Menu

Mode Gelap
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat, dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat Aktivis Desak Polda Banten dan Gubernur Banten Bertindak Tegas, Tambang Galian C di Kopo Dinilai Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan Aktivis LSM JAPATI Akan Kawal Terus Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Pasirkupa Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak

Banten

Hari Anti Korupsi Sedunia: Aktivis Lebak Tantang Pemerintah Buktikan Janji Antikorupsi!

badge-check


					Hari Anti Korupsi Sedunia: Aktivis Lebak Tantang Pemerintah Buktikan Janji Antikorupsi! Perbesar

Bantenpopuler.com – Hari Anti Korupsi Sedunia setiap tahun diperingati pada tanggal 9 Desember. Namun, di tengah rangkaian seremoni dan kampanye simbolik, suara keras muncul dari kalangan aktivis mahasiswa Lebak yang menilai bahwa pemberantasan korupsi di negeri ini berjalan di tempat dan semakin jauh dari rasa keadilan.

Sapnudi, aktivis muda Lebak, menyampaikan kritik tajam terhadap situasi pemberantasan korupsi yang dinilai semakin melemah, terutama pada aspek penegakan hukum dan transparansi kebijakan publik.

design4223

“Anti korupsi tanpa aksi hanyalah omong kosong. Setiap tahun kita melihat poster, spanduk, dan seminar, tapi korupsi tetap subur dan rakyat tetap menderita. Jangan biarkan perang melawan korupsi hanya berhenti pada panggung pencitraan,” tegas Sapnudi.

 

Ia menyebut bahwa dampak korupsi sangat terasa di tingkat daerah, termasuk di Lebak, mulai dari infrastruktur yang terbengkalai, pelayanan publik yang tidak maksimal, hingga maraknya praktik transaksional dalam birokrasi dan dunia politik lokal.

“Jika korupsi terus dipelihara, pembangunan akan mandek, hak rakyat dirampas, dan masa depan generasi muda hancur. Hukum hari ini terlalu sering tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Ini pengkhianatan terhadap keadilan dan demokrasi,” lanjutnya.

 

Sapnudi menegaskan bahwa gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil harus kembali bangkit sebagai kekuatan moral untuk menekan pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Ia menyatakan bahwa aksi nyata akan dilakukan sebagai bentuk penegasan sikap publik.

“Diam adalah pengkhianatan. Maka dari itu, kami mengajak seluruh mahasiswa, pemuda, dan elemen masyarakat untuk turun ke jalan dan bersatu menyuarakan perlawanan. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar aksi massa di Pendopo Lebak sebagai bentuk protes atas lemahnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi,” ujarnya.

 

Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk desakan konkret agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan pemerintah daerah lebih transparan serta akuntabel dalam setiap kebijakan publik.

“Jika memang korupsi adalah musuh bersama, maka lawan dengan keberanian, bukan dengan slogan. Dengan integritas, bukan seremoni. Dengan gerakan massa, bukan janji manis pejabat,” tutup Sapnudi.

 

Gerakan mahasiswa menegaskan bahwa perlawanan ini akan terus berlanjut hingga praktik koruptif dibersihkan dari akar-akarnya. Hari Anti Korupsi Sedunia dijadikan momentum untuk menghidupkan kembali suara publik dan menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dikompromikan.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat! Lawan Korupsi Sampai Tumbang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GAMPAR “Gedor” Kejari Lebak, Dugaan Skandal UPK-BUMDesma Kembali Menghangat

24 Juni 2026 - 10:38 WIB

Screenshot 20260624 173718 ChatGPT

Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer

18 Juni 2026 - 09:51 WIB

Screenshot 20260618 164941 ChatGPT

Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa?

17 Juni 2026 - 07:02 WIB

Poster ilustrasi opini menampilkan Yudistira, Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Nusantara, dengan latar belakang tiang listrik yang dipenuhi kabel internet semrawut. Gambar memuat elemen berita mengenai dugaan provider internet ilegal, penggunaan aset negara tanpa izin, potensi pungutan liar, serta tuntutan transparansi dan penegakan hukum

GAIB-212 Siap Kepung PLN UP3 Banten Selatan, Bongkar Dugaan Pungli dan Carut-Marut Penggunaan Aset Negara

15 Juni 2026 - 13:03 WIB

Screenshot 20260615 200226 ChatGPT

Ketua GAIB-212 Lebak Buka Ruang Koordinasi dengan OPD, Namun Tetap Kawal Kepentingan Rakyat

14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Screenshot 20260614 195335 Gallery

Inspiratif! Siswa SMPN 3 Rangkasbitung Ubah Momen Kelulusan Menjadi Ajang Menata Masa Depan

3 Juni 2026 - 06:33 WIB

Screenshot 20260603 120609 ChatGPT

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037
Trending Banten