untuk menghindari polemik berkepanjangan, saya mengambil sikap tegas, saat ini iuran itu sudah kami hentikan sepenuhnya,” jelasnya.

Dengan klarifikasi ini, pihak sekolah berharap pemberitaan dapat dilihat secara utuh dan berimbang, serta tidak lagi menempatkan SDN 3 Sukarame sebagai pihak yang seolah-olah menetapkan kebijakan pungutan kepada orang tua siswa.

Editor| Yudistira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia

24 Maret 2026 - 16:42 WIB

Pengusaha asal Malaysia melihat dan memeriksa kain batik bersama pengelola di galeri Batik Chanting Lebak dengan motif berwarna cerah

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913
Trending berita