Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

berita

Berkedok Bengkel Bubut, Kios di Pasar Buah Mandala Diduga Jual Obat Keras Bertahun-tahun

badge-check


					Berkedok Bengkel Bubut, Kios di Pasar Buah Mandala Diduga Jual Obat Keras Bertahun-tahun Perbesar

Lebak, bantenpopuler.com – Dugaan praktik penjualan obat keras tanpa izin kembali mencuat di Kecamatan Cibadak. Sebuah kios yang tampak seperti bengkel bubut di kawasan Pasar Buah Mandala, Desa Kaduagung Timur, diduga kuat menjadi tempat peredaran obat keras golongan G, mulai dari Heximer, Tramadol, Alprazolam hingga Rexlon.

Penjualan ini, menurut warga sekitar, bukan kegiatan baru. Aktivitas ilegal tersebut disebut sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan berarti.

design4223

Berdasarkan penelusuran di lapangan, transaksi paling sering terjadi pada sore hari. Beberapa pelajar berseragam sekolah terlihat keluar masuk kios tersebut.

“Saya pernah lihat anak sekolah pegang plastik klip berisi pil warna kuning,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Seorang orang tua mengaku menemukan plastik kecil berisi pil di saku celana sekolah anaknya. “Ibunya mau cuci baju, eh ketemu plastik isinya pil kuning. Saya takut anak saya ikut-ikutan konsumsi,” ujarnya.

Diduga Ada “Koordinasi” dengan Oknum Aparat

Warga menyebut pedagang berinisial N dapat beroperasi tanpa hambatan karena adanya dugaan setoran rutin kepada oknum aparat setempat.

“Iya pak, katanya sih N sering kasih jatah ke aparat,” ungkap seorang warga.

Informasi serupa juga disampaikan oleh beberapa saksi lain. Hal ini membuat warga enggan melapor secara resmi karena khawatir tidak ada tindak lanjut.

Menurut sejumlah sumber, N menjual obat keras itu dengan harga berbeda tergantung jenisnya. Transaksi dilakukan secara terbuka meski kios tersebut “menyamar” sebagai bengkel bubut.

“Yang penting ada uang, bisa langsung ambil,” kata warga lainnya.

Warga Mendesak Penegakan Hukum

Aktivitas ini dinilai sangat meresahkan, terutama karena sudah melibatkan pelajar sebagai konsumen.

“Kami minta pihak kepolisian segera turun tangan. Ini sudah bertahun-tahun dan makin meresahkan,” ujar warga.

Hingga berita ini diterbitkan, N, pria yang disebut sebagai penjual obat keras, belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan.. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

14 Maret 2026 - 16:38 WIB

IMG 20260314 170920

Koalisi Aktivis Lebak Bersatu Surati ESDM Banten, Minta Audiensi dan Verifikasi Lapangan Terkait Galian Tanah Cadas di Desa Paja

14 Maret 2026 - 00:05 WIB

Screenshot 2026 03 14 07 02 42 99 439a3fec0400f8974d35eed09a31f914
Trending Banten