Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

berita

Ketua DPD Badak Banten Lebak Tegaskan: Y Datang Sebagai Orang Tua, Bukan Membawa Nama Baralak Nusantara

badge-check


					Ketua DPD Badak Banten Kabupaten Lebak, Emus Nanang, menegaskan Y datang ke rumah IH bukan membawa nama organisasi Baralak Nusantara, melainkan murni sebagai orang tua dari RU. (Foto: Dok. DPD Badak Banten/BantenPopuler.com) Perbesar

Ketua DPD Badak Banten Kabupaten Lebak, Emus Nanang, menegaskan Y datang ke rumah IH bukan membawa nama organisasi Baralak Nusantara, melainkan murni sebagai orang tua dari RU. (Foto: Dok. DPD Badak Banten/BantenPopuler.com)

LEBAK | Bantenpopuler.com — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Badak Banten Kabupaten Lebak, Emus Nanang, menegaskan agar seluruh pihak, termasuk kelompok organisasi dan masyarakat sipil, tidak mudah terprovokasi dan terseret dalam pusaran opini yang belum tentu benar, menyusul beredarnya unggahan akun TikTok King Kobra yang menuding adanya tindakan intimidasi oleh oknum Baralak Nusantara terhadap salah seorang pegawai Baperidda Lebak.

Dalam keterangan resminya, Emus Nanang menegaskan bahwa kedatangan Y ke rumah IH tidak berkaitan dengan aktivitas organisasi Baralak Nusantara, melainkan murni sebagai seorang orang tua dari RU, anaknya yang berkebutuhan khusus dan sedang menghadapi persoalan pribadi.

“Kami ingin meluruskan agar publik memahami konteks sebenarnya. Saudara Y datang ke rumah IH bukan sebagai perwakilan organisasi Baralak Nusantara, tetapi sebagai orang tua yang khawatir terhadap anaknya sendiri. Jadi tidak ada kaitannya dengan kegiatan organisasi,” ujar Emus Nanang, Jumat (31/10/2025).

Menurut Emus, tindakan sebagian pihak yang langsung mengaitkan pertemuan itu dengan aktivitas organisasi adalah bentuk penilaian yang terlalu dini dan tidak didasari fakta. Ia meminta agar seluruh pihak, khususnya organisasi kemasyarakatan maupun mahasiswa, tidak ikut menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.

“Kita semua harus lebih bijak. Jangan mudah tergiring oleh narasi dari media sosial yang belum tentu benar. Apalagi sampai menuding tanpa bukti dan hanya berdasar pada potongan video yang bisa saja menyesatkan,” tegasnya.

Emus juga menyoroti unggahan akun TikTok King Kobra yang menyebut Y sebagai tersangka, padahal hingga kini belum ada penetapan resmi dari pihak berwenang. Ia menyebut unggahan seperti itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik dan memperkeruh suasana sosial.

“Pernyataan seperti itu berbahaya. Ini bisa menyesatkan masyarakat. Apalagi jika dilakukan tanpa konfirmasi dan tanpa menghormati proses hukum. Kita harus berhati-hati agar tidak memperkeruh keadaan,” tambahnya.

Ketua DPD Badak Banten Lebak tersebut menekankan bahwa Ormas Badak Banten selalu berdiri di posisi netral dan mengedepankan nilai-nilai kebenaran. Ia juga mengajak seluruh organisasi untuk tetap menjaga kondusivitas sosial serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami mengajak seluruh organisasi, baik mahasiswa maupun masyarakat sipil, untuk melihat persoalan ini dengan kepala dingin. Jangan mudah terbawa arus opini yang dibangun di media sosial. Mari hormati proses hukum dan pahami konteks sebenarnya,” pungkas Emus Nanang.

Editor| bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten

11 Februari 2026 - 06:08 WIB

Ilustrasi somasi BARALAK kepada Kepala Dinas LHK Provinsi Banten terkait dugaan pungutan ilegal pengurusan dokumen lingkungan.

Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data

10 Februari 2026 - 08:19 WIB

Investigasi Dana BOS SMK Swasta di Tangerang Raya oleh BARALAK Nusantara

BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks

8 Februari 2026 - 09:16 WIB

Ilustrasi surat mutasi ASN palsu berstempel hoaks di Kabupaten Lebak

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

7 Februari 2026 - 19:11 WIB

Kegiatan bakti sosial dan edukasi sejarah DPW MOI Banten dalam rangka HPN 2026 di Situs Salakanagara, Pandeglang

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

6 Februari 2026 - 06:26 WIB

Ilustrasi pengawasan BPI KPNPA RI terhadap sekolah SMK berizin kedaluwarsa yang diduga tetap menerima Dana BOS di Provinsi Banten

Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

4 Februari 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi surat resmi Dindikbud Banten dengan kesalahan penulisan jabatan Sekertaris yang menuai kritik aktivis.
Populer Banten
Verified by MonsterInsights